EviL Eyes

EviL Eyes
Dengan Kelvin


__ADS_3

**Happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like vote dan komentar positifnya 😘😘


*Seminggu kemudian...


POV Author***


Setelah jalan dengan Kelvin selama seminggu,Mai tidak merasakan perasaan apapun meskipun mereka bisa bercanda dan bisa nyambung. Dan saat ini mereka berdua tengah duduk di sebuah coffe shop untuk kencan terakhir mereka karena besok Mai harus mulai jalan dengan Henry.


" Bagaimana seminggu ini kencan denganku? Apakah kau akhirnya jatuh cinta padaku?" Tanya Kelvin


" Maaf,tapi aku hanya mengerjakan perintah saja dan tidak melibatkan perasaan" Jawab Mai dengan tersenyum lembut


" Tapi bolehkah jika aku yang jatuh cinta?" Tanya Kelvin mengenggam tangan Mai


" Itu hak kamu tapi aku tidak bisa membalasnya,maaf" jawab Mai tetap dengan senyum cantiknya


" Tidak masalah"


" Mai"


Saat Mai menoleh Kelvin hendak mencium bibir Mai.


" Tolong ingat batas-batasnya Vin,aku tidak ingin relasi kita jadi rusak karena ini" kata Mai dengan menahan Kelvin agar tidak menciumnya


" Maafkan aku,kalau begitu bolehkah aku mengajakmu berjalan-jalan sebelum nanti kau di jemput oleh Henry?" tanya Kelvin


" Tidak masalah ayo" kata Mai dan mereka berdiri


Saat dijalan mereka saling diam dan Mai sedang berusaha mencari topik pembicaraan begitu pula sebaliknya,Kelvinpun sedang berfikir untuk buka suara.


" Kita akan kemana?" tanya Mai


" Kau mau kemana? Apakah ada tempat yang ingin kau kunjungi?" tanya Kelvin


" perpustakaan bolehkah?" tanya Mai


" Kau sangat suka sekali dengan buku ya?" tanya Kelvin


"Iya karena aku bisa kemanapun dan membayangkan apapun sesukaku saat membaca buku" jawab Mai


" Hobi yang sangat bermanfaat"


" Tentu"


" Kau mau ke perpustakaan mana?" tanya Kelvin


" Le libérale du français atau the America library in Paris?" Tanya Kelvin


" Ke le librairie du Canal" Jawab Mai


" Kenapa kesana?" tanya Kelvin


" ya karena aku ingin kesana Vin, sebenarnya ini terlambat juga sih tanyanya tapi apakah kau suka membaca?" tanya Mai


" Sejujurnya tidak suka tapi aku ingin membangun chemistry denganmu jadi kita harus terlihat cocok satu sama lain" jawab Kelvin

__ADS_1


" Kau benar,maaf kalau kau jadi harus selalu mengikutiku jadinya" kata Mai


" Tidak masalah,aku senang saat denganmu" jawab Kelvin


" Aku heran kenapa kau tidak pernah bosan dengan buku-buku itu" kata Kelvin


" Bagiku membaca buku itu seperti jalan kebanyak tempat dengan berbagai situasi,jika kamu bisa membayangkan,membaca itu sama dengan menonton film" jawab Mai


" Baik kita sudah sampai,ayo turun" kata Kelvin


" Seperti cafe ya tempatnya" lanjut Kelvin


" memang,aku suka dengan tempat ini, ayo masuk" jawab Mai


" Apa kau sering kesini?" tanya Kelvin


" sometimes"


" Dengan?"


" someone" batin Mai


" sendiri" jawab Mai


" Apakah kamu tidak kesepian?" tanya Kelvin


" Tidak sama sekali, sebentar aku ingin ke toilet" kata Mai


" silahkan,aku akan menunggu dikursi itu" jawab Kelvin dengan menunjuk kursi yang akan dia duduki


" Sial aku tidak bisa melihat mereka" batin Mai


" Siapa kalian? dan apa salahku pada kalian?" tanya Mai


" Kau tidak perlu tau siapa kami yang jelas menjauhlah dari Kelvin,sudah bagus sekarang tidak jalan dengan Mario pemilik Fantasi tapi malah jalan dengan Kelvin,Apa akhirnya Mario membuangmu dan kau beralih pada Kelvin?" tanya perempuan tersebut


" Aku tidak pernah menjalin hubungan dengan siapapun dan kalian silahkan rebut siapapun yang kalian inginkan aku tidak masalah, sekarang bolehkah aku membersihkan diri?" Tanya Mai baik-baik


" Menurutmu kami akan percaya? bukankah sekarang kau kesini dengan Kelvin"tanya salah satunya


" begini, sebelum aku jawab bolehkah aku cuci muka dulu,mataku terasa pedih" kata Mai


" cepat..!" Bentak mereka


Mai dengan cepat mencuci wajahnya sebelum mereka berubah pikiran.


" Quincy ? kenapa kau bisa bersama dengan Shopie?" tanya Mai setelah matanya sudah bisa melihat


" Kami memang mengikutimu dan selama seminggu ini kau selalu bersama dengan Kelvin kan? bahkan tadi sebelum kesini Kelvin menyatakan cintanya padamu?" tanya Quincy karena dia sangat menyukai Kelvin


" Dan kau juga sering bersama Mario kan?" tanya Sophie


Sebelum Mai menjelaskan,Mai menggunakan kekuatan matanya untuk mengambil hati lawan bicaranya.


" Tenang dulu,Kelvin memang menyukaiku dan itu sebatas suka dan aku juga tidak membalasnya dan untuk Mario,aku adalah model kontrak Fantasi. jadi, aku dan Yvone memang sering bersama Mario kau bisa tanyakan pada Quincy karena dia sudah kontrak dengan Fandi jadi lebih sering berada di Roma" Jawab Mai


" Hehehehe... iya benar juga ya,maaf ya Mai aku sudah salah paham, apakah kau perlu jaketku?" tanya Quincy perasaannya berubah karena mata Mai dan diapun akan melepaskan jaketnya

__ADS_1


" Tidak perlu Quin,aku bisa beli baju di toko sebrang" jawab Mai sambil menahan tangan Quincy


" Maaf aku juga sudah salah paham padamu Mai" kata Sophie dengan mengenggam tangan Mai


" Nanti Kelvin akan bertanya padamu jika kau basah begini" kata Quincy


" Tidak masalah,kau bisa menemui Kelvin untuk mengalihkan perhatian" kata Mai


" Terimakasih Mai dan baiklah aku akan menemui Kelvin,Ayo Phie" kata Quincy


Setelah Mai membersihkan badannya,dia berjalan keluar dan berkerjasama dengan Quincy dan Sophie untuk berlari menuju toko baju di sebrang jalan.


Mai mencoba beberapa baju yang mirip dengan baju yang dia kenakan hari ini. Dan banyak orang dan pegawai toko yang mengenalinya sebagai model pendatang baru yang cukup terkenal apalagi dia sekarang ini sering terlihat bersama dengan Kelvin,model tampan dengan sejuta pesonanya.


" la sœur de mai davika Hoorne puis-je prendre une photo et lui demander son autographe? (kakak Mai Davika Hoorne, bolehkah foto bersama dan minta tanda tangannya?)" kata salah orang


" Oui.. bien (Ya,baiklah)" jawab Mai seraya tersenyum manis


Cukup banyak yang meminta berfoto bersama dan hal ini menyebabkan Mai jadi lama. Dia takut Kelvin akan curiga dan menyusulnya ke toilet. Mai bergegas kembali ke perpustakaan namun sebelum itu dia menghubungi seseorang untuk menolongnya.


" Tolong kesini dan bantu aku, please!" kata Mai


" Aku akan share located" lanjut Mai


Dan tidak lama kemudian Mario datang.


" Ma chérie bukankah seharusnya sekarang ini kencan terakhirmu dengan Kelvin?" tanya Mario


" Maaf,Mon Roi tadi aku terjatuh di toilet dan bajuku basah,aku tidak ingin keluar dengan keadaan kacau jadi please tolong antarkan bajuku ke apartemenku" Jawab Mai sedikit berbohong karena dia tidak ingin menjelekkan Sophie di depan Mario


" aku jadi jasa antar ini,apa bayarannya?" tanya Mario


" Nanti saja,aku akan mampir ke rumahmu saat kencan ini selesai" jawab Mai


" Baiklah aku tunggu Ma chérie" Kata Mario


Mai berlari menuju perpustakaan karena ini sudah terlalu lama.Dia melihat sekeliling perpustakaan dan tidak mendapati Kelvin maupun Sophie dan Quincy. Mai pun menghubungi Kelvin.


" Hallo Vin? Apakah kau sudah pulang?" tanya Mai


" Iya aku sudah mengantar Quincy seperti pesanmu,Aku sudah memastikan apakah kau sedang ditoilet apa tidak, karena aku takut dia berbohong karena aku tidak ingin meninggalkanmu,dan apakah kau sudah pulang diantar Henry?" tanya Kelvin


" kenapa mereka jadi berpesan seperti itu?" batin Mai


" Iya,aku sudah sampai dengan selamat dan maaf tadi tidak sempat mengabarimu karena buru-buru" jawab Mai dengan perasaan tidak enak karena hari ini dia sudah berbohong pada Mario dan sekarang pada Kelvin


" Iya,tidak masalah aku yang minta maaf karena memang seharusnya kau waktunya bersama dengan Henry, terimakasih untuk waktunya" kata Kelvin


" Terimakasih atas waktunya juga Vin, dan maaf aku tutup dulu" kata Mai


" Baiklah Mai" jawab Kelvin


Mai tetap melanjutkan niatnya membaca buku namun dia merasa seharusnya dia bersama dengan Mario, tapi saat ini Mario sedang mengantarkan bajunya. Lalu,tiba-tiba saja seseorang menutup kedua mata Mai dengan tangannya dari belakang.


Bersambung...


Thanks for reading 😘😘

__ADS_1


__ADS_2