
"Aku tidak akan pernah menghukum ataupun memarahi putri ku satu satunya yang di tinggalkan oleh permaisuri." Ucap kaisar tegas kepada Chou Yi. Pangeran pangeran dan para putri kerajaan Nuvoleon yang mendengar perkataan kaisar sangat lah terkejut.
Pasalnya, Putri atau Pangeran yang selama ini menjadi anak kesayangan kaisar saja akan di marahi atau di hukum jika menentang peraturan yang kaisar buat sendiri(kecuali Chou Ye, dia tidak pernah di marahi ataupun di Hukum oleh kaisar). Bagaimana bisa Xierra yang dulunya di lupakan dan dikucilkan oleh kaisar menjadi sangat di sayangi?. Begitulah pikir mereka.
Sedangkan Chou Yi sendiri yang di perlakukan seperti itu oleh kaisar terkejut sekaligus takut. Di karenakan dia tidak ingin kaisar membencinya, dan menurunkan gelarnya yang merupakan Putri Kehormatan menjadi Putri biasa.
...----------------...
...(Oh ya, Maaf banget kemarin/bab sebelumnya ku salah.. ak malah ngebuat sifat/kepribadian dari karakter Chou Ye jadi kayak karakter Chou Yi.. soalnya ku lupa.)...
...----------------...
"Ma-maafkan saya Ayah.." Ucap Chou Yi dengan menunduk berharap kaisar akan bersimpati padanya.
Namun, bukannya bersimpati, Kaisar menjadi semakin marah kepada Chou Yi yang menunduk kepadanya di saat berada di depan para pejabat dan keluarga kekaisaran/kerajaan dari negara lain.
"Duduk lah." Ucapnya dengan dingin lalu kembali menatap Xierra dengan lembut.
"Putriku, jika kamu dan kakakmu tidak ingin mengikuti nya itu tidak apa apa.." Ucap kaisar dengan lembut. Sedangkan Xierra? Dia terkejut sekaligus tersentuh. Dikarenakan ini pertama kalinya dia di perlakukan sebegitu lembut oleh ayahnya, bahkan, Ayahnya berkata bahwa dia tidak akan pernah menghukumnya lagi.
"Baiklah ayah" Ucap Xierra sambil tersenyum yang membuat kaisar terkejut. "Anak itu.. tersenyum padaku?" Batinnya sambil memegang dadanya.
"Kak, sekarang kamu tidak perlu mengikuti nya jika kamu tidak mau." Ucap Xierra kepada Annchi.
__ADS_1
"Hmm."
"Bagaiamana denganmu adik?"
"Ah.. aku akan mengikutinya. Aku tidak ingin menjadi aib.." Jawab Xierra sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.
Mendengar perkataan Xierra, Annchi kemudian menatap Kaisar dengan datar untuk beberapa saat. "Baiklah.. Jika kamu ikut Aku juga akan ikut." Ucap Annchi sambil kembali meminum tehnya.
"Oh, baiklah!"
Begitulah, Annchi dan Xierra kemudian berjalan ke depan dan mengambil nomor urut mereka dan kemudian kembali ke tempat mereka semula.
"25.." Ucap Annchi.
"Hmm..? An an, ada apa? Apa kamu tidak suka dengan nomor urutmu?" Tanya Cayo sambil memegang tangan Annchi.
"Namamu Annchi bukan? Sebelumnya terima kasih karena telah menjaga putriku, dan Jika mau kamu bisa berkeliling istana sambil menunggu giliranmu." Ucap kaisar sambil sedikit tersenyum.
"Hm.." Jawab Annchi Dingin. Ya.. orang orang yang di aula tersebut sudah tidak terkejut lagi, itu di karenakan mereka memaklumi sifat Annchi yang dingin.
"Bagaimana denganmu adik?" Tanya Annchi kepada Xierra sambil berdiri dari tempat duduknya dengan Anggun.
"Aku akan tetap di sini kak.." Jawab Xierra.
__ADS_1
"Oh."
"Baiklah aku akan pergi dengan Cayo saja. Ayo Cayo." Ucap Annchi yang kemudian Menggendong Cayo ke dalam pelukannya.
Walaupun Cayo merupakan penjaga cincin, dia tetaplah Gadis berusia 12 tahun pada umumnya. Jadi, di saat Annchi menggendong nya, dia tidak keberatan dan malah senang.
Cayo dan Annchi kemudian berjalan keluar dari ruangan dengan santai, namun jika di mata orang lain, mereka sama saja seperti sepasang dewi yang akan kembali ke dunia mereka dengan Anggun.
^^^"Cantik.."^^^
^^^"Mereka seperti seorang dewi!.."^^^
^^^"Ayah, apakah aku bisa memiliki nona tersebut?!"^^^
Dan masih banyak lagi. Berbeda dengan Xierra, Xierra yang merasa bahwa Chou Ye sedari tadi menatapnya dengan tatapan iri tersenyum. Dia sudah tau bahwa Chou Ye sangat lah menyayangi kaisar dan tidak sejahat yang Anak anak selir lainnya.
Dia kemudian memanggil Chou Ye dan memintanya untuk duduk di sebelahnya. "Pangeran Ke Delapan, bagaimana jika kamu duduk di sampingku dan Ayahanda?" Ucapnya sambil tersenyum.
Chou Ye yang mendengar perkataan Xierra terkejut. Selama ini dia menganggap bahwa Xierra telah berencana untuk mengambil kaisar darinya, dan akan menyiksanya.
"Dia.." Batinnya sambil sedikit tersenyum.
"Baiklah Tuan Putri" Jawabnya sambil Tersenyum lembut kepada Xierra.
__ADS_1
Sedangkan Pangeran pangeran dan putri putri lainnya iri kepada Chou Ye. Mereka tau bahwa sekarang yang merupakan anak nomor satu kesayangan kaisar adalah Xierra. sehingga, jika mereka ingin memegang tahta selanjutnya mereka harus dekat dengan Xierra.
^^^Bersambung.....^^^