Emang Kenapa Kalau Duda?

Emang Kenapa Kalau Duda?
Chapter 38


__ADS_3

Di rumah, Jessica tak henti-hentinya meneteskan air mata. Ia tahu kalau perbuatan Nick itu adalah ketidaksengajaan tapi tetap saja dadanya terasa sakit saat mengetahui fakta tentang kehamilan Hana.


~


Sampai di rumah Jessica, Nick langsung mengetuk-ngetuk dan terus memanggil nama Jessica.


Jessica sudah menduga kalau Nick bakal langsung menemuinya. Dengan langkah gontai Jessica membukakan pintu untuk seseorang yang sekarang sudah memasang muka khawatir.


Nick dapat melihat mata sembab Jessica, "Jes" panggilnya.


Nick hendak memeluk Jessica namun gadis itu malah mundur seolah tak mau disentuh olehnya.


"Jes, aku sudah tahu tentang Hana. Sam yang mengabari hal itu" jelas Nick.


Jessica hanya mengangguk tanpa memandang ke arah Nick.


"Jes, pasti apa yang sudah Hana katakan itu adalah kebohongan, semua itu gak benar, Jes" ucap Nick.


"Saya gak taulah Om tapi mungkin saja anak yang berada dalam kandungan Mbak Jessica benar-benar anaknya, Om" ucap Jessica. Lagi-lagi air matanya jatuh.


Nick tak menjawab. Sebenarnya ia juga takut kalau Hana benar-benar mengandung anaknya.

__ADS_1


"Saya akan cari tahu kebenarannya" ucap Nick sambil meraih pundak Jessica.


"Tapi kalau anak itu anaknya Om gimana?"


Nick bungkam.


"Om kan juga harus tetap tanggung jawab" lanjut Jessica.


"Tapi kita belum tahu kalau yang dikandung Hana itu anak saya atau bukan" ucap Nick yang masih berusaha agar Jessica tak melakukan hal diluar dugaan misal memutuskan hubungan mereka yang sudah membaik. Hal itu membuat Nick takut.


"Lantas anak siapa kalau bukan anak, Om?" ucap Jessica sambil sesenggukan.


"Saya yakin itu bukan anak saya. Saya akan mengusut semua yang menyangkut Hana" ucap Nick.


"Tapi itu gak mungkin" ucap Nick masih tetep kukuh kalau itu bukan anaknya.


"Coba Om pikir kalau hanya Om Nick yang pernah menyentuh Mbak Hana pasti itu anaknya Om kan" ucap Jessica.


Nick berpikir sejenak. Ia juga gak pernah lihat Hana neko-neko sebelumnya. Dia mengenal Hana adalah wanita yang bisa menjaga diri dan dia gak pernah menemukan Hana berbarengan dengan pria sembarangan. Apa mungkin benar hanya dia yang menyentuh Hana, karena rasa egoisnya Hana ingin memilikinya, Hana sampai rela mengorbankan tubuhnya hanya demi untuk memiliki pria yang sudah mencintai orang lain seperti dirinya.


Nick tiba-tiba dilanda gelisah. Terus hubungannya dengan Jessica akan kandas begitu. Nick gak rela memikirkannya saja sudah membuat hatinya geram.

__ADS_1


"Pokoknya aku gak mau kehilangan kamu" ucap Nick.


"Om jangan egois, Om harus bertanggung jawab atas apa yang sudah Om lakuin" ucap Jessica walaupun hatinya begitu tak rela melepaskan sosok Nick dalam kehidupannya.


"Enggak saya gak mau kehilangan kamu, Jessica. Lagi pula saya melakukannya dengan keadaan yang tidak sadar" ucap Nick memelas.


"Jangan egois, Om. Entah sadar atau enggak, Om harus tetap tanggung jawab. Kasihan anak yang dikandung Mbak Hana"


"Mungkin Hana pernah berhubungan dengan pria lain sebelum saya kan. Jadi belum tentu itu anak saya" ucap Nick.


"Om jangan menuduh orang sembarangan, emang Om tahu Mbak Hana pernah berhubungan dengan banyak pria"


Nick lagi-lagi bungkam.


"Mbak Hana hanya ingin bersamamu, Om. Ia rela melakukan apapun demi mendapatkan Om Nick walaupun harus dengan cara yang salah" ucap Jessica.


"Apa maksud kamu Jessica?"


"Mungkin saya harus mengalah, Om" ucap Jessica tertunduk.


Nick menggeleng.

__ADS_1


"Kita akhiri saja hubungan ini"


__ADS_2