EviL Eyes

EviL Eyes
Mencari Solusi


__ADS_3

happy reading happy people 😉😉


Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan like vote dan komentar positifnya 😘😘


Mai segera keatas dan masuk ke apartemennya untuk memikirkan sebab akibat hilangnya kekuatan matanya. Dia berusaha mengingat apa yang membuat kekuatannya menghilang dan apa yang bisa membuatnya kembali.


POV Author


Seharian kemarin dia kencan dengan Kelvin dan berakhir disiram oleh Sophie dan Quincy. Lalu pulang dengan Mario dan Tidur dengan Cecilia.Tidak ada yang aneh dari semua kegiatan hari Sebelumnya.


Apa mungkin Sophie dan Quincy memasukkan sesuatu kedalam air yang mereka gunakan untuk menyiram Mai?..


Atau Kelvin? .. Apa mungkin Mario, karena kemarin diperpustakaan Mario sempat menutup mata Mai dari belakang? Atau mungkin Cecil? mungkinkah saat Mai tertidur Cecil mengambil kekuatan matanya?..


Banyak hal yang dipikirkan Mai saat ini. Dia memikirkan ulang penyebab hilangnya kekuatan matanya. Tapi jika air,air itu haruslah mengandung racun. Tapi kemarin air yang dipakai Sophie dan Quincy memang terasa pedih dimatanya. Jika Kelvin, harusnya kopi yang dia berikan mengandung air dari 7 gunung tapi hal itu tidak mungkin. Dan Mario, mungkinkah dia memiliki kekuatan penetralisir mata iblis? sehingga saat tangannya menyentuh mata Mai,maka kekuatan matanya akan hilang. Terakhir adalah Cecil,apa dia memiliki kunci pemanggil mata iblis agar bisa beralih kepadanya?


Untungnya, Orang yang menghilangkan kekuatan mata iblis Mai tidak mencongkel matanya jadi dia bisa mengunakan kotak pembangkit mata iblis dan mengorbankan rambutnya. Mai memotong rambutnya dan meletakkannya pada suatu kotak.


Dan diatas kotak tersebut,Mai memercik darahnya untuk mengetahui siapa yang telah mengunci/mencuri kekuatan matanya. Meskipun dia ingin menghindari langkah ini, karena terbilang ekstrim,Tapi pada akhirnya dia memakai langkah ini, karena dia yakin Mario dan Cecil tidak mungkin mencelakainya,bagi Mai kemungkinan besar adalah Sophie dan Quincy. Jadi,jika salah satu dari mereka menjadi korban dari kotak pembangkit kekuatan matanya dia tidak ragu.


Namun kenyataannya tidak sesuai dengan pemikiran Mai. Yang tertera di atas kotak tersebut adalah nama yang tidak pernah terfikirkan olehnya.


Keesokannya....


Mai tampil Fresh dengan rambut pendeknya.


" Bonjour (Pagi)" sapa Mario


" Bonjour Monsieur (Pagi pak)"jawab Mai


" quand tu te coupes les cheveux ?(kapan kamu memotong rambutmu?)"tanya Mario


" hier monsieur (kemarin pak)" jawab Mai


" où? (Dimana?)"


" Bien sûr au salon (tentu saja di salon)" jawab Mai


Setelah itu mereka harus berpisah dan menuju lantai masing-masing. Mai dilantai 9 dan Mario dilantai 11.


Mai berjalan dengan perasaan lega karena Mario tidak ada niat buruk terhadapnya. Dan mulai sekarang dia tidak akan menggunakan mata iblisnya secara sembarangan. Tidak lagi menggunakannya di depan seseorang. Dan mulai sekarang harus bersikap lebih biasa dan lebih natural lagi agar terlihat tidak memiliki kekuatan lagi.


Seperti biasanya,Mai menjalani sesi pemotretan dengan fotografernya adalah Henry. Henry juga terpesona dengan tampilan baru dari Mai. Dia tidak pernah melihat Mai dengan rambut pendek. Ini adalah kali pertamanya. karena saat SMA dulu Mai selalu memiliki rambut panjang.


" Sangat cantik" kata Henry


" Aku harus pose bagaimana?" tanya Mai


" Sesukamu saja,semuanya tampak sempurna" jawab Henry


Dan seperti biasa setelah pemotretan,dia harus kencan. Dan untuk seminggu kedepan adalah dengan Henry yang ingin dia hindari.


" Apa kamu lapar?" tanya Henry


" ehm.. lumayan"

__ADS_1


" Mau makan?"


" Terserah kau saja"jawab Mai dengan enggan


" baiklah, apa kau mau makan seafood"


" tidak mau"


" Lalu kau mau makan apa?"


" Terserah kamu"


" Baiklah Bebek mau?"


" Tidak Mau"


"Baiklah kita makan ditempat kemarin karena menyediakan sayur dan seafood"


" Baiklah"


Selalu saja Henry harus menerima segala perlakuan Mai. Karena Henry juga menyadari akan kesalahannya yang tidak bersikap gentleman. Seharusnya dia menemui Mai secara langsung apapun resikonya dulu.


Dan ternyata seluruh surat yang dia kirim sangatlah sia-sia karena tidak ada satupun yang berhasil sampai ketangan Mai.


Mereka sampai direstoran kemarin dan memesan makanan yang sama pula dengan yang kemarin. Mai memang sengaja tidak memberi tahu segalanya pada Henry karena baginya semua itu cukup Mario saja yang tau.


Saat sudah selesai makan, Henry mengajak Mai untuk berjalan-jalan.


" kita mau kemana?" tanya Mai


"Terserah kau saja"


Mereka berdua sampai di suatu taman besar. Dan keduanya pun turun. Meskipun Mai enggan berpanas-panasan,tapi dia ingin menghargai niat baik Henry. Karena meskipun hari menjelang sore tapi matahari masih menyengat bagi Mai. Mai hanya rela berpanas-panasan jika itu adalah tugas pemotretan.


" La villatte?" tanya Mai


" Benar,kau tau?" tanya Henry


" Hanya dari buku"


" Selama ini tidak pernah kesini?"


" Tidak"


" Kenapa?"


" Karena aku sibuk pemotretan"


" Benar juga,dan sekarangpun kesini karena tugas kencan"


" Hei,,bisakah menjaga lisan saat diluar?"


" oke maaf"


" Denganmu aku selalu ingin marah"

__ADS_1


" Marah saja tidak masalah"


Setelah berkeliling,Mai merasa masih lebih baik berjalan dengan Kelvin tapi lebih baik lagi dengan Mario. Dengan Henry rasanya ingin marah dan marah.Setelah itu Mai diantar pulang oleh Henry.


Saat di apartemen...


" Mon Roi" Kata Mai saat masuk dan melihat Mario duduk


" Hai.. ma chérie, Bagaimana kencannya?" tanya Mario


" Entahlah,aku tidak bisa membangun chemistry dengan Henry"jawab Mai


" Sini duduklah"kata Mario dan Mai duduk dipangkuan Mario


" Sebenarnya ada hal penting yang ingin ku ceritakan padamu" kata Mai takut


"Hal apa itu?" tanya Mario


"Tapi aku takut kau akan menjauh setelah tau hal ini"


"I promise never leave you (aku janji tidak pernah meninggalkanmu)"


" Selama ini aku memiliki kekuatan pada mataku"


"aku percaya padamu,lalu?"


" Kemarin sempat menghilang, untungnya pencuri kekuatan mataku tidak sampai mencongkel mataku"


" Akan aku bunuh jika hal itu terjadi ma chérie,lalu apakah bisa kembali?"


" sebenarnya bisa tapi aku tidak ingin merebutnya kembali jadi aku mengorbankan rambutku untuk membuka kekuatan mataku pada tingkat selanjutnya"


" Untunglah,memangnya kekuatan mata itu berguna untuk apa?"


" untuk meredam amarah lawan,menarik simpati,membuat seseorang jatuh hati,memperalat seseorang untuk menyakiti orang lain dan masih banyak lagi"


" Pantas aku jatuh hati,kau mengunakan kekuatanmu padaku?"


" Tidak pernah,dari awal kau sendiri yang merayuku tanpa melihat mataku"


" iya kau benar juga ma chérie, pantas saja Yvone dan Sophie bisa padam amarahnya"


" Tapi masalahnya kemarin aku mengunakan kotak pembangkit kekuatan mata untuk mencari tahu siapa yang sudah mencuri kekuatanku dan kotak tersebut pasti akan mencari orang tersebut dan membunuhnya, Karena kotak itu adalah pembangkit dan pelindung kekuatan mata"


" Kau tidak perlu khawatir,jika ada korbannya aku akan membersihkannya untukmu"


" Terimakasih Mon Roi dan Maaf merepotkanmu"


" Hei disini jika hal besar seperti itu terimakasihnya juga berbeda, seperti ini" Mario ******* bibir Mai


" Ish dasar mesum" Tapi Mai membalasnya bahkan ******* ganti bibir Mario.


" Lalu siapa korban kotak tersebut yang tidak lain adalah pencuri kekuatan matamu?" tanya Mario


Bersambung...

__ADS_1


Thanks for reading 😘😘


__ADS_2