
Happy reading happy people 😉😉
Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like vote dan komentar positifnya 😘😘😘
POV Mai
Aku sedang berjalan menuju lobby karena sudah waktunya pulang namun saat sudah ada diluar tiba-tiba saja ada seseorang yang membekap mulutku dan menutup mataku. Untuk ketiga kalinya aku diculik,aku pasrah saja karena aku yakin pasti Papa atau Mario akan menolongku,aku yakin.
Setelah perjalanan beberapa waktu....
Karena saking tenangnya hingga aku ketiduran. Celaka aku tidak tau sudah berapa lama aku tertidur. Seseorang menyuruhku duduk dan aku merasa bajuku sudah diganti. Apakah aku akan di jual?..
POV Mario
Aku berniat melamar Mai. Tapi sebelum itu aku pergi untuk pulang ke rumah, menjelaskan pada Mama apa yang telah terjadi pada Papa dan meminta restu untuk menikahi Mai.
Setelah beberapa hari aku tidak mengunjungi Mama aku masih berdiri di depan pintu keluarga Maurer dengan ukiran berlambangkan huruf MM besar.
akupun membuka dan beberapa pelayan menyambutku seperti biasanya. Akupun bergegas ke ruang baca keluarga karena Mama biasanya menghabiskan waktu disana.
Tapi pemandangan tak wajar tengah ku lihat. Mama dengan Om Miquel tengah membaca buku namun dengan posisi Om miquel tidur di pangkuan Mama. Jika orang lain melihat pasti akan salah paham sepertiku.
" Mario kau pulang sayang?" Tanya Mama salah tingkah
" Mario apa ada masalah dengan usahamu?" tanya Om Miquel langsung duduk
" Aku ingin memberi tahu Mama sesuatu, mungkin ini kabar buruk tapi bisa jadi kabar gembira" Ucapku
" Kabar apa itu? Apa akhirnya Papamu mendapatkan tujuannya dan Mai meninggal?" tanya Mama
" Mama tau rencana Papa?" tanyaku penasaran
" Mama tau tapi tidak bisa mencegahnya,Mama minta maaf karena Mama tidak bisa merubah pikiran Papamu" sesal Mama,aku tau Mama tidak akan pernah bisa menang jika debat dengan Papa karena Papa sangat egois tapi Papa adalah Pemimpin yang hebat
"Tapi sayangnya Papa gagal dan tersedot oleh segel pintu rahasia yang ingin Papa buka, sedangkan Mai selamat" Ucapku sedikit menutupi kebenaran
" Mama sudah memperingatkannya bahwa pasti ada resikonya,tapi kau tau sendiri Papamu bisa baik dan menghargai orang lain bahkan bawahannya tapi tidak pernah bisa menghargai pendapat Mama" Aku lihat Mama seperti memendam kekesalan pada Papa
" Kak Stevia maafkan kakakku,selalu bersikap egois padamu" kata Om Miquel, apakah dibelakang Papa mereka ada affair?
__ADS_1
" Terimakasih Kamu selalu mendukungku dan selalu memberikan semangat" jawab Mama, kenapa aku jadi muak melihatnya?
" Ma,aku kesini tidak hanya memberi tahu kabar tentang Papa tapi juga aku ingin meminta restu pada Mama jika aku berniat melamar Mai" ucapku pada Mama
" Mama merestuinya, semoga kalian bahagia dan ingat pesan Mama, Menikah tidak akan berhasil jika hanya bermodalkan cinta,butuh komitmen, kepercayaan dan saling melengkapi dan menghargai pasanganmu" pesan Mama yang mungkin juga curahan hati Mama
" Baiklah Ma,aku harap Mama bisa datang kerumahnya Om James Angkasa nanti aku share lokasinya pada Mama" ucapku
" Tidak perlu, Mama sudah pernah kesana" kata Mama
" Kalau begitu aku pergi dulu Ma" Pamitku pada Mama.
Waktu Mai pulang kerja....
Aku sengaja menyuruh beberapa orang untuk pura-pura menculik Mai. Namun saat sampai di rumah dia tertidur, sesantai inikah dia saat diculik? karena orang- orang yang aku suruh tidak menggunakan obat bius.
Aku meminta bantuan Tante Nadine dan Stephanie untuk mendandani secara natural dan Menganti bajunya tapi tetap menutup mata dan mulutnya.
Saat sudah selesai,Mai sepertinya terbangun lalu Om James menuntun Mai keruang keluarga dan didudukan di sebuah kursi.
POV Author
Mario sudah berlutut didepan Mai lalu James membuka penutup mata dan mulut Mai. mata mai masih mengerjap untuk menyesuaikan dengan cahaya ruang tersebut. Disaat Mai bisa melihat dengan jelas,Mario pun berkata
Mai menutup wajahnya tidak percaya bahwa Mario yang menculik dan memberikan dia kejutan lamaran yang romantis karena banyak bunga dan hiasan di ruang keluarganya.
Mai membuka tangannya dan melihat sekeliling,ada keluarganya dan keluarga Mario disana.
Mai tidak juga menjawab karena speechless padahal orang-orang sudah menunggu apa jawaban dari Mai.
" Kak, sampai kapan kakak bengong seperti itu,jawab dong" kata Stephanie membuyarkan kekaguman Mai pada kejutan Mario
" Yes,i do" ucap Mai dan Mario pun mengenakan cincin yang sudah dia beli Sebelumnya pada jari manis Mai,Dan Mai pun juga memasangkan cincin serupa pada jari Mario
" Yey... akhirnya kakak akan menikah dengan Pak Mario" Ucap Stephanie membuat orang-orang tertawa
" Sekarang aku kan menjadi kakak iparmu,jadi tidak perlu panggil Pak jika tidak di kantor" Jawab Mario
" Kakak Mario" Stephanie hampir memeluk Mario karena saking senangnya
__ADS_1
" Aku kakak iparmu tapi hanya suka memeluk kakakmu" Ucap Mario dengan cepat bersembunyi dibelakang Mai
" Ini peluk kakakmu saja" tambah Mario
semua orang tertawa melihat tingkah mereka.
" Pak James dan Ibu Nadine sudah tetapkan kalau pernikahan mereka berdua diadakan bulan depan dan kami akan mengurusnya" ucap Stevia dengan ditemani Miquel disampingnya
" Ngomong-ngomong kemana pak Millard? Kenapa ibu Stevia kesini dengan pak Miquel?" tanya Nadine karena Nadine tidak tau kebenarannya
" Terjadi kecelakaan saat kakak dinas ke Amerika Minggu lalu,maaf harusnya kakak saya yang berada disini" jelas Miquel
" Maaf,saya tidak tau, saya turut berbelasungkawa atas kematian suami anda Bu Stevia" ucap Nadine
" iya terimakasih Bu Nadine atas perhatiannya" jawab Stevia
" Iya sama-sama,jika Bu Stevia butuh teman,kesini saja kita bisa jalan-jalan bersama anak-anak" tawar Nadine
" terimakasih untuk tawarannya, kapan-kapan saya akan mampir jika senggang" jawab Stevia
" Baiklah,saya tunggu kedatangannya" ucap Nadine
" Kalau begitu saya permisi pulang dulu,nanti jika persiapannya butuh pertimbangan saya akan menghubungi Bu Nadine, soalnya takut seleranya beda"kata Stevia sambil pamit pulang
" tidak masalah jika seluruhnya dengan pilihan Bu Stevia,dan hati-hati dijalan" ucap Nadine sambil mengantar Stevia dan Miquel ke parkiran
Semuanya bahagia,tampak Stephanie sudah memiliki seorang gandengan yang tak lain adalah Kelvin yang pernah kencan dengan kakaknya. James dan Nadine melihat kedua anaknya bahagia, mereka berdua merasa lega apalagi James karena dia berhasil menyelamatkan Jenanya dan bisa melihat istri dan kedua anaknya tertawa bahagia.
Hari Pernikahan....
Setelah segala persiapan pernikahan Mai dan Mario selesai, Mereka akhirnya menikah di Notre Dame de Paris karena persiapannya ditentukan oleh Stevia Mama Mario maka jelas harus terlihat glamor dan istimewa.
Dan undangan pernikahannya juga mewah karena ada tiket pesawat bagi undangan yang berada di luar negeri, dan mengundang banyak CEO,desainer,dan model kenamaan dunia.
Mai dan Mario mengucapkan janji setia sehidup semati di depan keluarga dan para tamu undangan. Kemudian malamnya masih ada resepsi di Vaux-le-Vicomte,dulunya adalah istana raja Louis XIV dan sekarang bisa disewa untuk acara penting dengan harga cukup mahal tapi tidak Masalah bagi keluarga Maurer.
**END
Thanks for reading 😘😘
__ADS_1
Terimakasih untuk para reader yang setia dan selalu memberikan semangat, like, vote,kritik,saran dan komentar positifnya 😘😘😘😘
Love you all 😘 😘😘**