Fazira Untuk Chen

Fazira Untuk Chen
Menyelesaikan Salah Paham


__ADS_3

Fazira yang masuk kedalam rumah tujuan nya hanya ke arah dapur untuk mengambil minuman dingin.


" Ahh,,, akhirnya" setelah meminum minuman yg baru saja di ambilnya dari kulkas.


" apa iya pipi aku merah, perasaan ngga deh" ucap nya sambil memperhatikan wajahnya di lemari yg ada di dapur.


" Ini merah alami soalnya aku pake Blash On tadi, iya, iya,,, Ini Merah pipi" meyakinkan dirinya.


" kenapa juga itu orang bisa datang ke sini, ngga tau apa aku udah begadang semalaman buat bikin alasan sama mommy siapa dia percaya kalau aku udah ngundang dia dan dia tidak datang karena sibuk" gumam Fazira, tpi masih bisa di dengar olah orang yang ada di belakangnya nya entah sejak kapan dia berada di sana.


"kalau kamu mengudang ku, kamu tidak perlu begadang untuk bikin alasan! " ucap Chen mengagetkan Fazira.


" Sejak kapan kmu di situ" langsung membalikan badanya dan wajahnya tepat berada di depan dada bidang milik Chen.


" saat kamu mengatakan bahwa pipi mu merah karena Blash On, tapi, " ucap Chen sambil mendekat kan wajahnya dan wajah Fazira, mungkin jaraknya hanya 5 Senti saja.


"Pipi merah karena.... Aku" ucapnya sambil menyatukan hidung Meraka. setalah melakukan itu Chen langsung mengambil botol minuman yang ada di tangan Fazira dan langsung meminum nya, sedangkan Fazira yang di perlakukan seperti itu langsung Shock dan badanya menjadi kaku tdk bisa berkata-kata.


" Kamu mau Minum lagi,,," tawarnya sambil memberikan botol itu pada Fazira tapi melihat sang empu nya tidak bergerak membuat jiwa jahil Chen muncul.


Chen mendekatkan wajahnya pada kuping Fazira dan berkata


" Apa kamu akan terus diam seperti ini" mendengar suara Chen yang berada tepat di samping telinga nya membuat nya tersadar tapi posisi sekarang membuat badang Fazira benar benar kaku.


" ahh,,, tidak


kenapa kamu masih ada di sini?


" aku menunggu mu, aku mau minta maaf sama kamu. Aku sama Mr. Lya tidak punya hungan apa - apa " ucap Chen menjelaskan meski Fazira tidak bilang apa-apa tapi Chen yakin itu penyebab Fazira menjauhi dirinya beberapa hari ini.


mendengar penjelasan Chen sebenarnya dalam hati Fazira menjadi senang tapi dia menutupi nya dengan diam tapi dalam hati dia sangat senang dengan penjelasan yang di berikan Chen.


" apa kamu mendengar ku"


" iya aku mendengar mu"

__ADS_1


" mulai sekarang jangan lagi menjauh dariku, aku sudah menjelaskan tentang siapa Ms. Lya, apa ada yang mau kamu tanyakan ! " tanya sambil menatap Fazira. yang di tatap hanya menganggukkan kepala.


" apa?" sambil menatap dalam wajah wanita yang ada di hadapannya ( dia benar- benar Cantik) batin Chen.


" Papa? "


" Hah, maksudnya?


" anak kecil yang memanggil mu Papa! "


" ohhh, Dia Brayan anak sepupu aku tapi dia manggil aku Papa"


"Ohhhh"


"Oh, saja ?" tanya Chen dan Fazira hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.


" apa kamu tidak marah lagi sekarang "


" kita bisa lanjutkan Perjanjian hari itu"


" aku terus berbicara dan kmu hanya menggunakan kepala? " tanya Chen dengan mata menatap wajah Fazira


" Iya ,,,Maaf "


" ayo kita ke sana sebelum yang lain mencari kita " ajaknya sambil menggandeng tangan Chen.


Chen yang di gandeng merasa senang tapi sebetulnya dia malam kembali ke tempat itu, tatapan Sepupu Fazira yang dia lupa nanya terus menatapnya dengan tatapan damba dan menggoda. Chen tidak suka dengan hal itu.


Flash Back On


Saat Fazira Masuk dalam Rumah, Melisa menggunakan kesempatan itu untuk menghampiri Chen yang sedang berbincang dengan Riko.


Melihat kedatangan Melisa Riko memilih untuk diam, dia ingin lihat apa yang akan di lakukan olah sepupunya itu.


" Hai Tuan Chen, Aku Melisa Sepupu Fazira"

__ADS_1


memperkenalkan Diri sambil mengulurkan tangannya.


" Hai panggil Chen saja"


" Baik lah" ucap nya dengan suara pelan dan gelagat tubuhnya menunjukan bahwa dia tertarik pada Chen.


"beruntung sekali kamu Fazira, aku tidak akan membiarkan itu" batin Melisa


percakapan Meraka berlangsung, tapi lebih mendominasi Melisa yang menceritakan tentang kesehariannya dan ketertarikannya pada Chen.


Riko yang mendengar itu hanya bisa menembus kan nafasnya sedangkan Chen hanya diam dia begitu tidak tertarik dengan cerita keseharian Melisa.


Untung Dering ponsel menyalakannya.


" saya mangkat telpon dulu, Permisi" pamit nya pada Riko


...----------------...


" halo..."


"........."


"Aku di rumah Fazira, Kenapa"


"…........."


" Besok Saja, aku sibuk hari ini " ucapnya langsung. Mematikan telpon.


setelah menerima telpon. Chan memutuskan untuk tidak kembali di sana dan dia menuju ke dalam rumah mencari Fazira.


Dan yang di cari sedang berdiri di dapan lemari Es sedang bergumam sendiri. Chen tersenyum mendengar itu. Dengan dengan pelang dia berdiri di belakang Fazira.


"kalau kamu mengudang ku, kamu tidak perlu begadang untuk bikin alasan! " ucap Chen mengagetkan Fazira.


Flash Back Of

__ADS_1


__ADS_2