
Seketika, setelah mendengar perkataan Jia, Cayo berhenti dan langsung merubah sifat dan ucapannya menjadi 180° bedanya.
"Ah.. maaf ya.. aku sudah keterlaluan" Ucap Cayo dengan wajah polosnya(bersandiwara).
Melihat perubahan sikap Cayo yang begitu tiba tiba. Membuat semua orang yang berada di sana ragu, namun juga tersentuh dengan wajah polos Cayo.
"T-tidak apa apa yang mulia.."
"Kami lah yang harus meminta maaf kepada Baginda kaisar.." Ucap salah seorang pemuda.
"Baiklah!bagaimana jika kita pergi sekarang?" Sela Cayo mengabaikan Pemuda tersebut. Dan membuat pemuda tersebut kesal terhadapnya.
"K-kau! Jangan pikir bahwa kau adalah adik dari baginda kaisar, kau bisa seenaknya!kau bahkan tidak sedarah dengan yang mulia kaisar!!" Teriak pemuda tersebut tanpa sengaja.
'Bagaimana?...'
'Bagaimana dia tau hal itu?!' -Batin Cayo,Jia,dan Gio.
"A-apa maksud mu?" Tanya Gio dengan ragu.
Namun, sebelum pemuda tersebut menjawab pertanyaan Cayo, tiba tiba saja terdengar suara Annchi dari belakang Cayo.
"Kenapa lama sekali? Aku sudah menunggu selama 2 jam lebih." Ucap Annchi dengan nada datar sekaligus kesal.
"K-kakak kaisar?.." Ucap Gio gemetar melihat aura yang di keluarkan oleh Annchi.
__ADS_1
Catatan : di sini Cayo, Jia, Gio, dan yang lainnya(yang diberikan marga Annchi) akan memanggil Annchi dengan sebutan "Kakak kaisar" mulai saat ini.
Mendengar Gio yang memanggil Annchi dengan sebutan kakak kaisar, seluruh rakyat ketakutan dan tidak mengeluarkan suara seidkitpun.
/_________________/
||Annchi tidak di kenal berdasarkan rumor tentang kekejamannya, namun, dia juga di kenal denga rumor yang mengatakan bahwa wajah nya sangatlah buruk rupa. Sehingga, dia menyembunyikan dirinya dan tidak pernah memperlihatkan wajahnya kepada para rakyatnya sendiri||
/_________________/
Dan sekarang..
Kaisar kekaisaran Champions menunjukan dirinya ke hadapan para rakyatnya.
"Apakah tugas yang aku berikan ini sangat susah?huh? Merepotkan sekali.. aku sampai harus bolak balik karena kalian." Lanjut Annchi yang kemudian menampakan dirinya.
Semua rakyat terkejut sekaligus terpesona oleh nya.
Suasana yang tadinya canggung dan suram, sekarang menjadi ramai. Seakan semua ornag yang berada di sana melihat apa yang seharusnya tidak mereka lihat.
"Ini bohong kan?! Kaisar sangatlah berbeda dari rumornya! Dia.. dia sangat imut..!!" Ucap salah seorang pemuda di sana.
"I-itu benar.."
__ADS_1
"Dewa-! Jika benar pemimpin kami merupakan seorang gadis yang imut ini, terimakasih-!!" Teriak salah seorang wanita yang kemudian di soraki oleh yang lainnya.
Namun, di tengah tengah sorakan para rakyat, Annchi langsung memberikan tekanan yang begitu besar pada seluruh rakyat dan berkata "Siapa bajingan yang berani mengatai adikku sebagai adik pungut/tiri?" Tanya nya mengintimidasi.
||FALSBACK DI SAAT PARA RAKYAT BERSORAK-SORAI (EAK) ||
"Apa yang sudah terjadi di sini Cayo? Bisakah kau menjelaskannya?" Tanya Annchi kepada Cayo dan yang lainnya.
"I-itu..." -Cayo
"An an, Cayo tidak bersalah. Cayo hanya marah karena salah seorang rakyat berkata bahwa kami adalah adik angkat. Dan sama sekali tidak pantas untuk bersamamu." Sela Gio menggantikan Cayo untuk menjawat pertanyaan Annchi.
Tentu saja, penjelasan yang di berikan Gio membuat Annchi terkejut dan hampir lepas kendali. 'Tidak pantas? Dia bilang orang² yang aku sayang tidak pantas?', 'Akan aku tunjukan siapa yang sebenarnya tidak pantas di sini!..' Batinnya yang kemudian mengeluarkan tekanan.
||FLASH BACK OFF||
Begitulah..
"Seorang Rakyat jelata yang bahkan tidak adik adikku berikan gelar apapun mengatai keluarga kerajaan?!"
.
"Sangat lucu!" Ucap Annchi yang kemudian mengarahkan tangannya ke arah pemuda yang tadinya mengatai Cayo dan yang lainnya.
"Kyaa-!!" Teriak beberapa orang di sana yang terkejut, Melihat seorang pemuda di tarik oleh kaisar mereka.
__ADS_1
Bersambung..