Drop

Drop
Bab.37


__ADS_3

"Eh?.."


.


.


.


"A-apa?!!"


"Jangan jangan, kamu.." Ucap Annchi sambil menatap pemuda tersebut dengan tatapan ragu.


"Pft-"


"Ya, tepat seperti yang kau pikirkan. Aku adalah orang kedua yang memiliki Bakat warna berwarna hitam putih. Sekaligus, menjadi orang kedua yang paling di kasihi dewa dan dewi!." Jawab Pemuda tersebut dengan sedikit nada sombong.


Tentu saja, ucapan pemuda tersebit membuat Annchi menjadi kesal padanya. "Kepedean." Gumam Annchi dengan nada kesal.


Dan kemudian berusaha menggerakan tubuhnya dengan perlahan lahan.


"Tenang saja, Aku tau kau bukanlah jiwa yang asli." Lanjut pemuda tersebut sambil tersenyum kecil.


"Hah.. Terserah. Lagi pula, beberapa menit lagi Annchi remaja akan kembali mengambil alih tubuh ini."


"Bagaimana kau bisa tau?" Tanya pemuda tersebut bingung.


"Ah, soal itu.."


.


.


.


.


Flasback || di saat Annchi(kecil) dan SM(singkatan Suara misterius sedang berbincang dan membuat kesepakatannya.


.


"Bisakah??(;へ:)"


"Ya. tapi.. ada satu syarat."


"Apa syaratnya?? aku akan melakukan apapun."


"Baiklah.. syarat nya adalah....."


.

__ADS_1


.


"Temukan orang yang memiliki Bakat warna berwarna hitam ("orang yang di takdir kan"). Dengan begitu, kau akan langsung ku kembalikan ke tampat mu seharusnya." jelas Suara misterius.


"Heh.. Baiklah! Aku setuju."


"Itu bagus. Sekarang, pergilah anak remahan. Jangan sampai kau terlambat bertemu dengannya."


"Baik.."


Flashback off


"Begitulah.." Ucap Annchi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Namun, tak lama setelah Annchi(kecil) memberi tahu semuanya kepada pemuda tersebut, dia di kelilingi oleh cahaya berwarna putih dan kemudian..


Muncul sebuah cahaya yang sangat menyilaukan dari dalam tubuh Annchi kecil.


_______________________________________


Tak beberapa lama kemudian, cahaya yang tadinya bersinar sangat terang perlahan mulai menghilang.


"U-uh..."


"Perasaan aku masih di dalam ruang dimens-"


Ternyata, Annchi(kecil) dan Annchi(remaja) kembali ke tempat mereka semula.



...(Kira kira seperti itu & anggap aja Annchi memakai hanfu dan duduk di kursi kayu panjang.)...


"Kau.. Siapa kamu? Dan di mana aku?" Tanya Annchi yang tak mau ambil pusing lagi.


"Eh? Aku kira dia akan marah." Batin pemuda tersebut yang perlahan lega.


"Aku adalah Chia Hao. Orang ke dua setelahmu yang memiliki bakat warna berwarna hitam putih." Ucapnya.


"Oh." Jawab Annchi dengan tatapan datar.


"Hah? Kau tidak senang dan memelukku gitu??" Tanya Chia dengan wajah berharap.


"Untuk apa?" Tanya Annchi kembali.


"...."


.


.

__ADS_1


.


"Tidak.. Tidak apa apa:)" Jawab Chia sambil menghiasi wajahnya dengan senyum palsunya itu.


"Ah, baiklah."


"Apa kau ingin ikut denganku?" Tanya Annchi lagi. Sambil menciba berdiri dari kursi tempat dia duduk.


"Ah.. Tentu!" Jawab Chia dengan bersemangat.


"Hei, apa yang sudah kau lakukan padaku? Kenapa aku tidak bisa jalan ataupun berdiri?" Ucap Annchi sambil memandang Chia dengan wajah datar.


"Apa yang aku lakukan?.."


"T-tentu saja tidak ada!! Kenapa kau berfikir seperti itu?!" Ucap Chia dengan wajah memerah.


"Hah?.. Ada apa dengan wajahnya yang memerah itu?.."


.


"Padahalkan aku hanya menanya apakah dia melumpuhkan ku dengan obat pelumpuh atau tidak.." Batin Annchi sambil menatap Chia dengan tatapan aneh.


"E-ekhm. Jika di bolehkan, Aku akan menggendongmu menuju orang orangmu. Bagaimana?" Tanya Chia memberikan saran.


"Gendong?.."


.


.


"Kalau tidak salah.. Terakhir kali aku di gendong saat aku berumur 8 tahun.." -batin Annchi.


"S-sudahlah, Kali ini saja." Jawab Annchi sambil memalingkan wajahnya.


Setelah itu, Chia kemudian mendekati Annchi dan bersiap untuk menggendong nya. Namun..


"U-ukh.. Kenapa jantungku berdebar sangat kencang?.."


.


.


"Jangan jangan.. Aku terkena penyakit?!" Batin Chia yang ketakutan.


"Hei.. Apa yang kau pikirkan? Apa kau ingin membunuhku?"


"hah?! membunuh jodoh sendiri gitu? apa maksudmu?"


"Yah..itu karena Waktu adalah hidup. Dan lagi, karena kamu sudah membuang waktuku, itu berarti kamu ingin membunuhku.." Ucap Annchi lagi.

__ADS_1


Pemberitahuan: jadi.. bab 38 sama 39 nya bakal aku up besok kemungkinan sekitar jam 10 yaa.. soalnya masih ada yang mau aku periksa(ceritanya ada yang ga rapi). jadi di tunggu aja.


__ADS_2