EviL Eyes

EviL Eyes
Mai di mata Mario


__ADS_3

Happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like dan komentar positifnya 😘😘


Dia mulai terbangun dan terlihat seperti orang binggung.


POV Mario


Kemudian Mai akan tertidur kembali. Itu adalah kebiasaan Mai ketika sangat lelah. Dia akan terbangun tapi kemudian tertidur lagi. Dia adalah wanita paling hangat yang pernah ku temui,dia bisa menghangatkan hatiku yang dingin dan seenaknya sendiri terhadap wanita. Biasanya wanita yang terpesona terhadapku tapi kali ini sebaliknya,malah aku yang terpesona.


Kami memang tidak dalam suatu hubungan tapi kami tau bahwa kami saling mencintai. Karena dalam dunia entertainment seperti ini memang beresiko apalagi banyak pria di samping Mai dan banyak Wanita di sampingku dan seperti hari ini,Mai disiram oleh Quincy modelku dan Sophie yang ada scandal denganku. Sama halnya dengan Mai, akupun khawatir kalau kedekatan kami akan memicu beberapa pihak untuk menyakiti kami. Dan aku tidak bisa setiap saat bersamanya.


Beberapa kali Mai jatuh dalam bahaya dan untunglah aku dapat menyelamatkannya. Memang di Paris sini jika model atau seorang wanita menolak permintaan suatu perusahaan atau suatu instansi mereka pasti diculik dan berakhir mengenaskan. Dan Mai adalah pendatang yang tidak tau masalah ini dan akupun tidak mau membuatnya takut pada kota ini. Aku akan melindungi dia. Namun yang membuatku takjub adalah dia bisa menghadapi lawan model wanita lain seperti Yvone dan Sophie misalnya. Aku tau betul karakter keduanya yang sombong dan keras kepala, mereka hanya baik di depan kamera.


Aku ingat beberapa kali Yvone seperti ingin meledak-ledak tapi selalu surut saat berhadapan dengan Mai. Akupun juga begitu, amarahku seakan padam saat bersama Mai.


Aku teringat tentang kejadian beberapa hari yang lalu saat Mai datang dan pulang kantor bersama dengan Kelvin.


" Kau mau kemana?" tanya Kelvin


" terserah kamu saja aku ikut" kata Mai sambil bergandengan tangan dengan Kelvin waktu pulang


Dan aku diam-diam mengikuti Mereka berkencan. Namun sayangnya aku malas untuk melanjutkannya dan pulang. Namun tak lama kemudian Mai menelfonku.


" Apa?" Tanyaku


" Apa kau dirumah?" tanyanya


" Iya kenapa?"Tanyaku


" Oke aku otw" kata Mai


Dan tidak berselang lama Mai datang sendirian.Aku kira dia bersama dengan Kelvin. Dia lalu masuk ke kamar ku dan duduk di depanku.


" Kenapa kamu senyum-senyum begitu? senang keluar dengan Kelvin?" tanyaku


" Hahaha... Kamu tau Mon Roi dia itu gemetaran terus saat ku genggam tangannya" jawab Mai,dia tidak pernah menjaga image saat denganku


" Lha bagaimana bisa? dia kan juga model playboy maksudku banyak kekasihnya" jawabku


" Benarkah? dia jarang bercerita kalau tidak aku ajak berbicara,benar-benar membuat orang harus berusaha keras" katanya sambil melipat tangan aku hanya memperhatikan ketika dia berbicara


" Iya kan hanya beberapa hari ma chérie, Setelah dengan Henry juga, semua selesai. Tapi aku juga tidak tau klien selanjutnya bagaimana" kataku sambil mengacak rambutnya


" Heiii... rambutku kan jadi berantakan" katanya sambil merapikan rambut


" Kamu masih cantik ma chérie,sini aku bantu,menghadaplah sana" aku menyuruhnya untuk membelakangiku agar aku bisa merapikan rambutnya namun setelah itu aku mendekapnya dan mencium rambutnya dan seketika hatiku lega


" Kenapa? kamu cemburu melihatku dengan Kelvin?" Tanya Mai

__ADS_1


" Sudah tidak saat aku melihatmu memasuki kamar ini" jawabku


" Aku tau kamu pasti sedang marah jadi aku kesini dan bawa oleh-oleh" katanya


" mana oleh-oleh aku tidak lihat" kataku


" Ayo turun,aku tau saat kamu sedang marah kamu tidak selera makan dan sekarang sudah baikan jadi aku bawakan makan kesukaanmu"katanya dan kami memang saling mengenal dan tau kebiasaan masing-masing


" Sampai selengkap ini?" tanyaku saat kami ada dimeja makan


" Yupz.. ada Ratatouille,soupe a l'oignon,crème brulée dan baguette"jawabnya


" Lha ini ada beef bourguignon dan Farci poitevin untukku juga" aku menggodanya karena itu adalah favorit Mai,dia sekarang suka makanan khas Prancis


" Hei.. ini punyaku" jawabnya sambil mengambil piring tersebut


" lalu di kotak itu apa?" tanyaku penasaran


" itu tarte tartin untuk asisten rumah ini" jawabnya


" Jadi bukan untukku?" tanyaku


" Kau sudah mendapatkan banyak jangan serakah Mon Roi" katanya


" Besok belikan tarte tartin untukku" kataku menggodanya


" Ya ya baiklah" aku mengalah


Begitulah Mai dia selalu bisa memadamkan amarahku dan sekarang dia tertidur disini,semoga pada akhirnya dia akan pulang kesini sebagai istriku.


" Hmm.. Aku dimana?" tanyanya dengan mengucek mata


" Di kamarku Ma chérie" jawabku


" Mon Roi,Aku lapar" katanya


" Kau tidak diberi makan Kelvin saat kencan?" tanyaku


" Tidak,kami hanya ke coffe shop dan berbincang setelah itu ke perpustakaan" jawabnya


" Dasar,ayo turun kita makan" ajakku


" Gendong" katanya sambil mengulurkan kedua tangannya


" Dasar anak kecil, ayo" jawabku sambil menggendongnya dipunggungku dasar manja


" Kau mau makan apa?" tanyaku


" Farci poitevin" jawabnya

__ADS_1


" Kubisnya habis ma chérie" jawabku


" coq au vin saja kalau begitu,pasti ada ayam kan dikulkas dan wine digudang" jawabnya


" Baiklah tunggu sini biar Robert yang masakan" jawabku


" Harusnya kamu yang masak Mon Roi" katanya


" ya baiklah ma chérie,tunggu sini" kataku dan meninggalkannya di meja makan


Setelah beberapa saat...


" Bagaimana enak" tanyaku


" Selalu enak, kenapa tidak jadi koki saja Mon Roi ?" tanyanya


"Lalu siapa yang akan jadi bos Fantasi" tanyaku


" iya juga ya,ya sudah jadi koki pribadiku saja" katanya tertawa


" Ini menawarkan diri untuk menjadi istriku?" tanyaku


" Eh... bukan-bukan aku hanya bercanda" katanya


" Tapi aku serius" akupun memegang tangannya


" Boleh aku pikirkan Mon Roi" Kata Mai


" Baiklah sesukamu saja Ma chérie" Aku mencium tangannya dan terus menggenggam tangannya


" Setelah makan aku mau pulang ke apartemenku" katanya


" Kenapa tidak menginap disini?" tanyaku


" iya Cecil ingin ke apartemenku, Karena Quincy sudah balik ke Paris artinya Cecil juga. Tadi aku menelfonnya dan dia ingin menginap di apartemenku"jawabnya


" Baiklah nanti aku antarkan kau pulang" jawabku


" Habiskan makannya"Lanjutku


" Baiklah" jawabnya


Dan setelah selesai makan aku mengantar Mai pulang ke Apartemennya. Meskipun aku masih rindu tapi dia juga merindukan Cecil teman dekatnya jadi aku tidak ingin egois dan menahannya dirumahku terlalu lama.


Saat sampai dia langsung masuk ke apartemennya dan aku langsung merindukannya.


Bersambung...


Thanks for reading 😘😘

__ADS_1


__ADS_2