
Happy reading happy people 😉😉
Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan like vote dan komentar positifnya 😘😘
POV Author
Mario mamandangi foto Mai yang dia ambil setelah fashion week Dior kemarin. Dia tidak bisa menghabiskan waktu dengan Mai karena hari ini Mai harus kencan dengan Henry dan selama seminggu ke depan Mai cuti untuk pulang ke Indonesia.
Di Tempat lain...
Orang yang sedang dirindukan Mario juga sedang merindukannya. Tampak Mai sedang melihatin crème brulée yang ada didepannya, desert kesukaan Mario dan Mai.
" Mai,apa kamu tidak suka?" tanya Henry
" Suka" jawab Mai dengan ekspresi datar
" Apakah kau masih tidak bisa memaafkan ku?" tanya Henry
" Aku bahkan sudah melupakanmu tapi aku tidak mengerti kenapa harus bertemu denganmu lagi" kata Mai dengan menyendok crème brulée nya
" Kenapa kau tidak mau mendengarkan penjelasanku dulu?" tanya Henry
" Untuk apa? lagipula kau juga bisa bebas bersama dengan siapapun dan pergi sesukamu juga" jawab Mai ketus
" Setelah meninggalkanmu aku tidak bisa bersama siapapun" kata Henry
" bodo amat,siapa peduli. Itu Hakmu lalu apa hubungannya denganku?" tanya Mai
" Tapi aku masih menunggumu" kata Henry
Dering ponsel Henry membuat Mai tidak jadi menjawab pernyataan dari Henry dan mengisyaratkan untuk Henry mengangkat telfonnya. Henry mengangkat telfonnya dengan menjauh dari Mai. Tapi Mai seakan tidak peduli, Kemudian Henry duduk didepan Mai kembali.
" Mai, sepertinya aku harus pergi,tidak masalah kan?" tanya Henry
" Tidak apa,aku juga mau pulang" jawab Mai cuek
Henry pergi berlalu dan kemudian Mai juga meninggalkan restoran tersebut. Mai pulang berniat memanggil taksi namun seseorang menawarkannya tumpangan.
" Baru selesai kencan dengan Henry ya?"
" Iya Pak Lucas, terimakasih sudah memberikan tumpangan" Jawab Mai
" Apakah kalian berniat Balikan?" tanya Lucas
"Tidak pernah terlintas dibenak saya pak,dan ini kearah mana Pak?" tanya Mai
__ADS_1
" ini kearah restoran langganan sebentar, mengambil pesanan pak bos.Jadi, Apakah kau berniat untuk pacaran dengan Mario?" tanya Lucas
" Kenapa tidak pesan antar saja pak? enggak juga Pak,saya dengan pak Mario hanya berteman" jelas Mai
"Gak masalah sekalian mau kerumahnya,searah kan ke apartemenmu? Kenapa cuma berteman? Kamu gak ingin sukses dengan dukungan Mario?" tanya Lucas
" Enggak pak,aku ingin memulainya dengan kemampuanku sendiri. Ya meskipun awalnya juga ada campur tangan kalian berdua kan?" tanya Mai
" Campur tangan bagaimana?" tanya Lucas pura-pura tidak tau
" Pak Mario sudah cerita jika dia trauma naik pesawat,aku pikir dia pertama kali naik pesawatnya saat ke Italia saat Fashion Week disana,Tapi ternyata pertama kali naik pesawatnya saat menghadiri Acara di Jakarta convention center beberapa tahun lalu"jelas Mai
" Dasar Mario, menyuruh orang merahasiakan tapi dia malah membongkarnya sendiri" sungut Lucas
" Sudah sampai,kamu mau ikut masuk apa menunggu disini?" tanya Lucas
" enggak Pak,aku disini saja" jawab Mai
Saat Lucas turun,Mai melihat mobil Henry. Mai tidak salah lihat, kemudian Henry turun dan membukakan pintu untuk seseorang. Dan itu adalah Yvonne.
" Dasar,emang pembohong tidak bisa dipercaya,dan tidak bisa bersama siapapun katanya? itu yang dia gandeng siapa kalau mereka hanya berteman pasti tidak semesra itu, Sudahlah hari ini juga hari terakhir kencan dengannya dan setelah itu aku akan bersikap lebih profesional lagi" Pikir Mai
Untungnya Mai tidak pernah tergerak hatinya untuk Henry. Lebih baik yang blak-blakan bilang dia playboy tapi cinta dan rindunya hanya untuk Mai,daripada bilang tidak bisa bersama siapapun tapi dibelakang dia mengandeng mesra tangan wanita lain.
Mai tiba-tiba teringat dengan Om James dan Tante Nadine. Dia berfikir betapa beruntungnya Tante Nadine bisa bersama dengan Om James yang begitu menyayangi dan mencintainya.
" Tidak pak,sudah selesai pak?" tanya Mai
" Sudah,kau lihat Henry dan Yvone ya?" kata Lucas sambil melajukan mobilnya
" iya pak"
" Apakah kamu sakit hati melihat mereka?"
" Saya malah merasa lucu dengan pembohong seperti dia,dan kini benar-benar terbukti di depan saya kalau dia memang tidak pantas untuk dipercaya"
" Artinya kamu Sebelumnya masih belum mendapatkan bukti tentang kebohongannya?"
" Sudah pak,dia bilang selalu mengirimkan surat,tapi saya tidak pernah menerima 1pun dan dia menuduh ayah saya yang membakarnya,saya mengenal betul keluarga saya, Mereka tidak mungkin membakar surat Henry yang jelas-jelas sudah saya tunggu-tunggu kabarnya"
" Apakah kamu keberatan ikut kerumahnya Mario dulu?" tanya Lucas yang sudah memarkirkan mobilnya digarasi rumah Mario
" Tidak masalah pak"
" Ayo masuk" Lucas dengan membawa makanan yang dia beli direstoran tadi
" Lama sekali kau cas.. Eh.. Mai,kau tidak kencan dengan Henry?" tanya Mario dengan memasukkan ponsel yang dia pegang di kantung celananya
__ADS_1
" Sudah selesai pak"
" Henry sudah kencan dengan yang lain,Dan ini pesananmu" kata Lucas
" Jadi setelah kencan denganmu dia kencan dengan wanita lain?" tanya Mario
" Lebih tepatnya dengan Yvone" jelas Lucas
" Yvone, mereka benar-benar pasangan serasi,mantanku bersama dengan mantanmu Mai, bagaimana kalau kita juga kencan Mai?" tanya Mario
" Iya kalian cocok satu sama lain" Lucas
" Pakk.. aku tidak mau jadi model terkenal karena dukunganmu" Mai menatap tajam kearah Mario
" Yasudah kita kencan dan aku bersikap biasa saja denganmu saat dikantor" jelas Mario
" Hei.. disini masih ada aku,apa kalian tidak mengerti perasaan orang jomblo?" tanya Lucas
" Salah sendiri masih disini" Mario sambil menggeser Lucas
" Kau yang memintaku kesini dengan membawa pesananmu dan sekarang kau mengusirku? iya-iya yang ada kekasihnya"
" Pesanan sudah sampai jadi kau masih mau apa lagi?" tanya Mario
" Yasudah aku pulang dulu,kalian pasti butuh waktu berdua kan?"
" Yasudah saya bareng ya pak?"tanya Mai
" lha kamu ngapain pulang juga Mai,nanti aku antarkan" kata Mario dengan menahan tangan Mai
" Aku tidak ditahan juga Yo?" tanya Lucas
" kalau kau,pulang saja sana,cari pacar biar gak jomblo trus"
" Kamu ini tega sekali dengan pak Lucas?"tanya Mai setelah Lucas sudah keluar dari rumah Mario
" Dan bagaimana tawaranku?" tanya Mario
" Kita berteman saja sudah seperti orang pacaran bagaimana kalau aku menjadi kekasihmu? pasti seperti orang menikah kan? Aku masih ingin bebas dan aku juga masih ingin membahagiakan orang tuaku dan jika di perbolehkan,aku berharap bisa bertemu kedua orang tua kandungku" jelas Mai
" Baiklah jika itu yang membuatmu bahagia"
" Lagipula kau juga playboy,aku maunya orang setia karena aku orang yang setia" jelas Mai
Karena setelah kepergian Henry,Mai tidak pernah berhubungan dengan siapapun. Baru di Paris dan bertemu Mario dia bisa membuka hatinya untuk seseorang.
Bersambung...
__ADS_1
Thanks for reading 😘😘