Fathur My Future

Fathur My Future
R DISINI?!.


__ADS_3

Marsha kinan Putri dan Ranti melewati koridor sekolah hendak menuju kekelas namun langkahnya terhenti kalah seorang lelaki yang pernah ia jumpai berada tepat dihadapanya.


D-dia kenapa disini?! R? benarkah ini dia?


"Hemm. lo disini rupanya,"ucap R tengah tersenyum sumringah kepada Marsha, ada juga beberapa temanya yang menemani R.


Yah, dia adalah R yang sempat berjumpa dengan Marsha dipesta dansa Luna dan Petran. mereka berdua bahkan sempat berdansa dan berbicara.


"Astaga, cogan datang... Fathir!"Putri histeris kala melihat lelaki yang dia kenal berada dihadapanya.


Marsha Kinan dan Ranti menatap bengong putri dan lelaki itu, bagaimana sahabatnya ini bisa kenal dengan lelaki yang dikenal R itu.


"FATHIR?!"ucap Marsha Kinan dan Putri melongo meminta penjelasan Putri sahabatnya.


"Bukanya namanya adalah R?"bingung Marsha sambil melirik R/Fathir.


"R itu nama julukanya jika di luar, tapi jika disekolah atau aslinya bukan R melainkan Fathir Rasya Ars."Putri menjelaskan kepada temanya supaya mereka paham dan mengerti.


Kenapa nama itu tidak asing, aku pernah mendengar nama itu... (batin Marsha).


"Fathir, lo tumbenan muncul disini... biasanya jarang banget lo muncul,"Putri berucap kala melihat Fathir/R dengan rasa tak percaya lelaki tampan ini ada dihadapanya.


"Hanya menampakkan diri dan untuk menemui seseorang..."jawab Fathir


"Seseorang? siapa?"tanya Putri.


Kinan dan Ranti hanya menatap bingun tak terkecuali Marsha yang sedari tadi merasa familiar dengan Fathir.


Kenapa wajahnya mirip Fathur? apa kembar? tapi tidak mungkin, Fathur dan dia ini berbeda jauh bahkan dari gayanya... tapi kenapa aku merasa akrab denganya? tatapanya itu bagaikan dejavu dan bahkan yang aku rasakan saat di dekatnya itu sama dengan saat aku melihat Fathur, tapi ada rasa beda saat aku melihatnya dan saat aku melihat Fathur... sedikit ada rasa sakit yang mendalam kala mentapnya... ada hubungan apa aku dengan kedua pria aneh ini... (batin Marsha).


"Sha, kamu kenapa? bengong muluh dari tadi... naksir yah sama Fathir?"tegur Ranti yang sedari tadi memperhatikan dirinya.


"Naksir sama dia? jangan harap!"ucap Marsha judes kepada Fathir.


"Menarik sekali, lo enggak tau siapa gue? sayang sekali... padahal kita dulu tidak seasing ini."ucap Fathir kepada Marsha memberi isyarat akan suatu hal.

__ADS_1


"Ha?!"tanggapan Marsha dengan tatapan ongok tak paham akan maksud Fathir.


Dulu? artinya Fathir dan Marsha saling mengenal, tapi kenapa Marsha nampak seperti kebingungan begini? (batin Putri)


Seriusan Marsha kenal dengan Fathir? tapi kenapa dari tatapan Marsha tidak menunjukkan bahwa dia dan Fathir saling akrab? (batin Ranti)


Kenapa melihat Marsha dan Fathir ada rasa familiar, eh tunggu! Fa-fathir dan Fathur kenapa namanya mirip? wajahnya juga jika dilihat secara jelas, apa mungkin... (batin Kinan)


"Siapa kamu sebenarnya? dulu? apa dulu kita sering bertemu? tapi dimana?"tanya Marsha bertubi kepada Fathir.


Fathir hanya tersenyum saja tanpa mau menjawab Marsha, Fathir mencondongkan tubuhnya kearah Marsha lalu berkata sambil berbisik ditelinga Marsha. "Jika aku katakan maka kamu tidak akan percaya sedekat apa kita dulu... jadi cari tahulah sendiri, jika tidak bisa maka berusahalah untuk mengingatnya. aku tunggu sampai kau ingat siapa aku..."nada bicaranya memberikan dejavu hebat pada hati Marsha, bahkan semula lo gue sekarang aku kamu.


"Gue pergi dulu, bye!"setelah itu Fathir berpamitan pergi diikuti para sahabatnya.


P-perasaan apa ini? kenapa rasanya aku sangat akrab dengan dia dan begitu ingin menolak jika dia mendekat, bukanya aku ini tidak begitu risih jika ada orang asing yang mendekat? tapi kenapa denganya begitu... siapa dia? bahkan jiwaku menolak kedatangannya... (batin Marsha)


"Sha?! hei! kok bengong?"Ranti menyadarkan Marsha dari lamunanya


"E-enggak kok, aku hanya merasa ada yang nggak beres aja antara dia dan masa lalu ku..."ucap Marsha kepada Ranti.


"Entahlah, aku tidak ingat... hanya ada ingatan yang begitu menyiksa jika aku mencoba mengingat masa lalu."jawab Marsha.


Ah iya, aku tau... Marsha kan pernah mengatakan bahwa dia tidak bisa mengingat masa lalunya, apa itu artinya? astaga! apakah dulu MARSHA PERNAH MENGALAMI KECELAKAAN DAN AMNESIA?! (batin Kinan)


Sahabat ku yang satu ini begitu misterius sehingga meski sudah sahabatan lama tidak banyak tentangnya yang aku tahu... Marsha, siapa kamu sebenarnya di masa lalu? (batin Ranti)


Loh, kok mereka semua bengong gitu sih? aku juga bengong nih, tapi bengongnya nggak berfaedah. (batin Putri)


"Sha, bukanya kamu pernah mengatakan setiap hendak tidur kamu sering bermimpi sedang terluka parah di dalam mobil? dan setelah itu kamu sering bermimpi ada dua anak kecil yang memanggil-manggil namamu dari arah kejauhan?"tanya Kinan kepada Marsha, Marsha hanya mengangguk dan Putri bersama Ranti menatap keheranan saja dengan perkataan Kinan itu.


"Apa kamu tidak pernah menceritakanya kepada mama atau papa mu?"tanya Kinan lagi.


"Pernah, tapi mereka bilang itu hanya ilusi karena aku terlalu setres memikirkan banyak hal... dari situ aku tidak pernah membahasnya lagi."ucap Marsha kepada Kinan.


Ilusi? bermimpi yang begitu nyata mana mungkin ilusi! apa mungkin orang tua nya mengetahui sesuatu dan menutupi agar Marsha tidak tau? aku harus menyelidiki ini... mungkin saja tebakanku benar bahwa sebenarnya Marsha adalah... (batin Kinan)

__ADS_1


Setelah itu Kinan hanya mengangguk mengerti berbeda dengan Marsha Putri dan Ranti yang hanya menganggap pertanyaan Kinan sekedar pertanyaan saja.


****


"Sepertinya gadis yang disana agak berbeda dari yang lainya... kau selidiki dia untukku, mungkin saja dia ada hubungannya juga dengan Marsha di masa lalu."ucap Fathir kepada salah satu temanya. pasalnya sedari tadi dia menguping pembicaraan antara ke empat gadis yang bersahabat itu.


"Baik, bos."jawabnya.


Hmm, jika gadis bernama Kinan itu mengetahui masa lalu Marsha maka akan muda bagiku untuk mendapatkan kembali Marsha dan tidak perlu bantuan dari saudara kembaran ku yang sok cupu itu! tapi akan bahaya jika Marsha mengingat segalanya, dia pasti akan menolak bahkan bisa membenciku ketika tau masalalu itu... aku harus mencari cara melumpuhkan separuh ingatannya! (batin Fathir)


Sebenarnya Fathir dan Fathur adalah saudara kembar memiliki paras dan wajah yang sama hanya saja karena suatu masalah dimasa lalu Fathur terpaksa menutupi identitas dirinya dengan menjadi cupu dan menghilang dari pandangan dunia, hanya beberapa orang yang mengenal dirinya. Fathur dan Fathir adalah kakak adik kembar yang saling menyimpan kebencian dan dendam, memiliki tujuan yang berbeda dan watak juga yang berbeda.


Disini Fathir sebagai sang adik memiliki jiwa egois dan ingin menang sendiri tidak peduli akan kakak kembaranya yaitu Fathur. dia hanya ingin Fathur hidup menderita dan dialah satu-satunya yang diperhatikan dunia dan menjadi kesayangan, dia mempunyai kekasih di masa lalu yang sempat menghilang tanpa arah karena sebuah insiden. dia bersekolah di satu tempat dengan Marsha yaitu ANDINE INTERNASIONAL SCHOOL sekolah yang didirikan papa Marsha untuk putri kesayanganya itu, demi mendapatkan dan mencari Marsha Fathir terpaksa beberapa kali menyembunyikan diri guna memperhatikan gerak gerik Marsha dan keluarganya.


"Bos, apa sekarang kau akan terang-terangan menampakkan dirimu?"tanya Zein (tangan kananya)


"Yah, aku tidak akan bersembunyi lagi... aku akan kembali membuat dia menjadi kekasihku."jawab Fathir.


"Lalu, bagaimana dengan tunanganmu?"


"Aku tidak mencintai perempuan itu! yang aku cintai teman kecilku seorang, demi menyenangkan hatiku dan menyakiti kakakku aku terpaksa melepaskan teman kecilku dan merengut kekasih kakak ku sendiri... aku hanya ingin membuat kakak kesayangan ku itu terpuruk dan kehilangan saja setelah berhasil aku berharap dia lenyap dengan sendirinya, setelah aku berhasil maka aku akan mencampakkan tunangan sekaligus mantan kekasih kakak ku itu... akan aku kembalikan lagi dia kepada kakak ku hahahaha..."tawa Fathir bagaikan tawa iblis yang menakutkan, dia teramat membenci kembaranya itu.


"Setelah itu aku akan hidup bahagia bersama Marsha seorang..."jelas Fathir penuh percaya diri.


Ku harap niat tuan Fathir ini gagal dan diketahui tuan muda Fathur, aku tidak bisa membayangkan jika tuan muda Fathir bisa mendapatkan nona Marsha... apakah nona bahagia atau malah menderita... kuharap nona Marsha tidak akan menjadi miliknya biar bagaimanapun nona Marsha memang sudah ditakdirkan untuk tuan muda Fathur. (batin Zein)


"Apa yang kau lamunkan?!"bentak Fathir


"T-tidak ada, tuan."gugup Zein.


"Hm.."


Fathur kakak ku tersayang, kau tidak disekolah hari ini? apakah kau sudah mati atau sekarat aku tidak tau, kuharap kau cepat mati dan hilang dari dunia... aku sangat membencimu, kak! salahmu sendiri kenapa dulu begitu pintar dan menjadi kebanggaan semua orang... bahkan kau juga yang akan ditunangkan dengan sahabat kecilku, seharusnya aku dan bukan kau! kau sudah punya kekasih masih saja teman kecilku yang papa jadikan tunanganmu... bahkan papa berniat ingin barter pasangan, tidak tau diri kalian! mati saja! dihati papa mama hanya ada kau dan bukan aku hingga sekarang saat kau di usir dari rumah masih saja namamu yang dia sebut saat melihatku... (batin Fathir)


"Ayo pergi!"Fathir menjauh dari sana bersama Zein.

__ADS_1


__ADS_2