
“ kalau kamu mau mommy berhenti kamu kenalin dong kekasih kamu sama mommy, Mommy pengen kali gendong cucu kaya teman-teman mommy saat kumpul arisan” Ucap Mommy Fera.
Mommy Fera sebenarnya tau kenapa anaknya itu semenjak putus dengan ilham tidak mau lagi mengenal lelaki, Kalau fazira tidak mau menikah maka dia tidak akan punya cucu dan itu tidak boleh terjadi. Pokonya fazira harus menikah usianya juga sudah cocok untuk menikah.
“ tapi Era Ngga Punya Kekasih mom,,,”
“ kalau begitu kamu kenalan dengan anak teman mommy gambang kan”
“ tapi,,,”
“ tidak ada tapi, mommy akan berhenti kalau Era sudah punya kekasih dan akan menikah,” tegas Mommy Fera.
“ Atau kamu masih mengharapkan si ilham itu” Tanyanya sambil menatap anaknya dari atas sampai ke bawah.
“ Ngga Era ngga ngapain Ilham lagi, era udah Move On, tanya aja Elsa” ucap Fazira menyakinkan
“ kalau udah Move On berarti era boleh dong kenalan sama anak teman Mommy dan buka hati Era siapa tau dia jodoh Era” Ucap Mommy santai.
“ Era ngga mau di Jodoh hin Mom, Oke Era akan bawa kekasih era ke rumah dan kenalan sama mommy” Ucap Era yakin, tapi sebenarnya dia ragu, siapa yang akan dia kenalkan pada mommy dan deddy nya.
“ Oke Mommy tunggu dan Minggu depan bawa di rumah ini, dan mommy akan berhenti ngenalin kamu sama anak teman mommy” ucap mommy Fera
Setelah perdebatan antara ibu dan anak ini, akhirnya Fazira memutuskan untuk ke Rumah sakit dari pada di rumah mommy nya selalu memaksanya untuk berkenalan dengan anak temannya.
*****
Rumah Sakit
“ Mel, itu Fazira kenapa sih, dari tadi melamin aja……!” ucap Elsa menyenggol lengan Amel di sampainya.
“ Mungkin banyak pasien, Udah makan aja” jawab amel sambil memakan makan siangnya.
Mereka pun langsung menikmati makanan berbeda dengan Fazira yang terus melamun entah memikirkan apa.
“Faz, kamu kenapa sih,, emang makanan nya ngga enak ya!” tanya Elsa yang bingung melihat Fazira yang dari tadi hanya mengaduk-aduk makannya.
“ Emm, kenapa El,!” tanya fazira
“ lo kenapa sih Faz, ko melamun terus dari tadi,” tanya Amel
“ lo ada masalah ya…!”
“ ngga sih, Cuma bingung aja sama mommy, kenapa dia selalu ngenalin aku sama anak temanya, kan aku bisa cari calon sendiri”
__ADS_1
“ mungkin mommy Fera pengen kamu cepat move on dari Ilham.” Ucap Elsa menyambung pembicaraan fazira dan amel.
“ Gue udah Move on dari Ilham kali, mommy aja yang ngebet bangat pengen punya cucu” ucap amel sebal memikirkan ucapan mommy nya tadi pagi.
“ ya udah kasi aja cucu” ucap amel tiba-tiba
“ emang bisa bikin anak sendiri, gue ngga mau aneh-aneh” ucap amel sambil menggelengkan kepala mendengar ucapan sahabatnya.
“emang mommy lo bicara apa sih, gue penasaran deh sampe lo pusing sampe begini, ini bukan Fazira yang gue kenal” tanya Elsa yang penasaran.
Fazira langsung menceritakan apa yang mommy nya ucapkan saat pembicaraan mereka tempo hari. Elsa dan Amel mendengarkan cerita fazira dengan baik.
“ Gila,Mommy Fera pengen bangat punya cucu Faz, kasi gih,,” canda amel sambil tertawa memperlihatkan deretan gigi putihnya.
“ sialan Lo” Fazira melempar amel dengan tutup botol minuman.
“ terus faz, siapa yang akan kamu kenalkan ke mommy fera minggu ini” tanya Amel
“ itu yang bikin gue pusing sekarang” ucap amel sambil menggaruk jidatnya.
“ lo terima aja tawaran Tuan Kim yang ruangan VVIP itu” usul Elsa
“ Lumayan kan mel nikah sama pengusaha, sejahtera deh hidup lo sampe tujuh turunan” lanjutnya.
“ makanya Faz, kemarin tu kakek kim suruh kamu kenalan sama cucunya” ucap amel
“ udah deh ngga usah bahas itu,udah mending kita kembali ke ruangan” ucap Fazira langsung beranjak menuju ke ruangan.
Di ikuti oleh kedua sahabatnya.
Fazira, Amel dan Elsa memang bekarja di rumah sakit yang sama tetapi mereka berbeda keahlian. Dr. Fazira Rachman Leonard sebagai dokter bedah, Amel Darmawan sebagai dokter Kandungan dan Dr. Elsa Wijaya Leonard sebagai dokter gigi.
Saat setelah sampai di ruang perawatan fazira segera merawat beberapa pasienya. Fazira memeriksa keadaan pasiennya satu persatu. Saat setelah selesai memeriksa beberapa pasiennya Fazira langsung menuju ruang istrahat di mana waktu kerjanya sudah habis dan akan berganti shif dengan teman dokternya.
Setelah sampai di ruangan Fazira langsung duduk di atas ranjang tempat istirahat dokter. Dia masih memikirkan janjinya dengan mommy nya beberapa waktu yang lalu.
“Aakhhhh, Siapa yang harus aku bawa buat ketemu mommy” Teriak Fazira sambil memegang kepalanya.
“ apa aku terima saja tawaran kakek Kim” batin Fazira “ tapi aku tidak kenal dengan cucunya, kalau cucunya galak, terus kalau cucunya sudah punya pacar,,ahhhh tidak, tidak masa gue jadi perusak hubungan orang” batin Fazira sambil menggelengkan kepalanya.
“ Oii,Dr. Fazira kamu kenapa! “ tanya Dr. Ika teman kerja Fazira, sambil menepuk bahu Fazira.
“ Ahhh, Aku tidak apa-apa, kamu mau pulang” tanya Fazira
__ADS_1
“ iya, kamu mau tidur lagi di rumah sakit?”
“ Mungkin”
“ kamu ngga pulang di rumah aja kasian orang tua kamu, mungkin mereka kangen sama anak gadis mereka satu-satunya ini” goda Dr. Ika. Sambil melangkah ke meja kerjanya untuk membereskan barang-barang yang akan di bawa pulang.
“ mungkin besok malam aku akan pulang” kata Fazira.
“ jangan terus bekerja, keluarlah jalan-jalan bersama kekasihmu” goda Dr. Ika
“ Aku tidak punya kekasih”
“kalau begitu keluarlah jalan-jalan siapa tau kamu dapat kekasih,” kata ika sambil melangkah keluar dari ruang istirahat dokter.
Lelah dengan pikirannya akhirnya Fazira membaringkan badannya untuk mengistirahatkan otaknya yang tengah pusing memikirkan janjinya.
“ lama-kelamaan bisa Gila” kata ika sambil menghela nawas. Saat akan memejamkan mata tiba-tiba teleponnya berbunyi.
Fazira menghela nafas saat melihat nama yang tertera pada layar handphonenya.
“Haah”
“ Halo Kek, “
“…………………………”
“ Kakek kapan datang dari kota K”
“………………………….”
“ Iya, aku akan pulang malam ini”
“…………………..”
“ sampai ketemu di rumah”. Kata fazira sambil menutup panggilan telpon dari kakek tercintanya.
“ Baik lah Era Semangat” ucapnya menyemangati disi sendiri. Fazira pun langsung bangun dan menuju ke meja kerjanya untuk mengambil tas, dia memutuskan untuk pulang, dia merasa rindu pada kakek dan neneknya.
Kakek dan nenek fazira tinggal di kota K, fazira jarang bertemu dengan kakek dan neneknya sebab kesibukan ayah fazira yang mengurus restoran dan dia yang kuliah kedokteran membuatnya tidak bisa sering berkunjung ke kota kelahiran ayahnya itu.
Pada saat Fazira keluar dari ruang Istirahat dia berpapasan dengan seseorang yang dia temui di ruangan Tuan Kim.
“ selamat malam Dr. Fazira” sapa Miko Asisten Chen
__ADS_1