
"Kau tahu, jika kau ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi Guild kami? Sampai saat ini aku belum menemukan seorang Player yang bisa membuat NPC menjadi Super AI secepat ini. Sebentar lagi gadis ini akan menjadi Super AI yang sempurna dan itu berkat dirimu."
"Bukankah itu menguntungkan? Kenapa kau mengatakan kalau aku bisa menjadi pedang bermata dua?"
"Itu karena kau bisa saja memilih untuk melindunginya dan menghancurkan kami seperti sebelumnya. Hanya kau saja, seorang player yang dapat menghabisi lima ribu lebih dari pasukan yang telah aku siapkan. Itulah kenapa aku mengatakan ini," jelas Xcruad.
"Hee, benarkah begitu? Kalau begitu lebih baik kau lepaskan dia, jika kau tidak ingin bernasib sama dengan pasukanmu yang telah aku bantai sebelumnya!" gertakku.
"Sombongnya.. apa hanya karena kau berhasil menghabisi player level 40 hingga 70 membuatmu besar kepala? Lihatlah Fame yang kau miliki saat ini, itu sudah berubah menjadi merah kau tahu!" balas Xcruad dengan kesal. Sepertinya aku berhasil membuatnya kesal, kalau begitu selanjutnya adalah...
"Siapa peduli dengan itu? Yang aku inginkan hanyalah membawa Fina kembali bersamaku! Jadi jika kau masih disana, aku tidak akan segan untuk menghabisi--"
"Kau benar-benar ingin membuatku kesal yah?" Xcruad sudah berada di hadapanku dan bersiap menyerang. Aku masih dalam keadaan terkejut mencoba menggunakan Acceleration agar bisa menghindarinya. Tapi hembusan anginnya membuatku terdorong cukup jauh setelah Xcruad meninju tanah disana. Sungguh, kekuatan yang mengerikan! Terlambat sedikit saja, mungkin aku yang akan hancur tadi.
"Sepertinya tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan yah! Kalau begitu, aku akan maju! Slash!" Aku menghentakkan kaki dan maju melesat menuju Xcruad. Aku juga melancarkan tebasan kepadanya, tapi dengan mudah ditahan olehnya menggunakan tangan kanannya.
"Apa hanya ini yang bisa kau lakukan?"
"Tidak juga. Sword Magic: Ice Cloak!" Segera Chaos Sword langsung terlapisi oleh es dan perlahan membekukan Xcruad. Aku segera melompat mundur karena yakin itu tidak akan bisa mengalahkannya dengan mudah. Benar saja, Xcruad berhasil lepas lebih cepat dari yang aku kira.
"Sepertinya aku juga harus sedikit serius yah? Bravious Dance!!" Xcruad meninju dan menendang udara secara berulang-ulang hingga dia mengeluarkan aura berwarna merah terang. Aku sebenarnya bisa saja menyerang dia, tapi entah kenapa aku merasa kalau menyerangnya pada saat itu akan memberikanku kematian. Setelah melakukan hal itu, akhirnya Xcruad sudah selesai mengaktifkan Skill miliknya, aku pun segera bersiap juga untuk menyerang.
Pada saat yang sama, kami berdua melesat satu sama lain dan saling memberikan serangan. Aku mengayunkan pedang dan mengaktifkan Swing, setiap serangan yang aku lancarkan selalu berhasil ditahan olehnya. Sedangkan Xcruad, setiap pukulan maupun tendangannya juga berhasil aku tangkis, walau ada beberapa serangan yang lolos dan mengenai diriku.
"Chaos Soul, Chaos Wave!!" Aku melompat mundur kebelakang dan melepaskan Chaos Wave yang telah diperkuat, tapi Xcruad dengan mudah menunduk dan berhasil menghindari itu.
'Dia menghindarinya!!' pikirku terkejut. Dia maju menuju kearah ku, menyadari itu aku segera memutar Chaos Sword dan menjadikan bilahnya sebagai pertahan tambahan untuk melindungi ku. Selain itu, aku juga melapisinya dengan Shadow Cloak agar setidaknya serangan tersebut terserap kedalam bahaya.
"Boost! Burst Punch!!" Namun, serangan yang dilancarkan oleh Xcruad jauh lebih kuat dari dugaan ku. Aku terpukul mundur karenanya dan juga sepertinya aku menerima damage yang cukup besar.
"Bravious Dance, adalah skill aktif yang aku miliki. Dimana setiap kali aku melancarkan serangan, aku akan mendapatkan Bravious Stack yang bisa dikumpulkan hingga dua puluh kali. Lalu aku bisa menggunakan Stack tersebut untuk memberikan Penetration Attack, itulah kenapa kau tetap menerima damage walaupun kau menahannya," jelas Xcruad. "Lalu alasan kenapa aku bisa menghindari seranganmu, itu karena God Eye. Dengan mata ini, aku bisa melihat apa yang akan kau lakukan selanjutnya. Dengan kata lain, aku melihat sekilas masa depan. Selain itu aku juga sudah mengetahui serangan yang kau lancarkan tadi, hanya dengan satu skill saja, kau bisa membunuh mereka dengan satu serangan," lanjutnya.
__ADS_1
Dengan begini aku tidak terlalu penasaran lagi, tapi apakah dia bisa melihat statusku?
"Ah, tapi tenang saja, aku tidak bisa membaca status yang kau miliki saat ini. Karena aku sedang mengaktifkan Battle Mode dari God Eye," ucapnya seolah mengetahui apa yang aku pikirkan.
"Begitu yah, melihat sekilas masa depan kah? Kalau begitu, bagaimana jika aku sedikit mempercepat gerakanku? Lalu kita akan tahu, apa kau masih bisa melihat sekilas masa depan itu, atau tidak!!" Aku menarik Cloriust Long Sword dari sarungnya dan mengaktifkan 3 Skill untuk membuka Skill Goldlight and Chaosblack Dance. Swing, Chaos Dance dan Sword Dance, ketiganya dibutuhkan untuk mengaktifkan skill tersebut. Aku pun segera melesat dan memberikan serangan berupa tebasan beruntun secara terus-menerus tanpa henti, hal ini membuat Xcruad harus masuk dalam pertahanannya. Aku tidak tahu apa dia sengaja atau tidak, tapi aku tidak akan pernah menurunkan kewaspadaan yang ku miliki.
Chaos Stack sudah terisi penuh, aku pun mengayunkan kedua pedangku setelah melakukan putaran, bersamaan dengan itu aku mengaktifkan Chaos Soul dan Chaos Slash serta Critical Slash. Xcruad pun terhempas hingga menabrak dinding disana.
Xcruad •General of Fighter• (Bright Revolution)
Ras: Ogre
Gender: Male
Class: Brawler
HP: 13835
Level: 84
"Uaagh.. pertahanan Ogre memang luar biasa! Aku pikir itu bisa membunuhnya tadi," ucapku dengan nada tak percaya.
"Hahahaha, hebat, luar biasa! Tidak ku sangka kau dapat mengurangi HP ku cukup banyak! Baiklah, biarkan aku menunjukkan sedikit kekuatan yang aku miliki! Boost! Boost! Boost!" Tiga kali Boost? Tunggu sebentar! Bukankah Boost tidak bisa digunakan berkali-kali? Apa-apaan itu! Selagi aku memikirkannya, Xcruad sudah melesat menggunakan Acceleration. Aku segera menyilangkan kedua pedangku untuk menahan serangan tersebut. Tapi itu terlalu kuat, bahkan Cloriust Long Sword mengeluarkan bunyi retakan. Aku juga terdorong hingga menabrak sebuah kargo disana, dengan segera aku meminum HP Potion untuk memulihkan diri.
Chaos Sword mungkin masih bisa mengatasi 2-3 serangan darinya lagi, tapi aku tidak yakin dengan Cloriust Long Sword masih bisa menahannya atau tidak. "Mungkinkah aku harus menggunakannya?" gumam ku. Aku segera mengaktifkan Ice Cloak pada Chaos Sword, sedangkan Fire Cloak pada Cloriust Long Sword. Tanpa ragu aku pun melesat kearahnya dan melancarkan serangan beruntun. Paduan antara api dan es sangat luar biasa, saat Xcruad terkena Freeze, dia juga terkena Burn secara bersamaan.
Aku menyerangnya tanpa henti, Xcruad lalu melompat mundur mengambil ancang-ancang sebelum akhirnya melakukan sebuah tendangan kepadaku. Aku menyadari hal tersebut dan menggunakan Wind Shield. Melakukan hal itu, aku teringat dengan ucapan Yuri. "Kau memiliki tiga elemen, jadi jangan hanya mengandalkan satu elemen saja untuk bertarung!" Begitulah ucapan yang terlintas dalam pikiranku. Tapi Master aku minta maaf, karena saat ini aku memiliki 5 elemen dan tidak tahu apa bisa menggunakan kelimanya secara bersamaan atau tidak!
Xcruad yang mencoba menendang ku tadi langsung terhempas akibat Wind Shield yang ku gunakan sebelumnya. Tidak ingin membuang kesempatan, aku melakukan dua kali putaran secara diagonal dan melepaskan dua buah gelombang secara menyilang. "Ice Wave! Fire Wave!"
"Apa kau pikir ini bisa menahanku!" Yah, aku sudah tahu kau bisa dengan mudah melepaskan diri dari itu, tapi ini baru saja permulaan, kau tahu!
__ADS_1
"Shadow Clone!!" Aku menciptakan belasan clone bayangan menggunakan Mana Alam. Mereka langsung maju tanpa ku suruh dan menyerang Xcruad, tapi dengan mudah dia mengalahkan Shadow Clone tersebut menggunakan satu pukulan.
"Hahahaha, lagi, lagi! Tunjukkan semuanya padaku! Kau masih memiliki yang lainnya bukan, Hema!!"
"Berisik! Ice Field!!" Aku menancapkan Chaos Sword dan membekukan daerah sekitar. Xcruad langsung membeku dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya, aku segera melepaskan api ke tanah dan sepertinya berhasil menciptakan skill yang baru. Tapi karena aku menonaktifkan notifikasi, aku tidak tahu skill apa yang berhasil kubuat.
Aku segera melesat menggunakan Flare Accel, sepertinya Xcruad mengetahui apa yang akan aku lakukan dan bersiap memberikan pukulan. Aku mencoba untuk tidak memikirkan apapun agar God Eye tidak bisa mengetahui langkahku selanjutnya. Kemudian pada saat Xcruad melepaskan pukulannya, aku segera mengaktifkan Shadow Barrier dan melompat berputar, lalu mengaktifkan Dark Prison. Saat mendarat, aku melakukan serangan beruntun tanpa henti hingga efek dari Dark Prison menghilang dan melepaskan Chaos Wave yang telah diperkuat dengan Chaos Soul.
Xcruad terhempas dan menabrak dinding sekali lagi, aku segera melemparkan Cloriust Long Sword kearahnya yang telah ketanamkan Shadow Teleport. Saat mengenai dinding, aku langsung menggunakan Shadow Teleport dan tiba dengan cepat dihadapannya.
"Ini telah berakhir, Xcruad. Lalu, selamat tinggal!!"
"Hentikan itu jika kau ingin gadis ini selamat!" Pada saat aku ingin mengakhiri Xcruad, suara pria terdengar dan mengancamku. Aku berdecak kesal karenanya, lalu saat aku ingin berbalik seorang perempuan menodongkan Handgun miliknya kearah ku.
"Jangan melakukan tindakan sia-sia, karena satu tembakkan dari ku saja, sudah bisa menghabisi nyawamu."
"Pengecut," gumam ku kesal.
"Time out, Xcruad. Kita harus pergi sekarang!" ucap perempuan tadi.
"Ah, sudah waktunya kah? Apa boleh buat," sahut Xcruad. Dia pun berdiri dan membersihkan badannya dari debu dengan cara menepuk-nepuknya. "Kalau begitu, anggap saja ini kemenanganmu. Lepaskan gadis itu sekarang!" lanjutnya memerintah pria yang berada didekat Fina.
Dia langsung memotong talinya dan melepaskan Fina. Merasa telah bebas, Fina langsung berlari kearah ku dan memeluk diriku dengan penuh rasa takut. Aku pun menenangkannya dengan mengusap kepalanya. "Yosh, Yosh. Kau sudah berjuang dengan baik lagi yah," ucapku menenangkannya. Walaupun tingginya hampir setara denganku, bagaimanapun juga, Fina masih seorang gadis berusia 14 tahun. Jadi wajar kalau dia ketakutan seperti ini.
"Ah aku melupakan satu hal lagi, ambillah itu! Aku yakin kau pasti akan mengikuti festival itu," ucap Xcruad melemparkan sebuah Potion padaku.
Neutralizer Fame Potion
Star Rate: ★★★★★★★★★★
Sebuah Potion yang dapat menetralkan kembali Fame point yang didapatkan. Lalu mengubahnya menjadi White Fame.
__ADS_1
Apa-apaan dengan potion ini! Bintang sepuluh!? Tidak, sekarang lebih baik aku mengantar Fina kembali lebih dulu, setelah itu akan kupikirkan potion ini nanti. "Fina, ayo kita pulang. Paman Raven sudah menunggumu," ucapku. Fina pun mengangguk pelan dan kami pun akhirnya berjalan keluar dari tempat ini.