EviL Eyes

EviL Eyes
Semakin dekat


__ADS_3

Happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah berkunjung 😘😘


POV Author


Keesokan paginya...


Jadwal hari ini adalah acara di Vogue magazine. Karena Cecilia masih berada di Italia,Mai duduk berdua dengan Stephanie.


" Sebenarnya kenapa kita masih harus ke kantor jika jadwal acaranya di Vogue magazine?" tanya Mai


"' Karena masih persiapan Mai, meskipun model tinggal makeup dan berjalan di catwalk tapi kita ada pengarahan dan kita juga di beri tahu konsepnya, karena pernah mendadak ada insiden kebakaran jadi kita harus improvisasi agar tamu tidak menyangka bahwa saat itu terjadi kebakaran" jelas Stephanie


" Mai ayo ikut aku ke atas" kata Mario


" Bonjour Monsieur" Kata Stephanie


" Bonjour,Ayo Mai" Kata Mario


" Aku tinggal dulu An" Kata Mai


" Selalu saja muncul mendadak seperti hantu" kata Mai saat mereka sudah didalam lift


" Tapi kamu seneng kan jika aku yang jadi hantunya?" tanya Mario


"iyain aja biar cepet,kenapa memanggiku" Tanya Mai


" Iya kemarin kamu lupa membawa kontrak bagianmu" kata Mario


" iya kan kita buru-buru berangkat ke Fashion Week Valentino dan ada Pak Lucas juga,aku jadi lupa" jawab Mai


" Ayo masuk" kata Mario


" Sayang" Kata seseorang dan langsung memeluk Mario


" Hai, Yvone" kata Mai dari belakang Mario


" Hai Mai" jawab Yvone


" Sedang apa diruanganku?" tanya Mario dan menjauhkan diri dari Yvone


" Aku setuju dengan penawaranmu Minggu lalu untuk mengikuti setiap sesi foto dengan Henry" kata Yvone


" Lagi-lagi kau terlambat,aku sudah jadwalkan Henry untuk Mai,kalau kau bersedia ada Alfred dan Charles, mereka tidak kalah profesional dan lebih santai ketimbang Henry" jelas Mario


" Tidak bisakah kau saja yang jadi Fotograferku?" kata Yvone bersikap manja


" Tidak bisa aku sibuk meeting dengan beberapa CEO Brand, Minggu ini banyak klien meminta perubahan model dan jika kau masih tidak bisa jaga sikap dan disiplin,aku rasa kau akan tersingkir" kata Mario


" Tapi kenapa kau mau jadi fotografer Mai? katanya sibuk?" tanya Yvone


" Ini waktunya mepet dan kau sibuk syuting video klip katamu kemarin,semua sudah menghubungimu dan kau tidak ada kabar,Aku mengikut sertakan foto Mai untuk di serahkan pada Valentino dan Fandi,untung mereka setuju. Aku sudah bilang jika kontrak dengan Fantasi kau harus ikut aturan kita,jika kau syuting sekalipun kau harus hadir jika aku menyuruhmu hadir,dan aku masih memberikan kesempatan kepadamu" jawab Mario


" Sekarang pergi ke lantai 9 untuk sesi pemotretan dan lusa kau bisa terbang ke Milan jika klien setuju" kata Mario


" Oke baiklah, makasih" jawab Yvone keluar dengan keadaan kesal


" Maaf jika memotretku membuat kalian bertengkar" kata Mai

__ADS_1


" Tidak perlu kau pedulikan apa yang dia katakan,maaf sudah berdebat didepanmu" kata Mario


"Hei... aku tidak apa-apa,tidak masalah. Sepertinya Yvone ingin kembali bersamamu Mon Roi"


" Aku yang sudah muak dengannya Ma chérie" jawab Mario


" mana surat kontrakku"


" ini,dan terimakasih jasnya sudah dibawakan kemarin" kata Mario


" tidak masalah,Dan aku penasaran kenapa kau masih menawarkan untuk pemotretan dengan Henry pada Yvone? Apakah dia sekejam itu hingga butuh persetujuan?" tanya Mai berusaha mencairkan suasana


"Iya, Tapi kalau dia mulai marah-marah kau bisa katakan padaku Ma chérie" kata Mario


" Tidak perlu,aku bisa menghadapinya" jawab Mai


" Atau aku juga bisa melihat pemotretanmu saat senggang"


" Bukankah seorang Pak Mario harusnya sibuk meeting dengan klien? kenapa sekarang menawarkan waktu senggang untuk melihatku?"


" Untuk ma chérie selalu ada waktu luang" jawab Mario dengan memegang pipi Mai


" selalu saja ada sesi gombal" kata Mai sambil memutar bola matanya


" sini" kata Mario sambil menarik tangan Mai dan memeluknya


" butuh sandaran bos?" kata Mai


" semalam aku tidak bisa tidur aku ingin begini sebentar" kata Mario menenggelamkan kepalanya di bahu Mai


" Baiklah 1 detik €100 ya bos ( ± Rp 1.521.400) " Kata Mai


" Boss, meskipun aku bisa kaya dengan uang itu tapi nanti pas aku acara Vogue bisa-bisa bahuku miring" kata Mai


Mario dan Mai tertawa. Mario menegakkan badannya dan menatap Mai.


" Terimakasih sudah tulus berteman denganku Ma chérie" Kata Mario


" De Rien Mon roi (sama-sama rajaku),tapi aku dibayarkan ini?" kata Mai


" Iya aku bayar nanti setelah acara" jawab Mario


Mario mengajak Mai berangkat semobil dengannya dan lebih awal karena masih harus ke rumahnya untuk mengambil beberapa foto untuk diserahkan ke pihak klien.


" Kenapa fotonya dibawah ke rumah?Kenapa tidak dibiarkan dikantor lalu dibawah untuk diserahkan pada klien?" tanya Mai


" Karena harus dipilih dengan seksama Mai,Aku malas menyelesaikannya di kantor" jawab Mario


" Apakah kamu tinggal dengan orang tuamu bos?" tanya Mai


" Tidak,sejak aku berumur 15 tahun aku sudah tidak tinggal bersama orang tuaku"


" kenapa begitu? apa kalian bertengkar?"


" Bukan,tapi itu kebiasaan keluargaku mungkin juga kebiasaan kebanyakan orang sini, ketika anaknya sudah remaja mereka boleh memutuskan kehidupan mereka" jawab Mario


" Ayo masuk,kau bisa duduk dan aku cari foto dan beberapa berkas sebentar" kata Mario


" Permisi perlu dibuatkan minum tuan?" tanya pelayannya

__ADS_1


" Kau bisa tanyakan langsung pada orangnya,aku mau naik dulu sebentar" kata Mario


" Nona mau di buatkan apa? kopi?teh?susu?jus?" tanyanya


" Kalau boleh air putih saja" jawab Mai


" Silahkan Nona, air dan cemilannya" kata Pelayan dan


" Terimakasih" kata Mai


" sama-sama saya permisi dulu"


Mai melihat sekeliling dan terkesan karena banyak buku di setiap rak dan disetiap sudut. Mai berdiri dan melihat-lihat buku apa saja yang ada disana. Dan ternyata tidak melulu tentang Fotografi seperti profesi Mario,ada buku tentang Desain baju, desain interior tentang sejarah bahkan ada komik juga. Mai mengambil sambil tertawa


" Apa kau sedang melihat-lihat ma chérie ?" Tanya Mario yang sudah turun dan membawa berkas ditangannya


" hei... kau umur berapa masih membaca komik? Aku tidak menyangka seorang pak Mario suka membaca komik" tanya Mai


" Kau tidak salah? bukankah kamu sendiri juga baca komik? aku lihat ada beberapa di meja dan di bawah meja" jawab Mario


" Maksudku kau terlihat serius dan kadang suka mengombal tapi ternyata juga membaca bermacam-macam buku"


" Bolehkah ku pinjam?" tanya Mai


" Bayar 1 buku € 100" jawab Mario


" Jadi balas dendam nih? Apakah tidak ada diskon?" Tanya Mai


" ada untuk kekasih 75%" kata Mario


" kalau untukku?" tanya Mai


" Mungkin satu ciuman untuk meminjam seluruh buku gratis" jawab Mario


" Oke sini" dengan ragu Mai mencium pipi Mario sekilas


" Ma chérie Apakah itu disebut ciuman? Sini aku beri contoh" kata Mario dengan menarik tengkuk leher Mai dan melumat bibirnya


" Oke aku lakukan sesuai contoh" kata Mai dan memberanikan diri mengalungkan tangannya di leher Mario dan melumat bibirnya


" Benar-benar demi buku kau mau menciumku" kata Mario dengan alis terangkat


" katanya satu ciuman untuk meminjam seluruh buku gratis? Apakah Pak Mario ingin aku beralasan lain?" tanya Mai dengan tersenyum


" segitu sukakah membaca Mai?, aku inginnya kamu beralasan terpesona denganku" kata Mario dan Mai tertawa


" Aku sudah cukup senang dengan hubungan kerja dan pertemanan kita Mon Roi,Aku sangat suka membaca, segala buku aku mau membacanya makanya aku terkesan dengan koleksi bukumu,dulu teman bahkan kekasihku tidak pernah ada yang menyambung saat aku bercerita atau membahas sesuatu" Terang Mai


" Baiklah kau bisa meminjam semuanya Ma chérie dan Jika selesai kau bisa meminjam yang lainnya,kau juga bisa membahas apapun denganku" kata Mario


" Benarkah? Merci Mon Roi" Kata Mai dan sekali lagi melumat bibir Mario karena dia senang menemukan orang yang sepaham dengannya


" Kali ini karena aku terpesona denganmu" kata Mai saat dia melepaskan bibirnya dan mendorong Mario agar menjauh Namun Mario justru mendorong Mai ke dinding rak buku dan membalas melumat bibir Mai.


" Ayo ini sudah waktunya kita ke tempat Acara" kata Mai menghentikan kegiatan mereka agar tidak terlambat saat acara dan Mario pun mengandengnya dengan perasaan bahagia


Bersambung...


Thanks for reading 😘😘

__ADS_1


__ADS_2