
"KYAAA!!" teriak seorang gadis yang tidak lain adalah Fina. Aku dan Paman Raven segera keluar dari sana dan menemukan Fina yang tengah diculik oleh beberapa orang.
"Bandit? Tidak, mereka seorang Player atau NPC?" tebak seseorang ragu.
"Entahlah, tapi siapapun mereka, pasti Knight Protector akan menghentikan mereka," sahut salah satu dari mereka. Kemudian para player yang ada disana juga mulai memikirkan hal yang sama dengan pria tadi.
"Fina! Putriku tercinta, siapapun tolong selamatkan dia!" ucap Paman Raven saat melihat putrinya diculik. Para player yang ada disana segera mengabaikannya, hal ini membuatku muak.
"Kalian para player sampah!! Apa kalian tidak melihatnya? Paman ini temgah membutuhkan bantuan, tapi apa-apaan sifat busuk kalian itu, huh?" Aku mengeluarkan semua kekesalanku pada mereka. Beberapa ada yang tersinggung, bahkan salah satu dari mereka segera mendatangiku dan menarik kerah bajuku.
"Apa yang kau bilang tadi, huh? Apa kau mau ku PK?" balasnya.
"PK? Huh? Jangan bercanda," sahutku menepis tangannya.
"Kalian yang hanya mementingkan diri sendiri tidak berhak mengatakannya padaku! Kalian hanya ingin menerima quest dengan imbalan yang tinggi bukan? Jadi, jangan menyamakan aku dengan kalian semua, cuih," lanjut ku. Player tadi semakin terpancing dan mulai mengangkat senjatanya. Tapi ia segera menghentikan niatnya dan pergi meninggalkanku dengan penuh rasa kesal.
"Heh! Lakukan sesukamu," ucapnya.
"Yah, aku memang akan melakukannya tanpa kau suruh! Flare Accel!!" Aku segera menggunakan Flare Accel untuk meningkatkan kecepatan dan pergi menyusul para penculik tadi.
Mereka menggunakan Mount bertipe kuda dan membawa sebuah kereta juga. Sangat mustahil untuk mengejar kuda yang berlari cukup cepat jika dipacu. Seketika sebuah panel muncul dihadapan ku. Namun kali ini berbeda dari sebelumnya, itu bukanlah panel waktu, tapi panel pemberitahuan Title efek yang ku gunakan. Benar, Title: Saver, membuatku mendapatkan sebuah buff peningkatan status sebesar 300% saat berada dalam situasi penyelamatan.
[Efek dari Title: Saver telah diaktifkan! Saat berada dalam situasi penyelamatan, status anda meningkat hingga 300%!]
"Bagus, dengan begini aku bisa menyusul mereka!!" ucapku dan mulai mempercepat langkahku. Berkat bantuan dari Mana Manipulation, aku tidak kehabisan MP dengan cepat.
"Memanipulasi Mana sekitar yah, ini benar-benar sangat berguna!" gumam ku kagum dengan skill yang kudapatkan sebelumnya. Beberapa saat kemudian aku bukannya menemukan mereka, malah disambut oleh sebuah anak panah. Sontak aku segera menangkisnya dengan pedang yang tersarung di pinggangku.
"Panah? Oh, serangan berikutnya akan segera datang!" ucapku. Benar saja, kali ini ribuan anak panah sihir mulai datang kearah ku. Aku segera mengunakan Shadow Barrier untuk mengamankan stamina yang ku miliki. Menangkis ribuan panah sihir itu sangat mustahil untuk kulakukan tahu! Sepuluh detik kemudian, durasi Shadow Barrier pun berakhir dan aku menebas beberapa anak panah sihir yang mencoba menyerang diriku. Sekilas aku melihat wajah terkejut pemanah tersebut sebelum masuk kembali kedalam kereta.
"Cih, merepotkan sekali. Mereka malah menambah kecepatannya 'kah?" keluh ku saat melihat mereka meningkatkan kecepatannya. Tapi bukan hanya itu saja, dua diantara mereka yang menggunakan kuda secara terpisah berhenti dan turun dari kudanya. Aku segera berhenti mendadak ketika melihat mereka memblokir jalan.
"Oy!! Menyingkir! Aku sedang terburu-buru, jadi jangan mengganggu jalanku!!" perintah ku pada mereka. Kemudian mereka setelah menyuruh kuda yang mereka berdua gunakan tadi untuk pergi.
"Maaf saja, tapi tidak ada yang bisa mengganggu rencana kami. Ayo lakukan, Delropold!!" ucap salah satu dari mereka yang mengeluarkan sebuah Morning Star.
"Yah! Aku ada bersamamu Velropold!!" balas salah satu dari mereka yang lain dan mengeluarkan sebuah pedang. Aku berdecak kesal dan langsung berlari kearah mereka.
"Sudah kubilang untuk jangan menghalangi diriku bukan! Sonic Leap!!" Aku menggunakan Sonic Leap dan membuat mereka terkena efek Knock Back. Aku sendiri sangat terkejut saat melihat mereka menabrak dinding disana. Tapi karena akan merepotkan bagi mereka tetap disana tanpa dijaga aku pun bingung.
"Ice Shot! Change, Ice Prison!!" Dua buah tembakan sihir es mengenai mereka dan mulai menahan mereka. Aku segera menoleh asal tembakan tersebut dan menemukan dua orang disana.
"Bukankah ada hal penting yang harus kau lakukan?" tanya seorang pria yang tengah memainkan pisau ditangannya.
"Jangan khawatir, mereka tidak akan kami lepaskan kok. Karena itulah pergi dan bawa gadis itu kembali," sahut seorang yang lain menggenggam sebuah handgun ditangannya.
"Terimakasih, ku serahkan mereka pada kalian!" balasku meninggalkan mereka dan kembali menggunakan Flare Accel. Sesaat setelah aku pergi, mereka berdua turun dengan melompat dari atas sana.
"Jadi Souma, apakah dia itu.." ucap sang gadis.
__ADS_1
"Benar, Rin. Tidak salah lagi," balas pria bernama Souma.
"Akhirnya kau memainkannya yah.. Heru," ucap Rin.
Saat itu, aku belum mengetahuinya. Tapi sebentar lagi, mereka akan segera menunjukkan jati diri sebenarnya yang mereka miliki. Tidak lama lagi.
***
"Tunggu!! Lepaskan Fina!!" panggil ku mencoba terus mengejar kereta kuda yang membawa Fina. Baru saja aku menyebut namanya, Fina mengeluarkan kepalanya dan berteriak meminta tolong dengan keras.
"Tuan Pahlawan!! Tolong ak--!!" panggilnya yang kemudian langsung ditarik kembali kedalam oleh salah satu dari mereka.
"Fina!! Cih, benar-benar menjengkelkan! Jangan pikir kalian bisa lari yah!!" kesal ku.
"Heh, siapa yang peduli dengan itu!! Jangan ganggu pekerjaan kami, bodoh!! Magic Arrow: Rainy Arrow!!" salah satu dari mereka kembali keluar menunjukkan diri dan menyerang ku lagi dengan anak panah sihirnya kembali.
"Apa dia tidak belajar dari kesalahan sebelumnya? Shadow Barrier!!" Aku segera mengarahkan tangan kiri ku dan menggunakan Skill Shadow Barrier.
Shadow Barrier (Active)
Skill Level: X
Category: Buff, Element, Magic
Buff Duration: 10s
Cost: 40 MP/s
Membuat sebuah perisai bayangan yang meniadakan semua damage selama 10 detik.
Setelah sepuluh detik, aku pun menggunakan Sword Dance untuk meningkatkan attack speed yang ku miliki. Lalu kemudian menebas semua anak panah sihir yang tersisa.
Sword Dance (Active)
Skill Level: IX
Category: Auto, Buff
Buff Duration: N/A
Cost: 30 MP/s
Cooldown: 45s
Mengeluarkan sebuah aura yang akan meningkatkan damage dan Atk speed sebesar 27%, hingga MP habis atau dinonaktifkan.
"Sudah kuduga itu percuma! Dia benar-benar bisa menangkisnya!!" lapornya pada orang yang tengah memegang Fina.
"Cih, cobalah untuk menggunakan panah sihir yang lain!!" perintah orang tadi.
__ADS_1
"Ba-baik!! Jangan remehkan aku lho yah! Ice Arrow!!" Entah bagaimana, aku bisa mendengar percakapan mereka dengan jelas, mungkin karena aku tengah berinteraksi dengan alam. Tidak lama setelah dia mengucapkannya, sebuah panah es melesat kearah ku, bukan hanya satu tapi belasan.
Menyadari hal tersebut, aku pun segera menggunakan ilmu pedang sihir untuk menangkisnya. "Sword Magic: Fire Cloak!!" Aku menangkis semua panah es tersebut tanpa keraguan sedikitpun, hal itu membuatnya terlihat semakin terkejut.
"FINA!! JIKA KAU MENDENGARKAN AKU, MAKA BERPEGANGLAH PADA SUATU BENDA YANG KOKOH, SEKARANG!! Aku harap dia mendengarnya," ucapku berharap.
"TUAN PAHLAWAN, SILAHKAN LAKUKAN!!" balas Fina berteriak. Mendengar balasannya, tanpa ragu aku segera melepaskan Fire Wave kearah salah satu roda kereta kuda tersebut.
Sword Magic: Fire Wave (Active)
Skill Level: X
Category: AoE, Charge, Crowd Control, Damage, Element, Magic
Magic Damage: 1250+(Total MP used)
Burn Damage: 100/s
Cost: MP
Cooldown: 25s
Melepaskan sebuah tebasan gelombang api.
Tepat sasaran, kini kereta kuda tersebut telah kehilangan salah satu rodanya. Terlihat wajah kepanikan di wajah pemanah tersebut, aku pun tersenyum sinis padanya. Kemudian setelah Cooldown berakhir, aku menggunakan Fire Wave sekali lagi pada roda yang lain dan hasilnya sama. Namun kereta kuda tersebut belum berhenti. Aku juga sempat mendengar teriakan kepanikan mereka.
"Maaf saja yah tuan kuda! Tapi aku harus melakukannya!! Shadow Hands!!" Merasa belum bisa menghentikan pergerakan mereka, aku pun menggunakan skill Crowd Control. Sebuah tangan bayangan keluar dari tanah dan menahan pergerakan kuda-kuda tersebut yang kemudian berakhir terjatuh.
Shadow Hands (Active)
Skill Level: X
Category: Crowd Control, Element, Magic
Cost: 300 MP
Cooldown: 20s
Memanggil tangan bayangan yang akan membuat target menjadi tidak bisa bergerak selama 10 detik.
Beberapa saat kemudian, seorang gadis keluar dan berlari kearah ku lalu memelukku dengan erat.
"Terimakasih.. hiks.. jika bukan.. hiks.. karena Tuan Pahlawan.. hiks.. mungkin, mungkin," Fina menangis dipundak ku, aku pun mengelus kepalanya.
"Yosh, yosh. Kau sudah berjuang yah, Fina," ucapku menenangkannya. Walaupun tingginya hampir setara denganku, tetap saja dia adalah seorang gadis. Tapi momen tersebut tidak berlangsung lama, karena sebuah panah baru saja melesat dan mengincar Fina. Aku pun segera melindungi dirinya dan berakhir dengan tidak bisa menggerakkan tubuhku.
Pelumpuh, tidak salah lagi. Itu adalah pelumpuh. Aku segera menyuruh Fina untuk pergi dan mencari tempat yang aman, namun dia sempat menolak. Sekali lagi aku menyuruhnya untuk cepat pergi, dia pun melakukannya.
"Tidak akan kubiarkan kabur!!" ucap seseorang yang terlihat seperti pemimpin mereka, berlari mengejar Fina. Tapi sebelum itu, dia harus melawanku. Aku mendorongnya dengan pedang di tanganku, dia pun terkejut dengan apa yang dia lihat.
__ADS_1
"Oleh sebab itu aku benci minum obat berbentuk pil, rasanya benar-benar pahit, hueek.." gumam ku seperti ingin muntah.
"Maaf membuatmu menunggu yah, sekarang waktunya untuk kita bertarung!!"