
happy reading happy people 😉😉
Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan like, vote dan komentar positifnya 😘😘
POV Mai
Hari ini pertama kalinya aku mengikuti fashion week di Paris dan yang jelas dengan para model profesional lainnya. Meskipun konsepnya sama dengan peragaan busana di Indonesia tapi yang membedakan adalah ini bertaraf internasional dan aku sungguh berdebar.
" Apa aku terlambat?" tanyaku pada Cecilia saat aku baru sampai di kantor
" Tidak, acaranya nanti sore hingga malam. Ini penentuan kostum dan persiapan make up" jawab Cecil
" Jadi kostumnya siapa memakai baju mana ditentukan oleh pihak penyelenggara?" Tanyaku
" Tentu saja,kalau tidak nanti modelnya bertengkar karena berebut baju,gak malah fashion week malah rusak semua iya" jawab Cecil
" Iya bener juga,ini brandnya Valentino kan?" tanyaku
" iya sesuai dengan keinginan klien" jawab Cecil
"Bukankah ada undangan dari Fendi juga?" tanyaku
" itu besok dan lusa ada undangan dari Vogue magazine" Jawab Cecil
" Padet juga ya,kamu ikut semua Cil?"Tanyaku
" Gak,aku cuma ikut Valentino sama Fendi" jawabnya
" Kenapa?"
" Iya pemantapan kontrak sama Fendi besok jadi aku tidak bisa mengikuti pameran Vogue" jawabnya
" owh .iya, kenapa aku masuk gak dikasih kontrak kerja ya?" tanyaku baru menyadari
" disini mau kontrak dimana dan dengan siapa tergantung pada keinginan model itu sendiri,jika dengan Brand maka model tersebut harus mengikuti segala aturan dan acara dari brand tidak boleh mengikuti acara brand lain hingga kontrak selesai, sedangkan kalau kontraknya di Fantasi manajemen maka kita harus mengikuti segala aturan manajemen,harus mengikuti segala undangan dari berbagai brand dari berbagai negara" terang Cecil
" Loh jadi kamu mau stay di brand Fendi aja?" tanyaku
" iya,itu impianku sejak high school dan sekarang mimpi itu sudah didepan mata untuk digapai, tinggal tanda tangan saja besok,kalau kamu ingin kontrak di brand apa di Fantasi?" tanya Cecil
" Kalau dari penjelasan kamu, sepertinya aku akan kontrak di Fantasi saja,aku bisa memperagakan berbagai busana dari berbagai brand dan dari berbagai negara" jelasku membayangkan aku akan terbang ke berbagai negara untuk mengikuti peragaan busana
" Benarkah? kalau begitu ayo tanda tangan kontrak diatas" kata Mario datang tiba-tiba
" Eh.. Bonjour monsieur(Eh..selamat pagi pak)" Kata Cecilia
" Bonjour Monsieur" Aku mengikuti Cecilia untuk mengucapkan salam
" Bonjour,Mai,viens avec moi (Pagi,Mai,ayo ikut aku)" kata Mario
Aku diam dan bingung Mario mengatakan apa barusan. Sedangkan Cecilia menghampiri Stephanie karena tau aku dipanggil pak Mario untuk keatas.
" Mai,ayo ikut aku" ulang Mario sambil berjalan kearah lift
" Kan aku sudah bilang aku belum paham betul bahasa Prancis" kataku saat kami sudah didalam lift
" oui,je suis désolé (iya aku minta maaf)" jawab Mario
" iya,tadi kamu bilang apa?" tanyaku untuk belajar memahami arti dari ucapannya
" Viens Avec moi artinya ayo ikut aku, Seperti halnya bahasa Inggris,satu kata ada artinya dan jika di gabungkan dengan kata lain jadi beda arti lagi" terang Mario
__ADS_1
" kalau dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jawa apa?" tanya Mario
" Kalau bahasa Indonesia Ayo ikut aku dalam bahasa Jawa Ayok melok aku" jawabku menjelaskan
" hampir sama" katanya
Saat sudah sampai di lantai 11 kami berdua masuk ke dalam kantor Mario.
" Apakah kemarin Yvone menghampirimu?" tanyanya
"Iya,dari mana kamu tau?" tanyaku
" iya Leon tidak sengaja melihat kalian dari luar,katanya Yvone menarikmu,aku sungguh minta maaf,dia memang tidak suka pada wanita yang berada disampingku" terang Mario terlihat menyesal
" Kamu salah,Yvone hanya bersemangat untuk menemuiku, kemarin dia mengajakku berkenalan dan menawarkan tumpangan padaku, Cecil dan Stephanie karena mobil Stephanie sedang ada di bengkel" jawabku
" Benarkah? kamu menyihirnya? kenapa bisa begitu?" tanya Mario heran
" Benar,aku bukan penyihir dan tidak menyihir siapapun,aku juga tidak tau kenapa seperti itu,memangnya Yvone orang jahat?" tanyaku berusaha menutupi kebohonganku
" Dia bisa mencelakai siapapun hanya karena cemburu,aku tidak tau jika kemarin dia datang, kalau aku tau aku tidak mungkin kembali bersamaan denganmu" jawab Mario
" Tapi dia baik begitu,malah mengantar kami bertiga pulang" jawabku
" Aneh tidak seperti biasanya,apa karena terpesona dengan senyummu sampai dia jadi berubah drastis?" tanya Mario
"Aku tidak tau Pak,dan ini jadi apa tidak kontraknya?" tanyaku
" ini,apa kamu yakin kamu kontrak di Fantasi? karena kamu tidak bisa tanda tangan kontrak dengan sembarang Brand yang kamu inginkan" terang Mario
" Yakin Pak,malah menurutku lebih menguntungkan kontrak disini karena akan bertemu dengan berbagai brand dari berbagai negara" jawabku
" Tapi honornya lebih besar saat kamu kontrak dengan Brand" jelasnya lagi
" Baiklah jika itu keputusan,aku kira karena aku Mai" jawab Mario
" Je suis désolé monsieur ( maafkan aku pak)" kami tertawa
" aku lebih suka dipanggil Mon roi" Jawab Mario
" disini anda atasan bukan teman" jawabku
" jadi kalau diluar aku rajamu?" tanya Mario
" jadi diluar aku sayangnya bapak?" balasku
" dimanapun kamu adalah Ma chérie" Jawab Mario
" Ini sesi gombal? kalian tidak berangkat?" tanya pak Lucas
" Ganggu saja" kata Mario
" Jadi Mai sudah tanda tangan kontrak disini,bagus kamu jadi akan mengenal lebih banyak brand" kata pak Lucas
" Itu memang alasan saya untuk tanda tangan kontrak disini pak" jawabku
Setelah itu kami berangkat ke acara fashion week yang diselenggarakan oleh Valentino. Ini bener-benar membuatku gugup tapi aku menunjukkan bahwa aku tenang dan bersikap biasa.
" Apa kalian siap" Kata para staff panggung
" Berhati-hati dan perhatikan jalan" lanjutnya
__ADS_1
Dan aku menjadi penutup serta menyerahkan bunga pada desainernya.
" Apakah kamu tidak berfoto didinding Valentino?" tanya Cecilia
" tadi sudah waktu masuk" kataku
" itu untuk dokumentasi Valentino,itu semua sedang berfoto disana, kau mau ikut?" tawar Cecil
" Iya ayo" jawabku
" Apa aku terlihat cantik?" tanyaku
" sangat,kamu selalu cocok dengan baju apapun" jawab Cecil
" Apa kamu ikut makan malam dengan para fotografer dan pak Mario?" tanya Cecil
" Aku mau pulang saja" jawabku
" Dan ini wajib" jawab Mario tiba-tiba datang seperti tadi siang
" monsieur, Bonsoir ( Pak, selamat malam)" Kata Cecil
" Bonsoir monsieur ( malam pak)" Kataku
" Bonsoir ( malam)" jawab Mario
" cepat ganti baju dan semua ikut makan malam dengan orang-orang dari Valentino" Perintah Mario
Kami semua berganti baju dan ikut makan malam di gedung tempat kami fashion show.
" Mai,aku jadi bertanya-tanya sendiri" kata Cecil
" Bertanya-tanya apa?" tanyaku
" kapan kamu terlihat jelek? Jujur aku terpesona setiap melihatmu,apa rahasianya?" tanyanya
" rahasianya adalah,kata ibuku Tuhan menciptakanku saat sedang bahagia" jawabku sambil tersenyum mengingat ibu di Indonesia
" Jadi saat menciptakanku Tuhan sedang sedih?" tanyanya
" Mungkin Saat pagi, karena kamu jadi apa adanya" jawabku
" Hei,, Mai kamu cantik sekali dengan gaun hitam itu" kata Stephanie baru dari ruang ganti
" Terimakasih" jawabku
" Mai ikut aku" kata Mario
" Tapi pak"
" sudah ikut saja ayo" kata Mario sambil menarik tanganku
Ternyata Mario mengajakku berfoto.
" Merci Ma chérie" Kata Mario
" De rien mon roi" Jawabku padahal awalnya aku memanggilnya rajaku adalah dengan maksud bosku tapi tampaknya jadi salah paham dan keterusan.
__ADS_1
Bersambung...
Thanks for reading 😘😘