Drop

Drop
Bab.33


__ADS_3

...☆Di tempat Annchi saat ini☆...


Saat ini atau lebih tepatnya beberapa saat yang lalu, Annchi(kecil) dan Cayo sudah sampai di Sebuah danau yang indah dan langsung bermain bersama.


Namun, tak beberapa lama kemudian, Annchi bosan dan kemudian terduduk di bawah sebuah pohon yang lumayan besar.


"Anne, ada apa? apa kamu sudah bosan bermain di sini?.." Tanya Cayo kepada Annchi sambil ikut duduk di sebelah nya.


"Ya.. Anne ingin jalan jalan."


"Ah.. baiklah kalau begitu. ayo kita bersiap siap terlebih dahulu sebelum pergi keluar istana, ok?"


"Benarkah?..Ó╭╮Ò"


"Tentu! apapun yang Anne mau, kakak akan tetap mengabulkannya." Jawab Xierra sambil mengelus kepala Annchi.


Annchi yang di perlakukan seperti itu tentu saja tidak terbiasa, dan sangat ingin menolak perlakuan Cayo yang di berikan padanya. Namun..


"Kenapa?.. padahal ayah dan ibu sama sekali tidak pernah melakukan ini pada Marie.. tapi kenapa Marie menyukainya??" Batin Annchi dengan pasrah.


Setelah itu, Cayo dan Annchi kembali ke kediaman Xierra untuk bersiap siap/berganti pakaian.


*Brak!!

__ADS_1


Pintu tiba tiba saja di dobrak, dan membuat keributan di dalam kediaman Xierra.


Di balik pintu yang sudah terbuka lebar, sosok seorang gadis kecil muncul di hadapan Cayo dan Annchi dengan wajah gembira.


Tentu saja gadis tersebut tak lain adalah Xierra. "Ya ampun (-‸ლ) Xierra, tidak bisakah kamu membuka pintu dengan pelan? lihatlah, Anne ku menjadi terkejut karenamu."


"Anne? siapa itu?" Ucap Xierra bertanya tanya, setelah mendengar perkataan Cayo.


Cayo hanya menghela nafasnya dan kemudian mendekat ke arah Xierra, dan membisikan sesuatu padanya. "Dia adalah Annchi, karena sekarang dia menjadi dirinya saat berusia 7 tahun, aku memberi nama samaran padanya!.."


"Eh?.."


"Itu berarti.."


"Aku bisa mencubit pipi Annchi sesukaku?!!" Batin Xierra yang perlahan tersenyum sendiri layaknya orang *Mesum* yang sedang melihat pria/wanita tampan/cantik.


*Plak!


Cayo memukul kepala Xierra.


Tentu saja, para pelayan yang melihat hal itu histeris sekaligus marah. Bagaimana tidak?.. Seorang putri Mahkota yang sangat di sayangi kaisar, dan di hormati oleh orang orang saat ini di jitak(bawaan aja gtu bahasanya + ga bisa pake kata kata lain hehe) oleh seorang gadis seusianya??


"Y-yang mulia!!" Teriak mereka histeris.

__ADS_1


"..."


"Hik.."


"H...huah!! Cayo!! kenapa kamu menjadi jahat!.." Rengek Xierra sambil memeluk Cayo dengan erat.


"Ugh.. apakah dia sengaja memelukku seperti ini huh?!..."


"U-uhuk.. aku hanya bercanda!! lepaskan aku! aku tidak bisa bernafas!.." Jawab Cayo dengan mata nya yang berair.


"Eh?.. hehe.. maaf(´-ω-`).." Ucap Xierra yang kemudian melepaskan pelukannya.


"Woah!.. apa tadi itu kakak kakak sedang bermain??(´✪ω✪`)♡ Anne... Anne juga ingin melakukannya!!" Sela Annchi dengan wajah kagum(sebenarnya Annchi 7 tahun masih polos/sangat polos? author juga bingung🧐).


"Hahaha... Adik, kamu bisa melakukannya di saat kamu sudah besar nanti oke??" Jawab Xierra mencari alasan.


Namun, Bukannya senang, Jiwa Annchi(kecil) perlahan menunjukan tatapan kosong dan mengerikan. "Besar?.. Anne tidak ingin. Itu karena.. di Saat Anne besar nanti, seluruh keluarga Anne akan di bantai.. Anne tidak ingin menjadi besar." Ucapnya.


Xierra, Cayo, dan para pelayan yang mendengar perkataan Annchi sangat lah terkejut. Seorang anak kecil berusia 7 tahun dapat mengetahui masa depannya dan keluarganya?.. sebenarnya apa yang terjadi di sini? dan lagi, bukankah ingatan Annchi(remaja) terkunci?.. bagaimana bisa Annchi(kecil) mengetahuinya?..


...BERSAMBUNG!!!...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2