
Nick mengantar Jessica sampai ke rumahnya. Di sepanjang perjalanan tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut Jessica. Di depan rumahnya Jessica juga masih tetap diam membuat Nick yang harus membuka suara terlebih dahulu.
"Jessica" panggilnya.
"Saya—"
Jessica menatap kedua mata Nick, "Om pulanglah hari sudah menjelang malam jangan tinggalkan Matthew sendirian lagi" ucapnya.
"Tapi kamu—"
"Saya gakpapa" potong Jessica lagi.
Nick menundukkan kepalanya, "Maaf Jes" ucapnya lirih.
Jessica hanya diam kemudian membalikkan badannya dan masuk ke dalam rumah tanpa menunggu Nick meninggalkan rumahnya seperti ketika Nick berkunjung sebelumnya.
Saat berada di dalam Jessica membekap mulutnya sendiri agar suara tangisnya tidak terdengar tepat di balik pintu. Nick yang tak bisa berbuat apa-apa memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Nick tak bisa mengganggu jika Jessica ingin sendiri.
Jessica dapat mendengar suara mobil yang menyala hingga akhirnya menjauh tak terdengar. Disitulah tangisnya pecah.
"Kenapa Om lakuin itu" ucapnya parau.
Jessica menangis sesenggukan meratapi nasib yang sedang menimpa dirinya. "Ya tuhan, kenapa jadi begini"
Sekelebat ingatan tentang ucapan Hana waktu berkunjung ke rumahnya beberapa hari yang lalu membuatnya menghentikan tangisannya.
"Pokoknya saya bakal rebut Nick dari kamu apapun caranya. Lihat aja segera setelah hari ini kamu akan mendapatkan kabar yang membuatmu akan sangat terkejut dan melepaskan Nick buat saya"
"Hana—"
"Apa ini rencana Hana"
~
__ADS_1
Nick melangkah dengan lunglai ke kamarnya. Dirinya merasa frustasi akibat kelalaiannya yang membuat hubungannya dengan Jessica terancam goyah.
"Sial!" umpatnya.
Jika saja dirinya tak menanggapi ajakan Samuel tempo hari pasti dirinya tak akan melakukan hal bodoh itu dengan Hana.
Nick memutuskan untuk membersihkan dirinya dan turun ke bawah menemui Matthew yang masih setia menonton acara kartun favoritnya.
"Matt!" panggilnya.
Matthew menoleh, "Ada apa?"
"Malam ini mau makan apa?" tawarnya.
Matthew kembali lagi menatap ke layar tv, "terserah papa, Matt ngikut"
Nick menghela nafas pelan. Bahkan anaknya sendiri masih bersikap dingin padanya.
~
Rani yang biasanya langsung nyablak ketika ada yang tidak beres dengan temannya itu entah kenapa kali ini dirinya juga takut untuk bertanya-tanya tentang kejadian kemarin yang membuat Jessica tidak masuk kerja.
Yohan yang mengetahui Jessica sudah masuk kerja pun lega. Dirinya langsung mendekat ke arah Jessica.
"Jes kau tak apa?" tanyanya.
Jessica hanya tersenyum singkat dan mengangguk.
"Apa kau ada masalah sama Nick?" tanya Yohan membuatnya mendapatkan tatapan tak suka dari Jessica.
Yohan pun jadi gelagapan, "Bukan apa-apa tapi kemarin Nick sempat buat heboh di restoran gara-gara nyari kamu" jelasnya.
"Maaf pak tapi bisakah tidak membahas Nick disini. Itu adalah masalah pribadi saya" ucap Jessica.
__ADS_1
"Jes sudah saya bilang Nick itu bukan pria yang baik"
"Sudah ya pak saya mau melanjutkan pekerjaan saya"
Jessica pun langsung melangkah menghampiri pelanggan yang baru saja duduk di bangku meja.
Waktu istirahat Jessica juga memilih diam membuat Rani bingung mencari topik pembicaraan yang enak di dengar setidaknya bisa membuat Jessica kembali normal tapi itu susah juga kalau Jessica sendiri sudah tidak mood seperti ini.
Rani berdehem beberapa kali, "Jes bawa apa kau hari ini?"
Jessica masih tetap diam.
"Oh sayur sop tuh. Enak ya makan sayur sop sama tempe" ucapnya lagi.
"Ran!" panggil Jessica.
"Iya Jes"
"Maaf ya suasana hari ini sedikit lebih canggung gara-gara aku"
"It's okay baby, aku ngerti kok kalau kamu belum mau cerita gakpapa" ucap Rani pelan sambil menggenggam tangan Jessica.
"Makasih ya Ran karena kau sudah mau mengerti"
"Iya, walaupun emang aku penasaran tapi aku lebih suka jika kau bercerita dengan suka rela"
Jessica mengangguk.
"Sudah di lanjut lagi makannya" ucap Rani.
Keduanya kini melanjutkan makan dengan sunyi. Sesekali Rani melirik ke arah Jessica untuk melihat kondisi temannya itu.
Jessica sendiri sedang berpikir rencananya untuk menemui Hana tapi dia tidak tahu harus minta bantuan ke siapa dan kali ini ia harus cari cara supaya dapat bertemu dengan Hana secepatnya.
__ADS_1