Drop

Drop
Bab.35


__ADS_3

"Oho~?"


"Berhentilah menggoda ku Cayo." Ucap Xierra yang kesal.


"Heheh.. Baiklah baiklah." Jawab Cayo sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Sebelum Xierra menjawab Perkataan Cayo, Annchi lebih dulu berbicara. "Bisakah kita pergi sekarang?.." Ucapnya.


"Hm? tentu!" Jawab Xierra.


💕


💕


💕


Sebelum mereka pergi, mereka sudah menyuruh Para pelayan yang melayani mereka untuk tutup mulut. dan tidak memberi tahu orang lain bahwa, mereka bertiga pergi keluar istana secara diam diam. melainkan memberi tahu mereka bahwa Annchi dan yang lainnya sedang tidak ingin bertemu siapapun.


"Annchi, apa yang ingin kamu beli?" Tanya Xierra.


Catatan : Annchi dan yang lainnya sudah berada di luar istana.


"Hmm.. aku akan mengikuti kakak kakak saja!.." Jawab Annchi sambil tersenyum.


"Baiklah.. Xierra, kau ing-"


Namun, Sebelum melanjutkan perkataannya, perkataannya terpotong saat melihat Xierra yang berlari ke arah panti asuhan.


"Hm? apa yang akan di lakukan kak Xierra di panti asuhan itu?" Tanya Annchi.


"Entahlah.. ayo." Jawab Cayo yang langsung mengikuti Xierra.


Saat Cayo dan Annchi memasuki panti asuhan tersebut, mereka melihat seorang Xierra yang sedang bermain bersama anak anak di panti asuhan tersebut.

__ADS_1


"Ah.."


"Bagaimana jika kita menunggu terlebih dahulu?" -Cayo.


"Tentu."


"Ah.. tapi, bisakah aku pergi berjalan jalan terlebih dahulu??" Tanya Annchi.


"Mau aku temani?"


"Tidak. aku bisa sendiri kak." Jawab Annchi yang langsung pergi meninggLkan Cayo Dan Xierra di panti asuhan.


💕


💕


💕


💕


"Anak Remahan, aku bisa mendengar semua ucapanmu." Ucap Suara misterius yang tiba tiba saja muncul.


"E-eh?!!"


"Kamu meragukanku?" Tanya Suara misterius


"Hehe.. mungkin Iya?.." Jawab Annchi


"Sudahlah.. Jadi? kau belum menemukannya?"


"Iya.."


"Anak remahan, pergilah Ke toko Bowen. dia ada di sana."

__ADS_1


"Oh? benarkah? baiklah Terima kasih"


Dan setelah itu, Annchi kemudian pergi ke sebuah tokoh bernama Tokoh Bowen. Tokoh tersebut menjual berbagai macam alat spiritual/Senjata Spiritual.


Note : Sifat Annchi(kecil) berubah 180° setelah melihat beberapa ingatan Annchi(Remaja). dan kini, di berikan satu tugas oleh "Suara misterius" agar bisa kembali ke dunia asalnya.


Sesampainya di tempat tersebut, Annchi langsung memasuki toko tersebut dengan wajah bersemangat. "Ho~? ternyata ini lebih mudah dari dugaanku!.." Batin Annchi.


Namun, sebelum Annchi benar benar memasuki toko tersebut, dia di halangi oleh beberapa orang pelayan. "Maaf nona, sepertinya anda salah memasuki toko.." Ucap salah satu pelayan di sana.


"Hm? Salah masuk toko?.." Tanya Annchi dengan wajah polos.


"Benar nona, toko ini sementara di tutup karena sudah ada orang yang memesannya.." Jawab Pelayan tersebut.


"Tapi.. aku hanya ingin membelikan kakak ku hadiah dari toko ini.."


"Hadiah?"


"Ya.. dia akan segera menikah, dan aku sebagai adiknya belum menemukan hadiah yang tepat untuknya.."


"Ah! untungnya aku ingat bahwa kakak sangat ingin senjata spiritual! tapi.. sepertinya aku harus menunggu ya?.." Ucap Annchi *Berakting


"A-ah.."


"Bagaiman ini?? Nona ini sangat imut!.." Bisik salah satu pelayan ke pelayan lainnya.


"[â€Ē.â€Ēāļī] tentu saja aku imut, dan tidak ada yang bisa mengalahkan keimutan ku!" Batin Annchi dengan pede.


Namun, tiba tiba saja, di belakang Annchi muncul seorang pemuda/pria (Author gatau mana yg bener..) tampan tepat di belakang Annchi.


"Permisi gadis kecil?.." Ucap pemuda tersebut kepada Annchi.


"Huh?.."

__ADS_1


Annchi yang terkejut pun kemudian langsung berbalik ke arah pemuda tersebut. namun...


...Bersambung.....


__ADS_2