
setelah pertemuan yang tidak sengaja beberapa hari yang lalu, Fazira mulai menutup kembali perasaanya dia tidak mau di sebut sebagai pelakor yang merebut suami orang.
Fazira menjalankan aktivitas seperti biasa tapi dia lebih mengurangi interaksi dengan beberapa orang terutama laki-laki.
Fazira setiap harinya di sibukkan dengan tugas-tugas nya di rumah sakit sehingga mengharuskan dia bermalam di rumah sakit.
***
Di tempat lain tepatnya sebuah perusahaan tempat di mana Chen bekerja.
setelah pertemuan yang terjadi beberapa hari yg lalu Chen juga sama sibuknya dengan fazira sehingga dia tidak punya waktu untuk menghubungi ataupun mengunjugi rumah sakit tempat fazira bekerja.
Dari lubuk hatinya yang paling dalam Chen sebenarnya rindu dengan fazira tapi aktivitas padat yang mengharuskan di untuk memendam itu.
Seperti biasa dia akan datang lebih pagi ke kantor dan akan melaksanakan meeting di berbagai tempat.
Tok tok
"masuk"
Mendengar suara yg mengizinkan masuk Miko asisten Chen mulai melangkah dengan beberapa berkas yg penuh di kedua tangannya.
" permisi tuan, ini beberapa berkas yg harus ada tanda tangani, dan satu jam ke depan kita akan menghadiri meeting dengan Ms. Lya di Restoran di jalan xxx." Miko sambil meletakan tumpukan berkas yg di pengang nya tadi di atas meja kerja Chen.
__ADS_1
" baiklah, siapkan semua yang kita butuhkan untuk kerja sama ini.... kembalilah ke tempatmu" ucap Chen tanpa melihat Karena sibuk dengan berkas dan leptop yang ada di depannya.
" baik, kalau begitu saya permisi tuan" pamit Miko dan mulai meninggalkan ruangan Chen serta menutup kembali pintu dengan rapat.
waktu begitu cepat berlalu.
Chen dan Miko sudah berada di salah satu restoran yang ada di jalan xxx mereka duduk di salah satu ruangan VIP restoran.
Tak berselang alam pintu ruangan di ketuk dan masukkan seorang wanita dengan pakaiannya Feminimnya dan di sampingnya terdapat dua orang yaitu asisten dan sekretaris nya.
"Maaf kami terlambat Mr. Chen " ucap Sekretaris Ms. Lya.
mereka masuk dan mulai duduk di tempat yg terlah di sediakan.
" Baik Mr, Chen, Saya Anton sekretaris dari Ms. Lya dan ini bos saya Ms. Lya Robert serta yang di sebelahnya asisten CIA". Asisten Anton memperkenalkan diri masing-masing.
Selema meeting berlangsung Ms. Lya tidak bersuara atau memberikan saran tapi lebih terlihat menggoda Chen dengan penampilan nya.
Anton dan CIA yg melihat kelakuan majikanya hanya bisa bersabar. Lya yang memang tidak tertarik dengan dunia bisnis dia hanya mengikuti perintah dari ayahnya. Lya tipikal orang yg sombong, angkuh dan genit. Dia hanya ingin berfoya-foya karena dalam hidupnya hanya itu yang terpenting.
beberapa menit pembahasan antara dua perusahaan mulai menemukan titik akhir nya. Miko yg tertarik dengan kerjasama ini menyetujui untuk kerja sama.
"Mr. Chen, boleh minta nomor telpon mu" ucap Lya dengan nada manja.
__ADS_1
" kita akan sering bertemu sampai kerja sama ini selesai" lanjut Lya.
" asisten saya saya yang akan menjalankan kerja sama ini, jadi silahkan anda berkomunikasi dengannya saja" balas Chen.
"kalau tidak ada lagi yang mau di bahas kami permisi dulu" Ajaknya pada Miko. Dan pamit pada tiga orang yg ada di ruangan itu.
'' sial,, kenapa dia tidak tertarik kepada, awas kamu Chen " ucap Lya kesal sedangkan Anton dan CIA hanya bisa diam.
***
Setelah keluar dari restoran Chen dan Miko langsung masuk dalam mobil dan menuju ke kantor.
"gila, ada perempuan seperti itu" ucap Miko yg melihat kelakuan Lya tdk sepanjang mereka membahas kerja sama perusahaan.
" sudahlah dengan bahas dia lagi, kmu akan sering Bertemu dengannya jadi siapakah Saja mentalmu." ucap Chen sambil terkekeh kecil.
" sial kalau bukan kerja sama yg bagus aku tidak mau " ucap Miko kesal.
sepanjang jalan Miko kesal dengan Chen yg memberikan proyek kerja sama dengan Lya padanya sedangkan di sini Chen kan bosnya seharusnya dia yg menjelaskan ini.
* * *
Di sebuah rumah megah Fazira yg sedang memeriksa kakek Kim karena keadaanya yg tiba-tiba menurun.
__ADS_1
Bryan yg melihat kedatangan fazira langsung menghampiri nya dan meminta dan gendong.
"Mama...." panggil Bryan pada fazira yg baru selesai memeriksa kakek Kim.