
Happy reading happy people ππ
Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan like, vote dan komentar positifnya ππ
POV Author
Hari ini pemotretannya lebih cepat dari kemarin,Mario benar-benar serius dalam pengambilan gambar. Sebelum jam makan siang mereka sudah selesai. Mario mengajak Mai untuk makan siang.
" Apakah kamu lelah?" tanya Mario
" Yang jelas tidak selelah seperti kemarin" jawab Mai
" oΓΉ allons nous ? (kita mau kemana?)" kata Mai
" Les Ombres" jawab Mario
" Je ne comprends pas ( Aku tidak mengerti)" kata Mai
" itu nama restorannya" jawab Mario
Mereka memesan beberapa masakan khas Prancis. Meskipun ini ruang lingkup yang baru bagi Mai,namun dia cukup bisa beradaptasi karena dia selama ini lebih suka makan roti dan salad.
" Sekarang bisa menjawab pertanyaan yang kemarin aku ajukan?" tanya Mai
" pertanyaan tentang apakah aku juga seorang playboy?" tanya Mario
" Benar,maukah menjawabnya?" tanya Mai
" Baiklah tapi kau tidak boleh membenciku" jawab Mario
" Tentu saja tidak akan,itu adalah kehidupan pribadimu,aku hanya ingin tau saja" jawab Mai
" Aku memang seorang playboy yang sering pergi ke club' malam" jawab Mario
" Tidak masalah karena itu kehidupanmu dan itu juga hakmu untuk bersenang-senang" jawab Mai santai
" Bisakah aku percaya padamu" kata Mario
" wani Piro? (berani berapa?)" tanya Mai
" Apa itu maksudnya?" tanya Mario
" Berani berapa?" jawab Mai
" itu bahasa Indonesia?" tanya Mario
" iya tapi lebih tepatnya bahasa Jawa" jawab Mai
" Kamu orang Jawa? itu apanya Indonesia?" tanya Mario
" Anak kandungnya" jawab Mai sambil tertawa
" memangnya Indonesia dihamili siapa jadi punya anak Jawa?" tanya Mario dan Mai semakin tertawa
" Di hamili Belanda" jawab Mai dengan tertawa
__ADS_1
" Jadi mereka LDR, kasian Indonesia" jawab Mario seperti sedang iba pada seseorang.
" Sudah-sudah aku jadi tidak bisa berhenti tertawa" kata Mai
Mario terpesona melihat Mai yang sedang tertawa. Lalu mereka sama-sama terdiam karena Mai menyadari jika Mario sedang menatapnya.
" Bisakah kau mengajariku bahasa Indonesia dan bahasa Jawa?" tanya Mario
" Bisa,Dan kau bisa mengajariku bahasa Prancis" jawab Mai
" Setelah makan siang ini, apakah bisa pulang atau harus kembali ke kantor?" tanya Mai
" Kembali ke kantor karena harus meeting untuk Fashion Week besok" jawab Mario
" Bukankah aku tidak ikut" kata Mai
" Kau Salah,kau bukan dalam kategori pendatang baru melainkan masuk dalam kategori profesional jadi kau diikutsertakan,makanya 2 hari ini adalah sesi wajib setelah itu kau bisa ke kantor sewaktu-waktu atau bisa membantu yang lain saat pengambilan gambar di luar ruangan jika kamu tidak takut sinar matahari" kata Mario
" Aku tidak takut sinar matahari,aku akan bekerja sebaik mungkin" jawab Mai
" Bagus,ayo kembali ke kantor" ajak Mario
Di kantor...
Mario datang dengan Mai disampingnya. Lalu tiba-tiba seorang wanita datang.
" Sayang, Kenapa Aku Tidak diikutsertakan dalam fashion week besok" kata seorang model yang kini memegang lengan Mario
" harusnya aku yang bertanya, seminggu ini kamu kemana?" tanya Mario terlihat marah
" Yvone kamu tidak bisa seenaknya sendiri,sekalipun kamu sedang syuting,kamu harusnya bisa dihubungi bukannya malah menghilang,disini ada peraturan dan kamu tau sendiri resikonya. Jika kamu tidak memenuhi panggilan sebelum fashion week maka kesempatanmu hilang bersama dengan hilangnya kabarmu kemarin" jawab Mario
" Pak,saya permisi ke Ruang meeting" kata Mai dan berjalan menuju lift
" Tunggu Mai,dan untuk kamu Yvone ini peringatan,jika kamu mengulanginya lagi maka aku anggap kamu melanggar kontrak,dan aku bisa membawa kasus ini ke pengadilan" kata Mario sambil mengejar Mai.
" Apakah dia kekasihmu?" tanya Mai saat mereka sudah didalam lift
" Dulu,tapi sekarang bukan" jawab Mario
" kenapa?" tanya Mai
" Kalian sudah putus?" tanya Mai
" iya,aku memutuskannya karena dia berselingkuh, semenjak itu aku merasa sudah cukup,lalu beginilah akhirnya. Sekarang wanita yang mendatangiku dan takdir seakan mengejekku dengan mengirimkan Yvone sekali lagi dalam kehidupanku" jawab Mario
" Sudah,itu sudah berlalu,ayo kita harus menghadiri meeting,dan jangan cemberut, senyum yang lebar" kata Mai berusaha menghibur meskipun tidak tahu harus berkata apa
" Bien . ma chΓ©rie ( Baiklah sayangku)" jawab Mario seakan mendapatkan semangat baru
" oui Mon roi (iya rajaku) " kata Mai
" Apa ulangi sekali lagi" kata Mario
__ADS_1
" Oui mon roi" jawab Mai
" berarti aku tidak salah,ayo masuk" jawab Mario
Setelah Meeting selesai,sudah diputuskan bahwa yang mengikuti fashion week kali ini adalah Mai, Stephanie, Cecilia yang Minggu depan masuk dalam kategori profesional, Quincy, Renee,Florian, Sandra,dan Valeria.
Semuanya pulang dan saat Mai turun ke lobby dengan Cecilia dan Stephanie, Tiba-tiba Yvone menarik Mai keluar dari lift. Sepertinya dia sudah menunggu saat ini
" Apakah kamu baik-baik saja?" kata Yvone seperti menyesali perbuatannya
Cecil dan Stephanie heran dengan perubahan sikap yang ditunjukkan oleh Yvone. Mereka berdua mengira ini siasat dari Yvone.
" Aku tidak apa-apa, Apakah ada perlu denganku dan apakah terburu-buru?" tanya Mai
" bolehkah tau namamu? aku Yvone" kata Yvone dan hal ini membuat Cecil dan Stephanie terkejut bukan main karena saat Yvone menarik tangan Mai, mereka mengira Yvone akan melabrak Mai
" Aku Mai Davika, senang berkenalan denganmu" kata Mai
" Bolehkah pulang bersama dengan kalian" kata Yvone
Hal ini sungguh benar-benar keajaiban dunia karena Yvone selama ini terkenal sombong dan angkuh. Dia suka seenaknya sendiri karena dia seorang model profesional dan mantan pacar bos mereka.
" Baiklah tapi aku turun di toko buku saja" kata Mai
" Baiklah ayo kita jalan" jawab Yvone dengan mengandeng tangan Mai dan berjalan didepan Stephanie dan Cecilia
" Apakah ini siasat Yvone untuk kemudian menusuk Mai?" tanya Stephanie dengan berbisik pada Cecilia
" Aku rasa juga begitu, bukankah kita harus dekat dengan sahabat tapi lebih dekat lagi dengan musuh Agar tau kelemahan mereka" jawab Cecilia
Mereka bertiga masuk ke dalam mobil Yvone.
"Kita ikut Mai ke toko buku atau kalian aku antar langsung pulang?" tanya Yvone
" Kita langsung pulang saja karena harus beristirahat" Cecil dan Stephanie kompak menjawab untuk menjauhkan Mai dari Yvone
" Baiklah,dan setelah Fashion Week besok apakah kalian ada waktu?" tanya Yvone
" Aku langsung pulang, bagaimana dengan kalian?" tanya Mai
" Kami ada waktu, apakah kita akan pergi ke suatu tempat?" tanya Cecil
" ada tempat coffe shop baru di dekat perusahaan jadi apakah kalian Mau ikut?" Tanya Yvone
" Kita mau" jawab Cecilia dan Stephanie
" Aku turun disini, terimakasih atas kebaikannya Yvone" kata Mai
" Tidak masalah dan kami pergi dulu" jawab Yvone
" Kalian hati-hati dijalan" kata Mai
" Oke bye" jawab Cecilia dan Stephanie
" hufttt.. Untung saja waktunya tepat,Maaf Yvone aku tidak berniat jahat tapi aku juga tidak ingin bertengkar dikantor,aku terpaksa menggunakan EviL Eyes ini" Batin Mai
__ADS_1
Bersambung..
Thanks for reading ππ