
Pukul tiga pagi Jessica terbangun dari tidurnya setelah mendengar alarm dari ponselnya berbunyi lalu Jessica pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan berjalan ke arah dapur untuk membuat kue.
Rencananya kue yang akan ia buat ini akan dibagikan ke teman-teman kerjanya dan juga ia ingin membuatkan untuk Matthew. Setelah pulang kerja nanti Jessica berniat akan langsung mengunjungi rumah Nick.
Kali ini Jessica ingin mencoba membuat kue semprit. Pertama-tama tentunya Jessica membuat adonan kue terlebih dahulu, setelah adonannya jadi Jessica menyiapkan loyang yang diolesi dengan margarin. Jessica memasukkan adonan kue ke dalam plastik piping bag dan membentuk adonan seperti bentuk bunga mawar di atas loyang sampai loyang terisi penuh dan di tengah adonan di tambah choco chip oleh Jessica.
Jessica membuat kue sampai empat loyang yang di panggang bergantian sampai tak terasa hari sudah pagi. Kue-kue yang ia buat pun matang di waktu yang tepat sesudah itu ia akan membiarkannya dulu sebentar dan bersiap untuk pergi bekerja.
Setelah Jessica sudah terlihat rapi dengan seragam kerjanya di ruang tamu ia menaruh kue-kuenya di dalam toples terbagi menjadi tiga.
"Akhirnya tepat waktu" ucap Jessica yang merasa puas dengan hasil kerja kerasnya.
Setelah dirasa semua sudah siap Jessica langsung berangkat ke tempat kerja.
Sampai di tempat kerja Jessica langsung memberikan dua toples kepada teman-temannya yang menerimanya dengan senang. Satu toples untuk temannya yang bekerja di shif malam yang kebetulan semua masih ada di tempat kerja dan satunya lagi diberikan ke teman-teman yang satu shif dengannya.
"Makasih ya Jess" ucap Rani.
"Sama-sama"
Jessica bersiap untuk bekerja. Memakai celemek serta buku dan juga pulpen yang sudah Standby di tangannya.
"Jes nanti pulang kerja kau sibuk gak?" tanya Rani yang menghampirinya.
"Sibuk, kenapa?"
__ADS_1
"Yah" ucap Rani lesu, "padahal aku pengen ngajak kau nonton" ucap Rani.
"Maaf Ran gak bisa aku ada acara soalnya" ucap Jessica.
"Emang kau ada acara apa?" tanya Rani penasaran.
"Adadeh kepo kau" ucap Jessica lalu berjalan ke meja tempat pengunjung partama hari ini.
Hari ini pekerjaan berjalan dengan kondusif dan tak seperti biasanya entah kenapa hari ini terasa damai sekali. Jessica masih berpikir tapi belum juga menemukan sesuatu yang berbeda di tempat kerjanya hari ini.
Istirahat pun tiba. Jessica dan Rani makan seperti biasanya.
"Ran kau merasa ada yang beda nggak hari ini" ucap Jessica.
"Beda apanya?"
"Iya juga ya, hum.." Rani pun berfikir.
"Apa ya" ucap Jessica yang masih juga tak menemukan perbedaan hari ini.
"Oh aku tahu" ucap Rani sambil menjentikkan jarinya.
Jessica menatap Rani dengan serius.
"Hari ini pak bos gak ke restoran makanya suasananya damai" ucap Rani.
__ADS_1
"Oh iya juga ya kenapa aku gak kepikiran" ucap Jessica yang baru menyadarinya.
"Bagus deh. Lagian pak bos akhir-akhir ini sering ke restoran malah setiap hari padahal kan jadwalnya kontrol cuma sebulan sekali. Dulu aja boro-boro rutin kontrol sebulan sekali malah kadang juga sampai tiga bulan lebih gak pernah nongol tuh batang hidungnya" ucap Rani.
"Kau benar juga" ucap Jessica.
"Udahlah gak usah bahas dia mending kita makan nyantai kan mumpung gak ada dia " ucap Rani sambil menaik turunkan alisnya.
Jessica hanya menanggapi dengan senyuman.
Pulang kerja seperti niat awalnya Jessica langsung melajukan motornya ke rumah Nick. Sampai disana Jessica langsung disambut dengan Matthew yang terlihat bahagia mengetahui kedatangannya yang tanpa diminta terlebih dahulu.
"Kak Jes aku seneng banget Kak Jes maen kesini" ucap Matthew.
Jessica tertawa, "Iya, Kak Jes kangen sama Matthew"
"Matt juga kangen sama Kak Jes" ucap Matthew, "ayo Kak masuk" ajaknya.
Jessica mengangguk.
Dari arah tangga Nick turun sambil melihat ke arah ponselnya yang ia ketik untuk mengirimkan pesan kepada seseorang, "Siapa Matt yang datang?"
"Angel-nya Matthew" jawab Matthew.
Nick menoleh ke arah dua orang yang sedang berdiri di ruang bebas memandang ke arahnya.
__ADS_1
"Jessica" gumamnya.
Jessica menyunggingkan senyum ke arah Nick, "Om Nick"