EviL Eyes

EviL Eyes
Pertemuan


__ADS_3

Happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like vote dan komentar positifnya 😘😘


Seminggu kemudian..


Setelah mengikuti beberapa peragaan busana,Mai kembali harus mengikuti sesi pemotretan di kantor Fantasi.


POV Mai


Aku berangkat pagi Jam 9 kurang seperti biasa dan kebetulan aku bertemu Mario di lobby.


" bonjour ma chérie" katanya


" He... jangan memanggilku seperti itu,dasar....." aku melotot padanya


" Bonjour monsieur" Kataku dan kami memasuki lift


" kamu lucu sekali tiap kali bersikap malu begitu" kata Mario sambil mencubit pipiku


" Nanti aku tembem Mon Roi" Kataku


Kami memang semakin dekat dan sering keluar bersama dan terkadang aku ikut ke rumahnya untuk sekedar membaca buku hingga malam. Kami juga saling tau makanan dan musik yang kami suka dan ternyata banyak kesamaan diantara kita.


" Nanti mau makan siang dimana ma chérie?" tanya Mario


" Ini masih pagi Mon Roi,Aku juga belum menjalani sesi pemotretan, katanya hari ini aku difoto oleh Henry yang katanya kejam" kataku


" Aku rasa jika dia terpesona dia akan mempersingkat waktu pemotretannya Mai" Kata Mario


" Bukankah kalau terpesona malah dibikin lama ya? kan pengennya berlama-lama" kataku


" Kalau aku mending berlama-lama makan siangnya daripada pemotretannya, semangat ya dan cerita jika Henry marah-marah gak jelas" kata Mario


" Siap,Aku duluan" kataku karena aku turun dilantai 9


" Bye ma chérie" Kata Mario dan menutup pintu lift


Aku berjalan ke ruang pemotretan dan disana ada Stephanie dan Valeri. Mereka memang selalu dijadwalkan lebih pagi dariku dan fotografernya adalah Alfred yang begitu sabar dan kharismatik.


" Bonjour" Kataku


" Bonjour Mai,katanya hari ini pemotretannya dengan Henry ya?" tanya Alfred


" Bonjour" Kata Stephanie dan Valeri


" Iya dan katanya Henry orangnya kejam" kataku


" Bonjour" Kata seseorang dari belakangku


" Bonjour Hen" Kata Alfred


" Dan Apakah kau sudah mengenalku nona? sampai berkata aku kejam" kata Henry


Akupun menoleh ke arah belakang untuk meminta maaf karena sudah memgunjingnya sebelum tau orangnya bagaimana.


" Maaf Pak Henry" kataku dengan menunduk

__ADS_1


" Vika,apa itu kau?" katanya dengan mengangkat wajahku untuk menatap matanya


" Apakah kita saling kenal?" tanyaku karena hanya teman di Indonesia yang memanggilku Vika dan aku melepaskan tangannya dari daguku


" Apa kau lupa denganku?" Dia menggunakan bahasa Indonesia yang membuatku semakin yakin jika dia kenalanku di Indonesia dan membuat semua orang diruang itu binggung


" Maaf aku tidak ingat" kataku Karena aku tidak punya teman seganteng dia di Indonesia


" Aku Antonio Henry, sekarang kau ingat?" katanya


" Anton? kenapa kau bisa ada disini?" kataku heran dengan perubahannya


" Kalian sudah saling kenal?" Tanya Mario tiba-tiba datang


" Dia Vika pacarku ketika SMA dan kami tidak pernah ada kata putus" kata Henry dan semua orang terkejut juga Mario


" Aku rasa saat kau memutuskan untuk meninggalkanku itu adalah akhir dari segalanya" jawabku dengan menggunakan bahasa Indonesia dan orang-orang menjadi binggung dengan pembicaraan kami


" Jadi kalian adalah sepasang kekasih? baiklah artinya kau tidak akan marah-marah kan Hen pada Mai?" Kata Mario


" Bukan Pak,kami adalah mantan" kataku menegaskan kata mantan


"lagipula aku sudah memiliki orang penting yang mengantikan posisimu Anton" kataku pada Henry dengan menggunakan bahasa Indonesia


" Apakah dia lebih tampan dariku? lebih baik dariku dan apakah dia bisa membuatmu bahagia?" tanyanya


" Dia lebih tampan dan lebih nyambung saat kami mengobrol bahkan dia lebih romantis darimu" jawabku dan ku lihat Mario tersenyum bangga karena mengerti ucapanku dengan Henry dan yang lain hanya menyimak, berusaha menerka pembicaraan kami


" Setidaknya dia tidak mungkin bisa jadi fotografer handal sepertiku" kata Henry


" Sudah cukup, sampai kapan kalian akan berdebat? Henry bisakah kamu bersikap profesional tanpa memasukkan hal pribadi ke dalamnya?" kata Mario menghentikan perdebatan kami


" Dan Mai, dengan begini artinya dia tidak akan memarahimu......" kata Mario sambil menepuk bahuku dan berada di sampingku berkata " Ma chérie"


Dasar nekat nih bos satu. Di dunia entertainment dan dunia modeling ini sangat rawan sekali. Segala sesuatu bisa menjadi gosip atau skandal.


Aku tau kami lebih dari teman. Cara kami saling menatap, bercerita, bercanda, berlaku romantis aku rasa lebih dari seorang teman. Tapi aku masih belum ingin menjalani suatu hubungan yang hanya akan saling menyakiti. Aku lebih baik menyakiti hati lain daripada hati Mario,begitu juga sebaliknya.


Kemarin setelah kencan dengan beberapa model untuk membuat sebuah skandal yang disengaja,dia akan menceritakan semuanya sebelum dan sesudah hal tersebut terjadi. Hanya agar aku tidak salah paham,tapi aku malah tertawa dan membuatnya kesal karena aku tidak cemburu melainkan kasian pada para wanita tersebut yang dicampakkan begitu saja oleh Mario.


" Baiklah kita mulai Vika" kata Henry untuk memulai pemotretan


" Oke aku siap" kataku


" Duduk dan angkat tanganmu sedikit dibawah dagu dan berpose senyum natural" kata Henry


" oke sekali lagi" katanya


" sekarang menghadap kesini"


Setelah 3 jam berlalu dan waktunya makan siang tiba,kami sudah selesai. Dan aku langsung bergegas menuju keluar ruang pemotretan tapi Henry menahanku.


" Maukah makan siang denganku?" katanya


" Tidak bisa,aku ada janji" jawabku


" Kau janjian dengan kekasihmu itu?"

__ADS_1


" Tidak,aku ada janji keruangan pak bos karena kemarin ada hal yang perlu ku cek, sekarang lepaskan tanganku" kataku dan akupun berlalu


Saat di ruangan Mario...


Aku mengetuk pintunya namun tidak ada jawaban. Saat ku buka ternyata ada Yvone didalam yang sedang berusaha mencium bibir Mario tapi Mario menghindarinya.


" Permisi pak,kemarin kata bapak setelah pemotretan saya disuruh mengecek naskah beberapa iklan?" tanyaku langsung pada intinya


" Sayang apa kamu memberikan iklan L'oreal pada Mai? Aku sudah menantinya lama, Kenapa kamu berikan padanya?" tanya Yvone


" Itu bukan kebijakanku tapi itu permintaan dari Pak Jean Paul" jawab Mario


" Kata Pak Jean untuk iklan revitalift crystal,Dia membutuhkan model berwajah bening alami dan bercahaya murni seperti peri untuk menarik minat pembeli,makanya pak Jean Paul secara pribadi meminta Mai yang menjadi ambassadornya" jelas Mario


" Tapi kan..."


" Sudah kembali ke lantai 9 dan kau pemotretan dengan Alfred tidak ada alasan atau bantahan" jawab Mario mengusir Yvone keluar


" Baiklah dan untuk kamu Mai.... selamat ya, semoga syuting iklannya lancar" kata Yvone yang terjerat mata iblis milikku menyebabkannya tidak bisa marah atau benci padaku dan kemudian dia berjabat tangan denganku


" Mai kemari" kata Mario


" Baiklah" jawabku dan berlalu dari Yvone


" Kau cek dulu jadwal ini,jika kau ada kendala atau kau merasa tidak enak badan kau harus konfirmasi padaku agar ku sampaikan pada pihak yang jadwalnya harus diubah" jelas Mario


" Tidak masalah aku akan melakukannya sebaik mungkin" jawabku


"Dan Kau kejam sekali mengusir wanita yang ingin menciummu Mon Roi" lanjutku


" Kau tidak makan siang dengan Henry Ma chérie?"Tanya Mario


" Kau tidak makan siang dengan Yvone Mon Roi?" Aku balik tanya dan kamipun tertawa


" Tadi Yvone merengek dan benar-benar berusaha mengapaiku tapi tidak aku pedulikan" jawab Mario


" Tadi Henry juga menarik tanganku dan ingin mengajak makan siang tapi ku tolak" jawabku


" Apakah masih sakit?" tanya Mario dengan memeriksa tanganku dan menciumnya


" Sudah tidak sakit?" tanyanya


" Sudah tidak,jadi kita tidak bisa makan siang?"tanyaku


" Tentu bisa dengan pesan makanan" jawab Mario


" kita makan disini? nanti jika ada yang masuk bagaimana?" tanyaku


" Tenang kita juga masih harus membahas beberapa hal penting sambil makan siang" jawab Mario


Makanan datang dan seperti yang di bilang Mario,kita makan sambil membahas beberapa poin penting sebelum syuting iklan dan promosi karena nantinya aku akan mengikuti sesi wawancara dan pemotretan untuk majalah.


Hingga seseorang datang masuk tanpa mengetuk pintu.


Bersambung...


Thanks for reading 😘😘

__ADS_1


__ADS_2