
Melihat amarah kaisar yang mereda, orang orang menjadi tenang terkecuali Xierra. "Maaf atas keributan yang terjadi tadi. sepertinya kerajaanku memiliki sedikit masalah dan aku tidak bisa mengontrol emosiku."
"Silahkan lanjutkan Pestanya." Ucap kaisar meminta maaf yang di angguki oleh semua orang yang berada di sana terkecuali Xierra.
...|Salah Paham Di Mulai..|...
"Aku pikir dia akan memberi ku dan ibu keadilan. Apa apaan itu?. Benar saja apa yang kakak katakan." Batinnya dengan tatapan kecewa yang di sertai dengan aura kebenbencian nya.
"Kenapa kamu masih saja bertingkah seperti mencintaiku dan ibu, padahal di hatimu sudah ada orang lain?." Ucap Xierra yang membuat semua orang terkejut.
"Putriku, apa maksud dari perkataanmu? mengapa kamu berbicara seperti itu..?" Tanya kaisar dengan wajah tidak percaya dan sedih. Dia tidak pernah menyangka bahwa putri nya akan mengatakan hal seperti itu kepadanya dan bahkan, di depan banyak orang.
"Kenapa? tentu saja karena itulah kenyataannya bukan? Kau tidak mencari tau penyebab ibu dan aku meninggal, dan sekarang, kamu bahkan tidak membalaskan dendam ibu dan aku."
"Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup, dan yang paling pahit ialah berharap kepada mu. Kau tau?.. Aku dan ibu benar benar kecewa padamu ayah.." Ucap Xierra dengan tatapan kecewa,marah,sedih,dan jijik yang bercampur aduk.
Mendengar perkataan putri mahkota, membuat semua orang yang berada di sana terkejut bagaikan tersambar petir. Tidak terkecuali dengan kaisar(Kekaisaran Nuvoleon dan Kekaisaran/kerajaan lain), pangeran dan putri(Kekaisaran Nuvoleon dan kerajaan/kekaisaran lain.), serta, Permaisuri dari kekaisaran/kerajaan lain.
Aula kemudian menjadi hening selama beberapa waktu. Namun, Di tengah tengah heningnya Aula, Annchi dan Cayo kembali ke aula.
"Nona Arvhy Virgsmarie Griffin dan Nona Chayou Virgsmarie Griffin Memasuki Ruangan!" Teriak Kasim yang di sertai dengan terbukanya pintu aula.
__ADS_1
Mendengar Annchi yang akan memasuki ruangan, Xierra langsung mehilangkan aura membunuhnya dan berubah layaknya anak kecil yang sedang menunggu seseorang dengan polosnya.
Tentu saja, tindakan Xierra membuat beberapa orang yang melihatnya terkejut dan menggelengkan kepala. "Sungguh.. Seberapa sayang kah Tuan putri Kepada Yang Mulia Arvy?.." Batin semua orang yang melihatnya.
"Kakak!!" Ucap Xierra yang kemudian berlari menuju Annchi dan memeluknya.
"Apakah kamu bosan dan memutuskan untuk kembali?" Tanya Xierra dengan wajah yang polos.
Karena Hal itu lah, Cayo menjadi kesal dan kemudian menyingkirkan Xierra dari Annchi. "Hah?! apa apaan dia? padahal baru saja di tinggal beberapa jam sudah pintar merayu An an ku..!" Batin Cayo Yang kemudian Menjauhkan Xierra dari Annchi menggunakan sihir.
"Wah..! Apa maksudmu? huh!" Tanya Xierra kesal kepada Cayo.
"Itu salahmu karena memeluk An An ku."
"Sudahlah kalian berdua."
"Aku kembali ke sini karena Cayo merasakan auramu, Dan khawatir jika terjadi apa apa denganmu." Jawab Annchi yang kemudian terus berjalan menuju tempat duduknya. Yang di mana sudah di duduki oleh Chou Yee.
"hmm.." Gumamnya.
"A-ah.. maafkan aku karena sudah duduk di tempat anda sembarangan.." Ucap Chou Yee yang hendak berdiri dari tempat duduknya.
__ADS_1
"Tidak apa apa, Aku hanya ingin mengambil barangku yang tertinggal di sini." Jawab Annchi sambil sedikit tersenyum.
Walaupun hanya sedikit, Para pangeran yang melihat senyuman Annchi menjadi terpana. tak terkecuali dengan Chou Yee.
"A-ah.." -Chou Ye
"Kecantikanku memang mematikan." Batin Annchi yang mengangguk pede.
"Aku akan duduk di tempatmu. Jadi tenang saja." Lanjut Annchi yang kemudian mengambil Manisannya(yang berasal dari ruang dimensi).
Saat mengambil Manisannya, Wajah Chou Yee dan Annchi berdekatan dan membuat Chou Yee menjadi salah tingkah.
"Ha-harum.." Batinnya. Sedangkan Pangeran pangeran yang melihat hal itu menjadi iri kepada Chou Yee.
"Coklat ini sangat berbahaya jika dia memakannya. Kemungkinan terbesar nya adalah dia akan menjadi sangat tampan dan akan membuat jodohku di masa depan iri." Batin Annchi yang menatap Coklat tersebut dengan datar dan kemudian memakannya.
Di sisi lain, Cayo dan Xierra sudah saling memaafkan dan duduk di tempat mereka masing masing. Dan kemudian Pesta kembali di mulai.
Suasana yang tadinya tegang perlahan mulai menjadi menyenangkan dan santai. Serta kaisar yang tadinya sangatlah terkejut perlahan mulai membaik dan menikmati pestanya.
Sampai di mana saat giliran Xierra maju dan menunjukan Bakatnya..
__ADS_1
^^^BERSAMBUNG...^^^
...----------------...