
Sesaat sebelum Vlarica membangkitkan para Player itu, aku mendapatkan sebuah panggilan dari ID Number: 0035184 dengan Server 4620. Aku secara reflek malah menjawab panggilan tersebut.
Yaa, bagaimana kabar dirimu, Hema?
"Suara ini.. Zeldra! Bagaimana caramu bisa menghubungiku? Padahal aku sama sekali tidak menambahkan mu sebagai teman," sahutku terkejut.
Tentang itu akan diriku jelaskan dilain waktu, yang lebih penting saat ini diriku tengah berbaik hati.
Para Undead itu mulai berlari untuk menyerang ku, aku pun juga melakukan hal yang sama sembari berbicara dengan Zeldra, "Baik hati? Apa kau ingin memberikanku sebuah informasi?"
Bingo! Dirimu mudah sekali untuk memahaminya yah!
"Jadi, informasi apa yang ingin kau berikan?"
Saat ini yang ada dihadapan dirimu adalah Organisasi tertinggi dari Guild Bright Revolution, Eight General's!
"Eight General's?" gumam ku sembari terus-menerus menebas Undead yang ada disekitar ku.
Yah, itu benar. Tapi tenang saja, mereka berlima itu adalah anggota yang bisa dibilang setara dengan dirimu. Jadi yang perlu dirimu waspadai adalah ketua mereka, Xcruad.
Aku pernah membaca namanya.. ah! Begitu rupanya, dia adalah player yang memimpin pasukan ini!
Tenanglah! Dirinya hanyalah seorang Brawler dengan level 84 dan mungkin dirimu masih bisa mengatasi dirinya.
***
"Yah, itu juga bukan urusanku," ucapku setelah menebas leher miliknya yang kemudian berubah menjadi partikel cahaya lalu menghilang. "Baiklah, sepertinya yang tersisa hanya kau saja yah, Vlarica. Aku mendapatkan informasi kalau kalian adalah Eight General's, tapi kalian tidak sekuat yang aku bayangkan! Karena itulah, bagaimana kalau kau membuatku sedikit terhibur, Vlarica?" lanjut ku dengan menatap Vlarica.
__ADS_1
"Aku.. mana mungkin kalah!!" sahut Vlarica. Kemudian, dia pun mulai merapal sebuah mantra, "Kematian, Kehancuran, Kau lah penguasa dunia bawah. Dengarkanlah panggilanku! Penuhilah panggilanku! Sertai lah kematian bersama denganmu! Undead King!!" Vlarica menancapkan tongkatnya ke tanah dan sebuah Magic Rune berukuran besar muncul disana. Perlahan, para Undead tersebut mulai berkumpul dan membentuk sebuah kesatuan. Cukup lama menunggu, aku pun mengidentifikasi mahluk tersebut untuk mendapatkan informasi.
Undead King (Wild Boss)
HP: 250000
Level: 74
"Wild Boss kah? Kau cukup ahli juga dalam mengumpulkan mayat yah!" ucapku.
"Fufufu~ bersiaplah untuk menyambut kematian mu!" sahut Vlarica. "Ah, tapi perlu diketahui olehmu. Walaupun kamu membunuhnya, kamu tidak akan mendapatkan EXP dan Drop Item lainnya!" lanjutnya menjelaskan.
"Begitu rupanya, aku mengerti sekarang! Jadi, tidak masalah kalau aku maju duluan, bukan!" Aku langsung maju untuk menyerang Undead King. Menyadari kehadiranku, dia mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah. Aku segera melompat kesamping dan melepaskan Sword Wave kearahnya, tapi kurasa itu tidak memberikan damage yang cukup besar padanya. Undead King kembali mengayunkan pedangnya, namun kali ini dari kiri ke kanan. Aku segera menahan ayunan tersebut dan terhempas cukup jauh.
"Flare Accel!" Aku melesat dan mencoba untuk menyerang Undead King, tapi sebuah sayatan angin muncul dan mengenai Cloriust Light Armor hingga menciptakan bekas. Aku terdorong karena serangan itu, tapi dengan segera aku menyeimbangkan tubuhku agar tidak terhempas lebih jauh.
"Cih! Air Cutter kah? Ini akan semakin merepotkan saja!" keluhku. Aku mengaktifkan Chaos Dance dan berlari kembali kearah Undead King, kemudian melepaskan Dark Flame Wave kearahnya. Tetapi lagi-lagi aku harus kehilangan tempo untuk melancarkan serangan lanjutan, bahkan aku harus merelakan tangan kiri ku, karena terkena Air Cutter yang dilancarkan oleh Vlarica.
Menunggu 30 menit itu cukup lama, aku juga tidak memiliki Support ataupun Recovery. Jadi pilihanku satu-satunya ialah dengan meminum Potion kah? Baiklah! Berarti sudah diputuskan! "Wind Shield!" Aku segera menancapkan Chaos Sword ke tanah dan menggunakan Wind Shield untuk setidaknya memberikan ku waktu agar bisa meminum HP Potion. Beruntungnya, aku masih memiliki beberapa High HP Potion dalam Inventory, jadi aku hanya perlu meneguknya saja.
Aku melihat Undead King dan Vlarica terus menyerang kearah ku, sepertinya mereka tidak ingin aku bisa memulihkan diri. Tapi hal itu percuma, karena Wind Shield melindungi ku dari serangan apapun selama 7 detik, kecuali dia menggunakan api untuk menyerang ku. Bicara tentang api, aku mendapatkan sebuah ide untuk mengejutkan Undead King.
Perlahan angin yang melindungi ku mulai menghilang, Undead King segera mengangkat setinggi mungkin pedang miliknya. Tapi dia tidak sadar, karena aku telah menyiapkan sebuah bola api untuknya yang siap dilepaskan kapan saja.
"Halo dan sampai jumpa, Firebolt!!" sapa ku dan melepaskan bola api tersebut kearah Undead King. Lalu berkat tingginya yang 3 kali lipat dari tinggi manusia pada umumnya, membuat dia terdorong jauh akibat ledakan serangan ku tadi. Aku kemudian mengaktifkan Ice Cloak dan mengumpulkan MP kedalam pedangku sebanyak mungkin, lalu berlari kearahnya setelah melepaskan sebuah gelombang es pada kaki Undead King. Tentu saja Vlarica tidak akan membiarkan ini cukup mudah, dia melepaskan Air Shot kearah ku, jadi aku pun melakukan hal yang sama. Hasilnya kedua serangan kami malah saling menetralkan satu sama lain, melihat hal itu aku segera menggunakan Shadow Clone lalu menyuruhnya untuk melompat keatas, sedangkan aku berlari kearah samping dan mengaktifkan Chaos Soul. Kelihatannya Vlarica mencari-cari keberadaan ku, jadi ini akan semakin mudah.
Shadow Clone (Active)
__ADS_1
Skill Level: I
Category: Buff, Element, Magic
Cost: 500 MP/Clone
Cooldown: 180s
Menciptakan Clone bayangan yang memiliki 40% Status pengguna.
"Apa kau mencariku?" tanya Cloneku.
"Sejak kapan! Aku tidak akan membiarkanmu melakukannya! Wind Symphony! Aero Burst Stream Cutter!!" Angin perlahan mulai berhembus dan mengelilingi Undead King, kemudian puluhan hingga ratusan tebasan udara muncul dan menyerang Cloneku. Tapi yang terjadi berikutnya adalah, Clone yang diserang olehnya menghilang begitu saja, membuatnya menjadi sedikit panik.
Aku yang melihat hal itu segera memanfaatkannya dan mengaktifkan Acceleration untuk mempercepat lariku. "Inilah akhirnya, Vlarica!!" teriakku dengan keras, kemudian menggunakan Chaos Slash. Vlarica terlambat menyadarinya dan terkena serangan ku. Perlahan Undead King mulai menghilang, tapi ini belum selesai.
"Untuk mengalahkan mahluk panggilan, itu cukup mudah. Sekuat apapun mahluk tersebut, mereka akan menghilang jika tuan atau pemanggil mereka dikalahkan. Itulah dasar dari seorang Summoner, begitupula dengan Necromancer. Bedanya, mereka hanya bisa memanggil mahluk yang telah mati dan mengubahnya menjadi Undead. Kemudian mereka yang mengambil Ras Undead, pasti memiliki sebuah passive yang dapat membuat mereka bangkit sekali lagi, dan passive itu bernama.." ucapku merubah cara memegang pedangku dan menancapkannya di tanah tepat disamping wajah miliknya. Kemudian aku melanjutkan perkataanku tadi, ".. Rise from the Death. Aku benarkan, Vla-ri-ca."
***
"Ada apa? Apa kau terkejut karena aku masih disini huh?" tanyaku padanya. Vlarica masih tidak bisa berkata apapun, melihatnya aku hanya bisa menghela nafas saja sebelum akhirnya bertanya kembali, "Apa sebenarnya tujuan kalian? Kenapa kalian mengincar Fina? Jawab aku!"
"A-aku sama sekali tidak tahu apapun, Xcruad hanya menyuruh kami untuk membawa gadis itu saja. Jadi kumohon, lepaskan aku!!" jelas Vlarica padaku.
"Aku akan melepaskanmu, jadi kau jangan khawatir," sahutku menarik Chaos Sword dari tanah dan mundur perlahan.
"Fufufu~ kau sama saja dengan laki-laki lainnya, mudah sekali untuk perca-- eh?"
__ADS_1
"Tidak, aku sendiri sudah berada satu langkah didepanmu. Aku tahu kau akan melakukan ini, jadi aku telah menebas kepalamu bersamaan setelah kau tertawa tadi," balasku. Vlarica pun kali ini benar-benar menghilang dan tidak bangkit lagi, serta menjatuhkan sesuatu yang langsung masuk kedalam Inventory milikku. Ngomong-ngomong alasan kenapa Inventory milikku tidak penuh adalah, itu karena aku menyewa Infinity Bag dari sistem. Selain itu harganya juga cukup mahal, dimana dengan 20 Eternal Gold kalian bisa menyewanya, tapi hanya berlaku hingga 1 jam dunia nyata. Jadi rencananya setelah ini selesai, aku akan menjual semuanya disitus pelelangan.
"Tetapi, aku sama sekali tidak mengerti. Aku kira kalian akan pergi setelah aku berhasil mengalahkan mereka berlima, namun kalian masih tetap ada disini yah? Baiklah, aku juga akan menghabisi kalian disini. Jadi tenang dan diamlah disana!" ucapku saat mengetahui masih ada beberapa dari mereka disini, aku juga langsung melesat kearah mereka tanpa ragu dan menghabisi mereka semua.