Drop

Drop
Bab.51


__ADS_3

"Ba-bagaimana bisa? ... "


"... Tidak, bukan itu yang aku ingin ketahui. yang sebenarnya ingin aku ketahui adalah..."


"Anda pernah berkata bahwa saya adalah saudara kesayangan anda, bukan yang mulia? .. "


Dia bertanya kepada Xierra, dengan wajah memelas dan nada bicara yang sedikit bergetar. seakan, menyerupai seekor anak anjing yang meminta maaf kepada tuannya.


"Ehm ... tentu."


"Lalu, mengapa anda tidak memberitahukan saya hal seperti ini?! ... padahal kan anda tahu sendiri ... kalau .. Kalau aku menyukai kakak anda .. " Lanjut Chou Zhu dengan wajah yang perlahan lahan semakin merona.


'Ah... karena itulah aku ingin kau tidak mengetahui nya kak.' -Batin Xierra yang hanya bisa memberikan senyum canggung kepada Chou Zhu.


Ketika Xierra hendak berkata sepatah kata, terjadi keributan di berbagai tempat. Keributan tersebut berada dari istana kaisar, di sertai dengan Banyak nya penjaga yang keluar dari tempat tersebut.


..."Yang Mulia Kaisar!"...


..."Anda di mana yang mulia!!"...


..........


Dan sama sekali Tidak ada respon sedikitpun dari Annchi. Atau bisa di bilang.. para penjaga tersebut, "Di Abaikan" oleh Annchi yang sedang menyamar sebagai pelayan.


"Ada keributan apa di sini?" -Putri A


"Entahlah *****, sepertinya yang mulia kaisar kekaisaran Champions hilang..?" -Putri B


"Yang benar saja? Apakah Kaisar merupakan orang yang suka menghilang?" -Pangeran G


^^^Dan lain sebagainya.^^^


Catatan : Jika ada teks/kalimat yang di sensor, itu di sengaja ya!


'Cih, Tidak puas menggangu tidur ku, mereka malah seenaknya berencana memandikanku?'


.

__ADS_1


'Tidak bisa di maafkan( ˶ ❛ ꁞ ❛ ˶ )' -Batin Annchi, Kesal. akibat tidurnya yang di ganggu.


****


Namun, di karenakan keadaan yang semakin mencengram, dan membuat semua orang termasuk para tamu panik, Annchi mengalah.


Dan melalui semua orang yang berada di sana, tanpa ada satupun dari mereka yang menyadarinya.


"Yang mulia ... ! Dari mana saja anda ?!"


Para pelayan yang sudah menunggu kedatangan Annchi sejak beberapa jam lalu langsung berlari dan mengerumuni Annchi, seolah olah sudah terjadi sesuatu yang mengerikan pada Annchi.


"Apa anda baik baik saja ? "


"Yang mulia kenapa anda memakai baju pelayan ?! .... "


"Yang mulia...- "


"Cukup. acara akan berlangsung sebentar lagi. cepat bentu aku bersiap." Ucap Annchi, menyela semua pertanyaan yang di lontarkan oleh para pelayan.


Tanpa basa basi, para pelayan langsung bergegas mendandani Annchi(Tanpa mandi tentunya). dengan terburu buru, akibat waktu yang sudah tidak cukup.


"Biarpun tidak mandi 3 bulan sekalipun, yang mulia akan tetap harum kau tau~! apa kau tidak mencium aroma yang di keluarkan yang mulia kaisar?" -Pelayan S


"Ah... jika itu sih.. aku juga menciumnya.."


"Yang mulia kaisar..."


.


.


.


"Benar benar Harum~....".


//Jangan tergoda oleh bau yang di keluarkan Annchi! mungkin saja itu adalah aroma untuk menggoda semua orang(눈‸눈)

__ADS_1


*****


Kembali ke cerita..


Di dalam aula utama kerajaan, para tamu undangan beserta Gio sudah berkumpul terlebih dahulu.


"Hohoho~! Pangeran pertama(Gio) sangatlah tampan dan baik hati, betapa beruntungnya yang mulia kaisar memiliki adik seperti anda~" Ucap Seorang Putri, dari kekaisaran Ning.(ini lagi modus ceritanya)


"Itu benar, pengeran. saya memiliki seorang putri yang umurnya tak jauh dengan anda, bagaimana jika..-"


"Maafkan ketidak sopanan saya yang menyela pembicaraan kaisar, namun, perlu di tegaskan, saya tidak memiliki niatan untuk menikah." Ucap Gio, menyela pembicaraan kaisar Xian.


Tentunya, ucapan Gio barusan menyebabkan beberapa putri dari ketiga kekaisaran tersebut sakit hati. sekaligus tidak percaya.


Bagaimana bisa, seorang pangeran yang memiliki semuanya, mulai dari kekayaan, penampilan, dan kehormatan bisa tidak tertarik dengan pernikahan?


****


Tak lama setelah Gio mengatakan hal tersebut, dari balik pintu, terdengar suara Kasim yang memberitahukan kedatangan kaisar(Annchi) dan para pangeran dan putri lainnya(Cayo,Jia,Chia).


"Yang mulia Kaisar Arvhy memasuki ruangan!"


"Yang mulia pangeran Jadines Memasuki ruangan!"


"Yang mulia Putri Chayou memasuki ruangan!"


"Yang mulia Chialud Memasuki ruangan!"


Seketika, ruangan menjadi hening, dan seluruh tatapan hanya tertuju pada Annchi yang sudah terduduk di atas kursinya.



(Anggap sj seperti itu dulu.. soalnya sy kehabisan stok. hehhe.)


"Silahkan nikmati pestanya." Ucapnya sambil mengulurkan tangan kanannya ke arah makanan yang sudah di sajikan.


(Ga ada basa basi, langsung aja ya bund..)

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2