Drop

Drop
Bab.49


__ADS_3

"H-Hah?!!"


"Y-yang mulia..? apa anda sedang bercanda??..." Tanya salah seorang pelayan di sana.


"Tidak." Jawab Annchi tegas.


Tantu, hal itu membuat semua orang yang berada di sana kebingungan. dan merasa ada sesuatu yang aneh/ada sesuatu yang mereka lewatkan.


"...Hah...Yang terpenting, mengapa anda melarikan diri di saat kami akan menghias anda yang mulia?!" Tanya Cayo, yang baru saja sampai.


'Cayo?'


'Kenapa dia terlihat kelelahan?' Batin Annchi sambil menatapi Cayo dengan tatapan kebingungan.


'Ah..aku ingat sekarang.'


'Aku memberikan semua pekerjaanku kepada Cayo untuk di kerjakan.'


'Pantas saja dia terlihat kelelahan.' Batin Annchi lagi, yang tidak merasa bersalah sedikitpun.


"Cayo, sebaiknya kamu beristirahat terlebih dahulu. kau terlihat sangat buruk." Ucap Annchi sambil menepuk pundak Cayo.


"....Eh?... Bolehkah?!" Tanya Cayo dengan mata berbinar binar.


"Ya." Jawab Annchi mengangguk.


Setelah mendapat Izin dari Annchi, Cayo langsung melesat pergi dengan gembira meninggalkan Annchi. bersama dengan para pelayan dan penjaga yang berada di sana.


"...."

__ADS_1


"Yang mulia, Ayo kembali ke ruangan Anda. Anda masih harus mencoba beberapa pakaian lagi." Ucap Seorang pelayan. di ikuti dengan beberapa pelayan lainnya yang mendekat ke arah Annchi.


"HM.."


"Baiklah." Ucap Annchi, pasrah.


.


.


.


Keesokan Harinya.


Kini, Para tamu yang di undang oleh Annchi sudah sampai. dan sedang berkeliling mengitari kerajaan Annchi.


"Itu benar Kak, Hanya kitalah, orang orang yang di undang langsung oleh kaisar Kekaisaran Champions, yang memiliki kesempatan untuk menikahi kaisar." Jawab Salah satu putri lainnya(ini lesbian ta?\=∆\=).


Begitulah, Para putri dan pangeran, dari ketiga keluarga kekaisaran yang di undang Annchi kini sedang berjalan jalan mengitari kerajaan. Alih alih menunggu waktu yang telah di tetapkan.


Namun....


Tepat di saat para pangeran dan putri dari ke tiga kekaisaran itu berkumpul, Tiba tiba saja salah seorang dari mereka di tabrak oleh seorang pelayan rendahan(?).


*Bruk


"Ah. Maaf." Ucap pelayan tersebut, dengan singkat.


"Ugh!"

__ADS_1


"Berani sekali kau! seorang pelayan rendahan sepertimu, berani sekali menabrak ku yang merupakan seorang putri?!" Bentak Nya. yang tidak lain adalah..


Ning Ning. Putri mahkota kekaisaran Ning.


(Sy kehabisan ide buat ngasih nama.. hehe(?) jadi mohon di maklumi ya)



'Oh? Wajahnya lumayan cantik.' Batin pelayan tersebut, saat menatap ke arah Ning Ning.


"Kau..! berani sekali pelayan sepertimu menatapku dengan tatapan seperti itu!" Bentak Ning Ning, lagi. Yang mulai semakin emosi.


Sedangkan para pangeran dan putri lainnya? mereka hanya terdiam dan menonton adegan tersebut, sambil memberikan tatapan menghina kepada pelayan tersebut.


Kecuali Xierra, Dia malah menunjukan wajah terkejut. sekaligus khawatir.


Tidak, dia tidak khawatir kepada pelayan tersebut, namun, dia lebih mengkhawatirkan putri Ning Ning.


'Yaampun.. apa mereka tidak tau siapa yang sedang mereka hadapi itu?!..' Batinnya. yang perlahan mengeluarkan keringat dingin.


"K-kakak Xen... bagaimana jika kita pergi melarikan diri terlebih dahulu?.." Bisiknya kepada Chou Xen. yang sedari tadi menatap ke arah Ning Ning dengan tatapan Datar(Tidak menyukai Perempuan yang kasar.)


"HM? ada apa Putri? apa Anda merasa tak nyaman?" Tanya Chou Xen sambil mengalihkan pandangannya.


"Ehmm... tidak... hanya saja.."


"Pelayan yang saat ini sedang mereka hina adalah kaisar Kekaisaran Champions sendiri.. Atau bisa di bilang.. Kakakku." Jawab Cayo*berbisik.


"H-Hah?!" -Chou Xen, terkejut.

__ADS_1


__ADS_2