
Di sebuah ruangan salah satu hotel mewah di Jakarta, seorang gadis sedang menghias sebuah ruangan untuk merayakan anniversary yang ke 5 tahun dengan kekasihnya.
“ Hello El, Kamu di mana! Jadi ngga bantuin aku” tanya Fazira lewat sambungan telpon
“ iya.. iya aku lagi di jalan, kamu sih tadi taunya dadakan, “
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya bunyi bel menandakan sahabatnya Elisa sudah datang. Fazira segera membukakan pintu.
“ ini pesanan kamu, “ sambil menyerahkan kue pesanan fazira.
“Faz, kamu yakin sama ilham, dia ngga pernah tulus sayang sama kamu, mau aja di bohongin sama dia sudah berapa kali coba dia ngga pernah ngasi kamu kabar?” omel Elis pada sahabatnya yang mau mau saja di bodohi oleh laki-laki bre***k seperti ilham.
Sedangkan sahabatnya yang bernama lengkap Fazira Rachman Leonard hanya acuh mendengar Omelan sahabatnya.
Sudah beberapa bulan belakangan ini sikap ilham mulai berubah dan fazira tidak mempermasalahkan hal itu selama dia percaya bahwa Ilham adalah laki-laki yang baik dan tidak akan pernah meninggalkannya.
“akhirnya selesai juga bagus kan El, semoga ilham suka dengan ini….” Ucap Fazira bangga melihat hasil karyanya mendekor ruangan hotel menjadi sangat indah.
“ umm bangus, lebih bangus lagi kalau kamu percaya sama aku kalau Ilham tidak sebaik itu” seru Elsa karena kesal dengan sahabatnya yang bodoh ini.
Di mana otak pintarnya yang selama ini, otak yang pintar dan bisa meraih gelar dokter bedah itu. Kenapa sahabat nya ini begitu bodoh dan mau di bohongi sama ilham yang bre***k itu.
Flashback on
Beberapa minggu yang lalu, di sebuah pusat perbelanjaan Fazira dan ke dua sahabatnya sedang berjalan jalan menikmati waktu libur mereka, setelah setiap hari bertempur dengan alat bedah dan obat-obatan.
“Faz, kita makan dulu aku lapar” ucap Amel
__ADS_1
“ Iya aku juga lapar, kita ke cafe itu aja” ajak Elsa
Mereka pun langsung memasuk dan duduk di salah satu meja yang di samping kaca sehingga bisa melihat pemandangan diluar.
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya pesanan mereka datang, sambil menikmati makanan yang di hidangkan tiba-tiba pandangan Elsa tertuju pada salah satu objek di mana seorang laki-laki sedang jalan dengan bergandeng tangan dengan serang wanita.
Ternyata bukan hanya Elsa tetapi Amel juga melihat itu.
“ Faz itu bukan Ilham ya, sama siapa dia!” tanya Amel sambil menunjuk objek di sebrang jalan.
Fazira yang melihat orang yang di tunjuk Amel dan itu benar Ilham, karena rasa cintanya pada ilham yang begitu dalam sehingga Fazira tidak terpengaruh dengan hal itu.
“Ilham sama cewe Faz, kamu ngga mau nyamperin gitu mana mesra bangat” ucap Elsa memanas-manasi keadaan berharap Fazira mau membuka mata dan mau mengakhiri hubungannya dengan di bre***k ilham itu.
Mendengarkan ucapan Elsa sebenarnya fazira mulai gelisah tapi karena rasa cintanya pada ilham yang begitu dalam sehingga dia mempercayai semua yang di katakan ilham padanya apapun itu.
“ Mungkin dia Jalan sama Sepupunya, ” Jawab Fazira
Sebenarnya bukan hanya kali ini mereka melihat Ilham dengan perempuan lain tetapi fazira selalu percaya dengan apa yang di katakan ilham bahwa perempuan yang selalu dia temani adalah sepupunya.
dan hal itu membuat Elsa dan amel berpikir kenapa sahabatnya itu bisa bodoh dalam hal percintaan dan otak pintarnya tidak berfungsi sama sekali dengan hal itu.
Flashback off
Setelah mendekor ruangan mereka langsung menuju ke perusahaan tempat ilham bekerja, ilham menjabat sebagai manajer di perusahaan CN Group.
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit akhirnya mereka sampai di perusahaan CN Group. Mereka masuk dan langsung menuju ruang kerja ilham setelah menanyakannya pada resepsionis.
__ADS_1
Setelah sampai di depan pintu kerja ilham Fazira dan Elsa menghentikan langkahnya setelah mendengar suara aneh dari dalam ruangan ilham, fazira dan elsa bukan orang bodoh yang tidak mengerti hal itu.
Suara aneh itu semakin terdengar nyata dan fazira mulai tidak nyaman dengan hal itu, hatinya tidak menentu seluruh tubuhnya bergetar mukanya mulai memerah menahan amarah.
Elsa yang masi berdiri di samping fazira hanya bisa memegang tangannya untuk menenangkan sahabatnya.
Fazira yang sudah mulai gelisah langsung membuka ruangan ilham dengan sangat keras dan melihat dua pasang manusia yang ada di depannya melakukan sesuatu yang tdk seharusnya di lakukan oleh pasangan yang belum menikah.
“Bugkh”
Mendengar suara pintu di buka sangat keras membuat dua insan manusia yang ada di dalam ruangan langsung menoleh ke pintu.
Melihat siapa yang datang ilham langsung memperbaiki bajunya begitu pun dengan perempuan yang duduk di pangkuannya.
“ Faz, ini tidak seperti yang kamu lihat” ucap ilham sambil melangkah ke arah fazira.
“ Stop jangan maju bre***k” ucap nya dengan menggebu amarahnya sudah tidak bisa terkontrol lagi.
“kita putus, aku tidak pernah menyangka kamu seperti ini, aku sudah bela-belain kamu di mata keluarga aku, sahabat aku bahwa kamu adalah orang yang baik tapi ternyata aku salah kamu adalah orang yang bre***k.
“ kenapa ham kamu melakukan ini padaku,”
“aku benci sama kamu ham, sampai kapan pun itu”
“jangan pernah muncul di depan mataku lagi” ucap Fazira dan mulai melangkah ke laur dari ruangan itu sampai menggandeng tangan Elsa.
“ Tunggu Faz, ada yang ketinggalan “ ucap Elsa menahan langkah mereka dan mulai melangkah kembali ke dalam ruangan ilham dan tampa aba-aba langsung memasang kuda-kuda dan menendang ilham tetap di bawah perut.
__ADS_1
“ Bugh, rasain kamu bre***k, setelah ini berdoalah semoga burung mu masi berfungsi” ucap Elsa dan langsung melangkah keluar dari ruangan itu sambil menarik tangan Fazira yang masih Shock dengan apa yang dia lihat di depan matanya.
Sedangkan ilham yang menerima tendangan dari elsa langsung tersungkur ke lantai menahan sakit, melihat bosnya menahan sakit perempuan yang menjabat sebagai sekretaris ilham langsung menolong bosnya dan membawanya ke rumah sakit.