
Gray •Protector• (-)
[Hoi, ini perasaanku saja atau memang tanah sedikit bergetar?]
Mendengar perkataan Gray dari Obrolan Party, membuatku menyadarinya. Tanah yang kami pijak bergetar cukup kuat hingga membuat keseimbangan kami tidak bisa dikendalikan. Tidak lama setelah itu, seekor Banteng raksasa muncul dihadapan kami dan mengeluarkan suara yang cukup keras, membuat kami menutup telinga.
"Moo~"
Giant Godrax (Wild Boss)
HP: 125000
Level: 50
Kami pun segera berkumpul untuk memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
***
"Apa yang harus kita lakukan? Levelnya jauh diatas kita," ucap Vera khawatir.
"Kita bisa saja melawannya, tapi itu terlalu beresiko. Lebih baik kita pergi dari sini," balas Zeya.
"Kalau begitu aku akan menahannya selagi kalian mengaktifkan kristal teleportasi," sahutku menawarkan diri sebagai relawan untuk menahan pergerakannya.
Mereka yang mendengarnya pun segera menolak ide tersebut. Terutama Zeya, dia berpikir jika aku sampai mati disini, itu akan menjadi salahnya. Sebenarnya alasanku menawarkan diri itu adalah karena aku ingin mencoba mengalahkan Wild Boss tersebut sendirian, dengan Chaos Sword aku rasa bisa mengalahkannya. Tapi karena aku tengah melakukan Party, aku jadi tidak bisa leluasa menggunakan pedang itu.
"Menghadapinya sendirian itu terlalu berbahaya, aku akan membantumu Hema," ucap Dea menawarkan bantuan.
"Dea! Kau dengar apa yang kukatakan tadi tidak sih?" tanya Zeya dengan nada kesal.
"Hehe, aku mana mungkin akan membiarkan tugas melindungi pada kalian yang telah menjadi tugasku! Akan kuberi kalian bantuanku!" sahut Gray.
"Tunggu!"
"Aku juga akan membantu, aku harap sihir pendukung ku akan membantu," sahut Vera.
"Kalian! Huft.. baiklah aku mengerti! Akan ku bantu kalian," ucap Zeya yang akhirnya pasrah karena semua Party Membernya memutuskan untuk membantuku.
"Terimakasih," sahutku spontan. Aku segera berlari dengan kencang dan melepaskan beberapa Firebolt dan Flare Arrow pada Giant Godrax. Bersamaan dengan itu, Zeya menggunakan Critical Shot untuk memberikan damage besar pada Giant Godrax. Agro Giant Godrax langsung mengarah pada Zeya, melihat itu Gray segera menggunakan Taunt untuk mengubah arah agro tersebut.
[Player Zeya memberikan 268 Critical Damage pada Giant Godrax!]
"Sword Dance! Swing! Slash!!" Dea segera berlari dan memberikan serangan pada bagian kaki Giant Godrax. Melihatnya seperti itu aku pun tidak ingin kalah dan menggunakan Acceleration pada Cloriust Boots dan melepaskan Slash yang telah diperkuat.
[Player Dea memberikan 321 Damage pada Giant Godrax!]
"Sword Dance! Strengthen! Slash!!"
[Anda memberikan 542 Damage pada Giant Godrax!]
"Piercing!" Gray mengayunkan pedangnya dan memberikan damage kecil, namun debuff yang diberikan diluar dugaan.
[Player Gray memberikan 18 Damage pada Giant Godrax!]
[Giant Godrax terkena status Break Armor! Defense dan Magic Defense berkurang hingga 40%!]
"Kesempatan! Anchor Howl!!" Sebuah aura besar dan kuat keluar dari Gray, membuat Giant Godrax langsung terfokus pada Gray. Melihat kesempatan tersebut aku dan Dea memanfaatkannya sebaik mungkin untuk menguras HP Giant Godrax secara perlahan.
"Perkuat serangan yang akan dilakukan oleh orang yang ku pilih, Strengthen!!" Vera memberikan sihir dukungan penguatan. Sedangkan Zeya mengeluarkan anak panah yang berbeda yang berada di pinggangnya. Lalu saat Zeya menarik busurnya, sebuah Magic Rune muncul dihadapannya.
"Sebenarnya aku sangat tidak ingin menggunakannya, karena mendapatkan panah ini sangat sulit! Tapi, apa boleh buat. Penetration Arrow, Critical Shot!!" Sebuah panah melesat dengan cepat dan tepat mengenai tubuh bagian bawah Giant Godrax, memberikan damage yang cukup besar padanya.
[Player Zeya memberikan 4232 Critical Damage!]
"Moo!!" Giant Godrax mengerang kesakitan dan mencoba mengganti target serangannya pada Zeya saat efek dari Anchor Howl masih ada padanya. Hal ini membuat Gray dengan segera memberikan penalti cukup besar pada Giant Godrax.
[Giant Godrax mengalihkan dirinya pada Player lain saat dalam keadaan terkena Anchor Howl milik Player Gray!]
[Giant Godrax menerima 3782 True Damage sebagai penalty!]
Setelah menerimanya, Giant Godrax mengangkat kakinya setinggi mungkin. Zeya yang menyadarinya segera menyuruh kami menjauh dari sana melalui Obrolan Party.
Zeya •Concentration• (-)
[Semuanya! Menjauh dari sana!!]
__ADS_1
Tapi sayangnya aku, Dea dan Gray terlambat menjauh, akibatnya kami segera terlempar jauh karena Giant Godrax menghantam kedua kakinya ke tanah.
[Player Gray terkena 2842 Damage dari Giant Godrax!]
[Player Dea terkena 1621 Damage dari Giant Godrax!]
[Anda terkena 2452 Damage dari Giant Godrax!]
[Player Zeya terkena 1242 Damage dari Giant Godrax!]
[Player Vera terkena 862 Damage dari Giant Godrax!]
Bukan hanya kami saja ternyata yang terkena damage, ternyata Vera dan Zeya yang berada digaris belakang juga terkena serangan area tersebut, walaupun tidak cukup besar karena jarak yang dimiliki mereka. Vera segera mengambil tindakan untuk menggunakan Area Heal agar bisa memulihkan kami sekaligus, yang secara kebetulan terlempar ditempat Vera dan Zeya berada. Karena Passive Cloriust Light Armor, Life Generated, aku pulih lebih dulu. Aku juga menyempatkan diri untuk melihat status Giant Godrax.
Giant Godrax (Wild Boss)
HP: 52461
Level: 50
"Vera! Berikan aku semua sihir pendukung yang kau miliki, aku akan menahannya selama 30 detik!" pinta ku dan berlari meninggalkan mereka, mengerti dengan cepat, Vera segera meningkatkan serangan, sihir, defense, dan kecepatan yang ku miliki.
[Player Vera memberikanmu Support! All Raise Up! Damage, Magic Damage, Defense, Movement Speed +40%!]
"Fire Cloak! Fire Wave!!" Aku menggunakan Fire Cloak dan melepaskan sebuah gelombang api kearah Giant Godrax. Namun secara mengejutkan api yang ku lepaskan bukanlah berwana merah, melainkan hitam.
[Anda memberikan 1278 Damage pada Giant Godrax!]
[Giant Godrax terkena status Burn!]
[Skill Sword Magic: Dark Flame Cloak, Sword Magic: Dark Flame Wave berhasil dipelajari!]
Ternyata secara tidak sadar, aku menggunakan Dark Cloak bersamaan dengan Fire Cloak. Aku segera meminta bantuan pada Gray yang sudah pulih kembali untuk menggunakan Taunt dan Ancient Castle, kemudian meminta Zeya untuk membidik mata dari Giant Godrax saat aku membutakan matanya.
"Aku tidak tahu apa yang kau rencanakan, tapi ayo lakukan!" ucap Zeya.
"Intinya aku hanya perlu menahannya saja bukan? Itu hal yang mudah bagiku, Taunt! Ancient Castle!!" Giant Godrax yang terkena Taunt segera menyerang Gray yang telah menggunakan Ancient Castle, membuatnya tidak menerima damage apapun darinya. "Aku tidak bisa menahannya terlalu lama, cepat lakukan!!" lanjut Gray.
"Aku tahu! Dark Prison! Shadow Hands!"
[Giant Godrax terkena status Blind!]
"Giliranku yah! Critical Shot! Power Shot!" Zeya melepaskan dua panah menuju kedua mata Giant Godrax dan membuatnya menjadi tidak bisa melihat apapun. Setelah itu aku pun menyuruhnya untuk membidik kedua tanduknya sebelum efek dari skill ku menghilang. Setelah tanduknya retak cukup parah, aku menggunakan Sword Wave pada tanduk kanannya dan Fire Wave pada tanduk kirinya.
Sekarang waktunya mengalahkannya, kami pun menyerangnya tanpa rasa takut setelah aku berhasil menjatuhkannya ke tanah dengan Shadow Hands yang masih memiliki waktu yang tersisa. Perlahan tapi pasti, HP Giant Godrax pun berkurang secara signifikan dan akhirnya menjadi butiran cahaya serta menjatuhkan beberapa Item.
[Party anda berhasil membunuh Giant Godrax, mendapatkan 95000 EXP!]
[Perbedaan 21 Level memberikan anda bonus EXP, EXP telah dikalikan dengan setengah dari selisih Level!]
[Party anda mendapatkan 997500 EXP! EXP akan dibagikan secara merata kepada semua Party Member!]
[Anda mendapatkan 199500 EXP!]
[Selamat! Anda naik ke level 37!]
"Hema, yang tadi itu apa?" Dea bertanya padaku.
"Maksudmu, api hitam tadi?" balasku bertanya, Dea mengangguk pelan tanda kalau aku benar. Aku pun menjelaskan kalau aku sendiri kurang tahu, tapi yang pasti itu adalah gabungan dari 2 Sword Magic Skill, hanya itu yang ku tahu.
"Woah, ternyata Swordmage memiliki skill tersembunyi yah! Hmm.. tapi aku sudah memutuskan untuk mengambil Advanced Class Swordmaster," ucap Dea dengan kagum dan memberitahu Class apa yang akan dia ambil nantinya.
"Yah, aku juga tidak memaksamu untuk mengambil Class Swordmage sih, bahkan menawarkanmu saja tidak. Tapi, memiliki tujuan selanjutnya saja itu sudah bagus," pujiku mengusap kepala Dea. Sepertinya dia malah kesenangan saat ku usap rambutnya, buktinya setelah aku menarik tanganku dia langsung merasa kecewa.
"Kenapa malah berhenti," ucap Dea menggembungkan pipinya. Melihatnya aku pun hanya bisa tertawa saja.
"Oh, yah Zeya. Selanjutnya kita ke Mistia Forest bukan? Sepertinya aku tahu arah tercepat menuju kesana dari Azure Meadow," ucapku pada Zeya yang sudah berada di belakangku. Karena dialah aku harus mengangkat tanganku tadi dari Dea.
"Benarkah? Itu bagus! Apa kau bisa memimpin jalannya?" tanya Zeya.
"Tentu, kenapa tidak? Ikuti aku!" Kami pun melanjutkan perjalanan menuju Mistia Forest melalui jalan yang ku ketahui dan tanpa sadar kami telah diikuti oleh seseorang.
***
Name: Hema (-)
__ADS_1
Ras: Human
Fame: 32480 (Green)
Gender: Male
Class: Swordmage
Bonus Class:
- STR +20%
- INT +25%
- MP +40%
- Magic Damage +30%
- Saat naik level STR +3, INT +5
HP: 3589
MP: 5971
Level: 37 [28285/37500]
Title: Maniac Player
Damage: 3934
Magic Damage: 2724
Defense: 950
Magic Defense: 782
SP: 140
STR: 1076 (+450)
VIT: 629 (+590)
AGI: 749 (+460)
DEX: 629 (+520)
INT: 1085 (+810)
New Skill:
Sword Magic: Dark Flame Cloak (Active)
Skill Level: I
Category: Auto, Buff, Combine, Element, Magic
Buff Duration: N/A
Cost: 100 MP/s
Cooldown: 0s
Melapisi pedang dengan api hitam gelap yang akan meningkatkan damage hingga 30% hingga MP habis atau dinonaktifkan. Membutuhkan Sword Magic: Fire Cloak dan Sword Magic: Dark Cloak untuk mengaktifkannya.
Sword Magic: Dark Flame Wave (Active)
Skill Level: I
Category: AoE, Charge, Combine, Damage, Element, Magic
Magic Damage: 1000+(MP)
Burn Damage: 150/s
Cost: MP
__ADS_1
Cooldown: 180s
Melancarkan sebuah tebasan api hitam gelap. Membutuhkan Sword Magic: Fire Cloak dan Sword Magic: Dark Cloak untuk mengaktifkannya.