Eternal World Online: Rising Of Chaos Knight

Eternal World Online: Rising Of Chaos Knight
Chapter 2, Part 5: Hema VS Gorgo


__ADS_3

"Hema, bergabunglah denganku. Jika kau ingin melindunginya, pilihan terbaik yang kau miliki adalah bergabung dan membawanya bersama kami," sarannya.


"Bergabung? Aku menolaknya! Untuk apa aku bergabung dengan orang yang ingin menculik seorang gadis?" tolak ku dengan cepat, dan secara diam-diam memberikan satu level ku pada Chaos Sword.


"Aku mengerti apa yang kau pikirkan, tapi aku yakin suatu saat kau akan bergabung denganku untuk membalas perbuatan mereka. Namun untuk sementara," ucapnya seketika menghilang.


Aku segera memasang kuda-kuda waspada setelah melompat kebelakang dimana jarak ku dengan Fina berdekatan. Setelah menganalisa area sekitar dengan cermat, aku pun menemukan keberadaannya.


"Kalau kau tidak bisa melindunginya, kau tidak akan bisa menolak permintaanku tadi!!" Orang tersebut muncul dibelakang Fina dengan pedang yang mengarah padanya, aku yang menyadarinya segera menggunakan Flare Accel dan menepis pedangnya tersebut.


"Jangan bermimpi.. kau bisa menyentuh dirinya!!"


***


"Reflek yang bagus, lebih baik dari orang yang kukenal," pujinya padaku.


"Terimakasih, tapi saat ini aku sedang tidak ingin menerima pujian," balasku.


"Dinginnya.. oh, aku baru sadar kalau belum memperkenalkan diri. Namaku adalah Gorgo, levelku adalah 89, Guild Master dari Guild Eutopia," ucapnya memperkenalkan diri. Disaat yang sama, aku pun memeriksa status yang ia miliki.


Gorgo •Maniac Sword• (Eutopia)


Class: ???


HP: ???


MP: ???


Level: 89


Aku berdecak kesal karena tidak bisa melihat status HP dan MP yang ia miliki. Bahkan Class pun tidak berhasil ku ketahui walaupun sudah sempat beradu senjata tadi. Aku segera mengganti Title Saver, dengan Lolicon Heroes. Bagaimanapun efek dari Title tersebut yang bisa meningkatkan status hingga 500%, sangatlah diperlukan.


[Efek dari Title: Lolicon Heroes telah aktif! Saat berada didekat gadis kecil, Status meningkat 500%!]


"Fina, tetaplah didekat ku! Jangan bergerak selama aku bertarung!" pintaku pada Fina. Ia pun hanya menganggukkan kepala tanda setuju.


Sedangkan Gorgo sendiri, dia mengeluarkan pedang lainnya dan bersiap menggunakan skillnya. Sepertinya Class yang dia miliki sedikit mirip dengan Swordmaster, tapi aku hanya bisa tetap waspada dengan Chaos Sword yang dilapisi api.


"Kalau begitu, aku akan memulainya! Stardust Sword Series Skill, Stardust Quick Slash!! Stardust Double Slash!!" Gorgo menggunakan dua skill secara bersamaan, aku pun segera menghindari serangan pertama yang menuju samping badanku. Aku juga mendorong pelan tubuh Fina hingga membuatnya mundur beberapa langkah dengan tanganku. Serangan berikutnya, aku hanya bisa menangkis salah satunya saja, dan satu lagi berhasil menggores wajahku.


"Sword Dance! Fire Slash!!" Aku pun membalas serangannya dengan menggunakan Sword Dance untuk meningkatkan attack speed milikku, dan langsung memberikan tebasan api padanya. Namun berhasil dihindarinya, tapi berkat itu aku berhasil melancarkan Fire Wave padanya. Sayang, Gorgo berhasil menahannya dengan menyilangkan kedua pedangnya. Aku pun berdecak kesal mengetahuinya.


"Bertarung sambil melindungi itu sangat sulit bukan? Jangan khawatir, aku akan menjamin keselamatan gadis itu. Tidak akan ada yang berani menyentuhnya selama kita bertarung," ucap Gorgo padaku.


"Itu tawaran yang menarik, tapi jika ada kesempatan, aku akan melarikan diri bersama Fina," sahutku.


"Hahaha, apa kau yakin mengatakan rencana mu dihadapan musuh yang tengah kau hadapi?" balasnya bertanya.


"Heh, selama kau berjanji untuk tidak menyentuhnya, aku sama sekali tidak ada masalah dengan itu!" jawabku. "Fina, jika ada kesempatan pergi dari tempat ini, lari sekencang mungkin tanpa harus menungguku, kau mengerti?" lanjut ku meminta Fina untuk pergi saat ada kesempatan.


"Tapi.. bagaimana dengan Tuan Pahlawan sendiri?" balasnya mengkhawatirkan diriku.


"Aku akan baik-baik saja, jadi jangan khawatir," sahutku dengan tenang.


"Apa kau sudah selesai mengobrolnya?" tanya Gorgo.


"Yah, maaf membuatmu menunggu! Shadow Hands!!" Aku segera menggunakan Shadow Hands untuk menghentikan pergerakannya. Kemudian maju sembari menggunakan Sword Wave dan Fire Wave secara bergantian.

__ADS_1


"Apa kau berpikir ini bisa menghentikan diriku? Tapi aku puji keberanian yang kau miliki karena berani mencobanya, Stardust Aura!!" Sebuah Aura keluar dari tubuh Gorgo dan membuatnya berhasil melepaskan diri dari Shadow Hands, ia pun menggunakan Skill yang sedikit mirip dengan Sword Wave, bedanya dia memberikan dua gelombang tebasan energi sekaligus. Akibatnya dua gelombang energi yang kuberikan menghilang karena menabrak energi yang lain.


Aku memanfaatkan kesempatan itu untuk menyelinap dibelakangnya, kemudian menggunakan Dark Prison agar ia kehilangan penglihatan selama beberapa saat, lalu menggunakan skill untuk menyerangnya dari belakang dengan Sword Magic: Fire Thrust.


Sword Magic: Fire Thrust (Active)


Skill Level: X


Category: Crowd Control, Damage, Element, Impact, Magic


Magic Damage: 750


Burn Damage: 100/s


Bleeding Damage: 75/s


Cost: 200 MP


Cooldown: 10s


Melancarkan serangan menusuk dengan pedang yang dilapisi sihir api.


Tapi yang membuatku terkejut adalah, dia berhasil menangkisnya tanpa harus membuka mata. Setelahnya, dia menendang ku hingga menabrak pohon, hal ini membuatku segera meminum HP Potion untuk memulihkan diri.


"Walaupun kau membutakan penglihatan, hawa membunuh yang kau keluarkan masih bisa kurasakan. Itulah yang membuatmu gagal melancarkan serangan," jelasnya. Aku benci mengakuinya, tapi yang dia katakan adalah kebenaran.


"Kalau begitu, sudah waktunya untukku menyerang yah? Enchant: Speed Raise Up!!" Aku tidak bisa menyembunyikan keterkejutan ku saat mendengar apa yang dia katakan.


"Kau.. seorang Enchanter?" tanyaku.


"Entah.. bisa saja benar, bisa saja salah. Mana yang kau pilih? Enchant: Power Raise Up!!" balasnya dengan tersenyum. Belum beberapa detik, dia pun sudah berada di hadapanku dan menggunakan skill lain lagi. Aku pun mencoba untuk menahan semua serangannya, aku menggunakan Firebolt kearah tanah agar bisa lepas dari serangan cepat yang dilancarkannya. Kemudian saat aku melompat, siapa sangka dia telah berada di sampingku dan menendang tubuhku hingga menabrak pohon lagi. Fina yang melihatnya berteriak khawatir dengan keadaanku.


Sword Magic: Dark Wave (Active)


Skill Level: X


Category: AoE, Charge, Crowd Control, Damage, Element, Impact, Magic


Magic Damage: 1400+(Total MP used)


Cost: MP


Cooldown: 40s


Melepaskan sebuah tebasan gelombang kegelapan. Lawan yang terkena serangan ini akan menerima efek Blind dan Confused selama 5s.


Gorgo pun terpelanting jauh menabrak pohon yang ada disana. Aku dengan segera mengatur nafas, agar bisa mengimbangi serangan berikutnya dan juga meminum MP Potion. Itu karena aku menggunakan hampir seluruh MP pada saat melancarkan serangan tadi.


"Hahahaha.. benar-benar mengejutkan! Siapa sangka dengan level mu saat ini, dapat mengurangi HP ku hingga lima persen," ucapnya pada sebuah pohon yang dia tabrak sebelumnya.


"Gorgo, aku tahu kau saat ini tengah dipengaruhi oleh efek Debuff. Tapi biar ku beritahu kau satu hal, aku ada disini dan yang sedang kau ajak bicara saat ini adalah sebuah pohon," sahutku. Dia pun meminta maaf.


Aku melirik bar SP (Stamina Point) dan mengetahui kalau tinggal seperempat saja. Aku benar-benar tidak yakin apa masih bisa melawannya dengan stamina yang tersisa, karena itulah sebuah ide terlintas di pikiranku.


"Gorgo, sepertinya sudah saatnya kita akhiri ini," ucapku.


"Hoo, apa kau sedang memikirkan cara untuk mengakhiri ini? Menarik, akan kudengar," balasnya.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita mengakhirinya dengan game?" tanyaku. Gorgo yang mendengarnya sedikit bingung, kemudian aku pun menjelaskan semuanya kepada dirinya tentang game yang akan dimainkan.


"Aku hanya akan menggunakan Skill Swing untuk menghadapi dirimu dengan tiga serangan, pada saat itu kau boleh menghindari dua serangan pertama, tapi untuk serangan terakhir yang akan ku lancarkan nanti, kau harus menerimanya. Misal aku berhasil memberikanmu Damage pada serangan terakhir itu, kau harus membiarkan kami pergi. Bagaimana?" jelas ku.


"Intinya, aku hanya harus menerima serangan terakhir yang kau lancarkan bukan? Baiklah, akan ku terima dengan senang hati," balasnya.


"Kalau begitu, aku mulai! Swing!!" Aku segera berlari dan melancarkan serangan padanya. Dua serangan berhasil ia hindari, lalu serangan terakhir aku menggunakan kemampuan yang dimiliki Chaos Sword, yaitu Chaos Soul dan digabungkan dengan Chaos Slash. Menyadari serangan itu akan berbahaya untuknya, membuat Gorgo bertahan dengan menyilangkan kedua pedang ditangannya untuk menahan serangan tersebut. Namun yang terjadi adalah, pedang miliknya hancur berkeping-keping...


***


Name: Hema (-)


Ras: Human


Fame: 25740 (Green)


Gender: Male


Class: Swordmage


Bonus Class:


- STR +20%


- INT +25%


- MP +40%


- Magic Damage +30%


- Saat naik level STR +3, INT +5


HP: 1161


MP: 1561


Level: 12 [0/5500]


Title: Lolicon Heroes


Damage: 2100


Magic Damage: 425


Defense: 173


Magic Defense: 152


SP: 0


STR: 685 (+165)


VIT: 145 (+126)


AGI: 190 (+95)


DEX: 145 (+30)

__ADS_1


INT: 400 (+25)


__ADS_2