
[Greenard Meadow]
"Wah, teryata cukup ramai dari dugaan ku yah!" gumamku saat melihat ribuan pemain tengah berbincang, melihat item, memamerkan perlengkapan mereka, diskusi, bersantai, melakukan kegiatan, bahkan ada yang tidur.
Saat ini aku tengah berada di Greenard Meadow, tempat dimana mereka yang ingin berpartisipasi dalam pemusnahan PK Guild Burst Return berkumpul. Aku juga tengah menunggu kedatangan 4 orang yang akan menjadi rekanku. Mereka adalah Zeya, Gray, Dea dan Vera. Tadinya aku juga mengajak Souma dan Rin, tapi mereka menolak karena harus mengurus Guild.
"Yah itu hal yang wajar, mengingat dia berusaha agar bisa mendapatkan jabatannya saat ini," gumamku.
Tidak lama setelah itu, mereka yang kutunggu akhirnya datang. Jadi, kami pun saling menyapa satu sama lain. Setelah itu, Zeya pun mengundangku kedalam Party. Jadi aku pun menerimanya dan memberikan Perlengkapan yang ku pesan pada Paman Agre sebelumnya kepada mereka.
Black Rose Sword (Super Super Rare)
Star Rate: ★★★★★
Require: LV 40, STR 750, VIT 680, AGI 600, DEX 500
Damage: 1600
Additional Status: STR +600, VIT +570, AGI +500, DEX +420
Passive:
- Black Rose Dance
Mendapatkan sebuah Black Rose Stack yang akan meningkatkan Atk Speed sebesar 4%, Maksimal hingga 40%.
- Devour of Rose
Setiap serangan akan mendapatkan Extra Damage dari 5% Total HP target yang terkena serangan, serta memulihkan 12% dari Total Damage yang diberikan.
Active:
- Rose Protection
Kebal terhadap serangan fisik apapun selama 5 detik. Cooldown 300s.
Sebuah pedang yang terbuat dari Black Rose Flower, Voltra Jaws, Trigger Claw, serta Silver Ore. Dibuat oleh Blacksmith Agre.
Durability: 1800/1800
"Wah, pedang ini lumayan bagus! Terimakasih Onii-sama," komentar Dea.
Blue Fang Sword (Super Super Rare)
Star Rate: ★★★★★
Require: LV 40, STR 1000, VIT 600
Damage: 1800
Defense: 42
Additional Status: STR +860, VIT +530, AGI -220, HP +380
Passive:
- Convert
Setiap 1% HP yang hilang akan dikonversikan menjadi 0,3% Extra Damage, Maksimal hingga 24%.
- Crowd Strike
Setelah menyebabkan efek Crowd Control, serangan berikutnya meningkat 50%.
Active:
- Blue Shockwave
Melepaskan gelombang vertikal yang setara dengan 180% Damage. Cooldown 120s.
Sebuah pedang biru yang dibuat dengan Silver Ore, Blue Crystal, Fenrir Fang. Dibuat oleh Blacksmith Agre.
Durability: 1750/1750
Blue Crystal Shield (Super Super Rare)
Star Rate: ★★★★★
Require: LV 40, VIT 1200
Defense: 102
Magic Defense: 86
Additional Status: VIT +940, HP +800, Crit. Resist +28%
Passive:
- Artic Cold
Melepaskan hawa dingin yang akan mengurangi Movement Speed lawan sebesar 30% dan Atk Speed mereka sebesar 25%.
- Magic Absorbtion
Setiap 300 detik, dapat menyerap Magic Damage apapun selama 30 detik.
Active:
- Counter
Mengembalikan 200% Damage dari Damage yang diterima. Cooldown 270s.
Sebuah perisai yang terbuat dari Silver Ore, Blue Crystal, serta Ice Crystal Ore. Dibuat oleh Blacksmith Agre.
__ADS_1
Durability: 1750/1750
"Kau bahkan sampai memberikan perisai padaku?" tanggap Gray
Blizzard Staff (Ultra Rare)
Star Rate: ★★★★
Require: LV 40, VIT 400, DEX 600, INT 1000
Magic Damage: 1400
Additional Status: VIT +280, DEX +460, INT +920, HP +400, MP +700
Passive:
- Ice Prison
Setiap 5 serangan, serangan berikutnya akan memberikan efek Ice Prison selama 3 detik.
Active:
- Freezing Rock
Memanggil sebuah batu es raksasa ke area yang ditentukan, memberikan 300% Extra Magic Damage. Cooldown 420s.
Sebuah tongkat sihir es dengan daya hancur yang menyakitkan, terbuat dari Ice Crystal Ore, Aquamarine, Stick serta beberapa Monster Core. Dibuat oleh Blacksmith Agre.
Durability: 1350/1350
"Dengan begini, aku juga bisa membantu dalam hal serangan," ucap Vera mengayunkan tongkat barunya dengan tersenyum bahagia.
Aku kemudian melirik kearah Zeya, dia terlihat sangat menginginkan hadiah dariku juga. Jadi aku mencoba menjahilinya sedikit, dengan mengabaikannya.
"Oy! Jangan mengabaikanku begitu saja!" teriak Zeya kesal.
"Hahaha, aku hanya bercanda." Aku pun memberikannya sebuah busur dan ratusan anak panah kepadanya.
Aerial Fenrir Bow (Super Super Rare)
Star Rate: ★★★★★
Require: LV 40, STR 500, AGI 700, DEX 820, INT 650
Damage: 500
Magic Damage: 1200
Additional Status: STR +320, AGI +580, DEX +640, INT +500, Crit. Chance +15%, Atk Speed +20%
Passive:
- Wind Arrow
- Calling the Wind
Setiap kali serangan mengenai lawan, mendapatkan Calling the Wind Stack, yang akan meningkatkan Atk Speed sebanyak 16% hingga lima kali.
Active
- Aerial Storm Rain Arrow
Melepaskan hujan badai panah ke area yang ditentukan, memberikan 8% Magic Damage untuk setiap panah selama 10 detik. Cooldown 150s.
Sebuah busur yang dibuat menggunakan Wind Crystal Ore, Silver Ore, Fenrir Fang, serta Mistia String sebagai senarnya. Dibuat oleh Blacksmith Agre.
Durability: 1600/1600
Silver Arrow (C) ×200
Star Rate: ★★★★
Damage: 500
Sebuah anak panah yang dibuat dari Silver Ore dan Stick, dibuat oleh Blacksmith Agre.
Silver Penetration Arrow (C) ×150
Star Rate: ★★★★
Damage: 500
Additional Status: Physical Penetration +40%
Sebuah anak panah penetrasi yang dibuat dari Silver Ore dan Stick, dibuat oleh Blacksmith Agre.
Silver Critical Arrow (C) ×150
Star Rate: ★★★★
Damage: 500
Additional Status: Critical Damage +40%, Crit. Chance +25%
Sebuah anak panah critical yang dibuat dari Silver Ore dan Stick, dibuat oleh Blacksmith Agre.
Sebenarnya anak-anak panah tersebut tidak sesuai pesanan. Seharusnya aku memesan 5 jenis anak panah yang berbeda dengan jumlah masing-masing yaitu 100 buah. tapi karena kekurangan bahan, akhirnya Paman Agre memutuskan untuk membuat 200 Anak Panah normal, dan 2 jenis panah lainnya yang masing-masing berjumlah 150 buah.
"Te-terimakasih," ucapnya sambil tersenyum malu.
Jujur melihatnya seperti itu, aku merasa ingin sekali muntah. Terlebih lagi Character yang dia mainkan adalah seorang pria, walaupun dia mengaku seorang gadis di dunia nyata sih.
Beberapa saat kemudian aku mendengar berbagai sorakan gembira dan melihat beberapa dari mereka membuka jalan untuk sepuluh player dengan lambang gedung dan sayap pada Bros yang mereka gunakan.
__ADS_1
"Wah, aku tidak menyangka akan bertemu langsung dengan para Pillar disini!"
"Sena-chan~ kumohon berkencan lah denganku!"
"Seperti biasa Lyon sang Dewa Pedang terlihat gagah yah!"
"L-chan tolong ikat aku dengan rantai-rantaimu itu!!"
"Tidak, jangan dia! Aku saja!!"
"Kalian berdua Masokis kah?"
"Reus-sama!! Kyaah!!"
"Mereka heboh sekali," ucapku dengan tertawa.
"Eh? Memangnya kau tidak tahu tentang mereka?" tanya Gray.
"Aku tahu sih, tapi hanya Vector sebagai pemimpin dari para Pillar itu," balasku menunjuk seorang Paladin dengan Pedang dua tangan pada punggungnya.
"Kalau begitu, biar aku saja yang menjelaskannya padamu, Nii-sama," sahut Dea dan mulai menjelaskan semua yang dia tahu padaku.
SkyFallen Pillars, mereka adalah organisasi terkuat dari Guild SkyFallen dengan Guild Master bernama Claura. Awalnya jumlah mereka ada 3 Player, tapi lama-kelamaan bertambah hingga menjadi 10 Player. Dibawah kepemimpinan Vector, para Pillar berhasil mendapatkan beberapa pencapaian yang sangat bagus.
Pemimpin mereka adalah Vector, the Knight Pillar. Classnya adalah Paladin dan level miliknya 214. Kedua adalah Lyon, the Sword God Pillar. Classnya adalah Sword Lord dan levelnya 142. Lyon juga memiliki markas sendiri di Breveoral City, atau kota Arena. Ketiga adalah Reus, the Twilight Pillar. Kabar burung mengatakan kalau kedua pedangnya itu berada pada tingkat Legendary. Class miliknya adalah Twilight Swordmaster dengan level 150.
"Kau tahu, Zeya adalah salah satu Fansnya lho!" sela Dea ditengah-tengah penjelasannya.
"Tungg- apa yang kau katakan tadi!?" sahut Zeya dengan kesal.
"Kalau begitu aku lanjutkan yah!" ucap Dea mengabaikan kekesalan Zeya.
"Hey! Jangan abaikan aku!" Dea pun melanjutkan penjelasannya tanpa memperdulikan kekesalan Zeya. Aku merasa kasihan padanya.
Keempat adalah L, the Chain Pillar. Dia adalah gadis misterius dengan tipe dere berupa Yandere. Dia selalu menggunakan Rantai merah darah miliknya dengan mudah seolah-olah rantai itu adalah dirinya sendiri. Classnya adalah Chain Master dan levelnya 60. Kelima adalah Sena, the Magic Sword Pillar. Dia adalah Idolnya para player laki-laki. Bagaimana tidak? Wajahnya yang cantik dengan tubuh ideal impiannya para wanita, membuatnya berhasil memikat banyak para laki-laki. Terutama para Jones yang terus-menerus berteriak memanggil namanya. Classnya adalah Sorcerer Knight dan levelnya 80. Keenam adalah Laura, the Flower Pillar. Dia gadis periang yang sangat menyukai bunga. Bahkan seluruh perlengkapannya dipenuhi bunga dengan berbagai jenis. Classnya adalah Flower Magician, salah satu dari 7 Hidden Class tipe support. Orangnya sendiri yang mengatakan hal itu. Levelnya 48 sama seperti ku. Tapi jika bertarung antara aku dengannya, sudah dipastikan akulah yang kalah.
Empat Pillar yang tersisa masih menyembunyikan kekuatannya, tapi mereka masih mau menunjukkan Class dan level yang mereka miliki. Ren, the Archer Pillar. Class Berserk Archer, level 62. Felix, the Death Pillar. Class Slayer, level 90. Keith, the Rainbow Pillar. Class Rainbow Sorcerer, level 164. Terakhir Bryan, the Spirit Pillar. Class Spirit Swordsman, level 79.
"Cek, cek, apa kalian bisa mendengarku?" Semua perhatian segera beralih ke sumber suara, mereka langsung diam ketika orang tersebut angkat bicara.
"Baiklah, pertama izinkan aku memperkenalkan diri. Namaku adalah Zereth, aku telah ditunjuk oleh kesepuluh Ranked Guild untuk memimpin penyerangan ini. Aku juga berasal dari Guild Crimson Phoenyx, Class ku adalah Phoenyx Saint. Levelku juga jauh lebih tinggi dari kalian semua. Jika kalian bertanya kenapa aku memberitahukan informasiku ini pada kalian, itu mudah. Karena aku yakin kalian pasti tidak ingin dipimpin oleh orang yang lemah," tegasnya.
Kemudian semuanya terus berlanjut hingga waktunya untuk melakukan teleportasi. Tapi disaat yang sama, terdengar suara seseorang memanggil diriku, aku menoleh dan melihat kalau Fina berlari ketempat ini.
"Tuan Pahlawan!!"
"Fina!? Apa yang kau lakukan disini!?" tanyaku.
"Fina kesini untuk memberikan Potion-Potion ini pada Tuan Pahlawan," jawabnya sembari mengeluarkan sebuah kotak kayu dari dalam tasnya. Sepertinya NPC juga memiliki Inventory mereka sendiri yah.
"Huft.. Fina, seharusnya kau tidak perlu mendatangiku kesini. Aku akan mengambilnya setelah semua ini selesai," jelasku.
"Tapi.. Fina kan hanya ingin bertemu dengan Tuan Pahlawan, apa itu tidak boleh?" sahutnya dengan wajah memohon. Itu terlihat imut hingga aku ingin sekali memeluknya, tapi aku menghentikan niatku saat mendengar celotehan Zeya.
"Lolicon."
"Oy! Jangan membuatku terlihat seperti itu!"
"Tapi tadi kau ingin memeluknya bukan? Itu artinya kau seorang lo-li-con!"
"Ugh.." Sial! Aku sama sekali tidak bisa mengelak perkataannya.
"Daripada memikirkannya, lebih baik kau segera membawa Fina pergi dari sini. Karena sebentar lagi kita akan melakukan tele-- eh?"
[Lokasi telah ditetapkan! Teleportasi dalam 10 detik!]
Sebuah notifikasi muncul dan membuat kami sedikit panik.
[..9..]
"Tunggu! Kenapa kau malah mengaktifkan Teleport Crystalnya?" tanya ku
[..8..]
"Tidak, tidak, tidak! Aku sama sekali tidak mengaktifkannya! Crystal ini aktif dengan sendirinya!" terang Zeya.
[..7..]
Huh? Apa maksudnya itu? Tunggu, sepertinya bukan hanya party kami saja, tapi semuanya juga?
[..6..]
"Onii-sama! Segera bawa Fina pergi dari sini! Tersisa 5 detik sebelum diteleport!" peringat Dea.
[..5..]
Aku pun segera menarik tangan Fina dan mulai berlari sembari menghindari lingkaran Teleport yang mulai bertambah satu persatu.
[..4..]
Pada saat aku dan Fina berlari, sebuah anak panah melesat kearah Fina. Sontak aku segera memasang badan untuk melindunginya. Hasilnya, aku menerima sejumlah damage dan terjatuh mengerang kesakitan.
[..3..]
Lalu saat aku sadar...
[..2..]
Kami berdua...
[..1..]
[Anda berada di Barren of Grissea!]
__ADS_1
Sudah berada ditempat lain.