Fazira Untuk Chen

Fazira Untuk Chen
kunjungan nenek


__ADS_3

Apa kamu akan terus duduk di pangkuan ku" tanya Chen yang berhasil menyadarkan Fazira. Fazira yang sadar langsung berdiri dan melangkah ke luar dari kamar rawat Chen.


Chen yang melihat Fazira hanya dapat tersenyum manis, sedangkan Fazira yang sudah berapa di luar ruangan hanya Isa menggerutu kebodohan nya. " kenapa Kamu diam saja Fazia, kamu akan di anggap j****g oleh nya.


*


*


*


setelah kejadian ini Fazira tidak Penh lagi merawat Chen dia malu dengan apa yang terjadi beberapa hari yang lalu.


Fazira yang memang banyak pasien yang harus di operasi beberapa hari belakangan ini membuatnya memiliki alasan untuk tidak bertemu dengan Chen. begitu pula dengan dengan Chen yang sibuk dengan proyeknya serta mencari siapa dalang di balik penembakan nya beberapa hari yang lalu.


keduanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing sehingga Fazira menganggap ucapan Chen beberapa hari yang lalu mengajaknya menikah hanya omong kosong biasa.


*


*


di tempat lain tetap ya di rumah keluarga Fazira. mama dan nenek Fazira sedang bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit.


" Fera, apa kita tidak mengabari Fazira lebih dulu" tanya nenek


" Tidak perlu ma, kan kita mau ketemu sama Chen bukan Fazira, ayo ?"


Meraka pun langsung memasuki mobil dan menuju ke rumah sakit tempat Chen di rawat.


" kamu tau di mana ruangan nya." tanya nenek


" iya aku pernah datang ke sini sebelumnya ma" ucap mommy Fera dan langsung memasuki lift yang akan mengantar merek ke kamar Chen.

__ADS_1


*


*


Chen yang sedang bersiap-siap untuk kembali ke rumah dan di bantu oleh sahabat serta asistennya Miko.


Chen sudah di izinkan untuk pulang hari ini karena melihat kondisi nya sudah mulai membaik dan luka tebak di lengannya sudah mulai kering sehingga dokter mengijinkannya untuk pulang.


" Apa kita akan kembali ke mansion atau pulang ke apartemen mu? "


" kita kembali ke mossion dulu, aku tidak mau mendengar kakek tua itu marah-marah "


" baik lah ayo kita keluar" ajak Miko dan pada saat membuka pintu Miko mendapati dua orang wanita paruh baya.


" ada yang bisa di bantu Bu, " tanya Miko


" apa ada Chen di dalam !"


" assalamualaikum Tante, nenek " sapa Chen dan mencium tangan ke duanya begitu pula Miko melakukan hal yang sama


" kamu sudah mau pulang, apa kamu sudah sembuh ? " tanya mommy Fera


ya ke dua wanita yang ada di depan pintu rawat Chen adalah mama dan nenek Fazira


" iya Tante, kata dokter sudah boleh pulang, " kaka Miko


" Tante, nenek kita ke kafe depan saja untuk mengontrol solnya kasian nenek kalau kita berdiri begini" ajak Chen


Kini mereka telah berada di cafe yang letaknya di depan rumah sakit tempat kerja Fazira.


Meraka mengobrol seputar kesehatan Chen dan hubungannya dengan Fazira, nenek Fazira dengan antusias menceritakan masa kecil cucunya itu.

__ADS_1


Chen yang mendengar masa kecil Fazira hanya bisa tersenyum, dia kembali mengingat apa yang terjadi dengan mereka beberapa hari yang lalu.


*


*


selain itu di ruangan tempat istrahat Fazira, Elsa dan Amel sedang menunggu Fazira yang masih mengganti pakaiannya.


" Faz, kayanya tadi aku lihat mommy Fera sama nenek deh, jalan keluar sama tuan Chen dan asistennya. " kata Elsa


Fazira yang mendengar itu langsung mengalihkan pandanganya Pada Elsa


" kamu ngga salah lihat kan? "


" ngga, aku mana mungkin lupa sama Tante Fazira, " ucap Elsa


" kayanya iya deh, faz solnya beberapa suster juga menggosip tentang tuan Chen yang keluar dari rumah sakit, banyak yang memuja ketampanannya. "


" apa hubungannya Amel,,," tanya Elsa


sedangkan Amel yang di tanya hanya menaikan bahunya.


" sudah lah nanti aku tanya sama Mommy di rumah nanti, ayo kita pulang "


ketiga dokter canting itu langsung keluar dari ruangan Fazira dan menuju ke parkiran rumah sakit untuk mengambil mobil masing-masing.


*


*


Chen yang baru tiba di mossion di sambut dengan kehadiran bocah laki-laki yang berlari menuju ke arahnya.

__ADS_1


" Papa Aku kangen,...."


__ADS_2