Fenghuang Chuangi

Fenghuang Chuangi
20. Jati diri Jie Si Chang


__ADS_3

-kerajaan petir-


Si Feixiang menatap Xiao Chen sebentar, "Satu tahun lagi, kita akan bertemu kembali di sekte 1001 malam. " ucapnya tersenyum tips, Xiao Chen mengusap rambut Si Feixiang lembut, "Sebenarnya apa yang membuatmu ingin berkelana?"


Si Feixiang mengalihkan pandangannya saat Xiao Chen bertanya, "Tidak ada, Xiao Chen kuharap kau ingat untuk rajin berkultivasi sehingga nanti saat kita kembali bertemu kau tidak lebih lemah dariku!"


Xiao Chen batuk ringan saat mendengarnya, dia tahu bahwa itu Si Feixiang sedang mengalihkan perhatian, dia menolak untuk menjawab pertanyaannya, tapi sungguh Xiao Chen merasa sakit ketika Si Feixiang mulai membahas tentang kultivasi.


Ini bukan berarti dia tidak berbakat, hanya saja semenjak Si Feixiang menerjemahkan buku naga hitam yang dia dapatkan dalam memorinya dia sangat bersemangat untuk melatih teknik tersebut, membuatnya lebih mendalami ilmu pedang.


Jika dipikir, Xiao Chen sering merasa bingung dengan Si Feixiang, anggaplah dari mana dia tahu bahasa yang ia sebut bahasa Inggris itu? Atau kenapa dia dikenal sampah ketika bahkan Xiao Chen merasa bakatnya dibawah Si Feixiang? Itu membuatnya tertekan.


Terlepas dari itu, Xiao Chen sudah banyak belajar bahasa Inggris, dia tentu saja tidak mau meminta bantuan Si Feixiang terus sehingga dia meminta bantuan Si Feixiang untuk mengajarinya, sungguh baginya bahasa Inggris itu dipenuhi kebohongan dan cukup labil, itu terkadang membuatnya emosi.


Kembali ke topik, Si Feixiang memeluk sekilas Xiao Chen dan berbalik pergi dengan kecepatan yang luar biasa, dia harus mengakui fakta bahwa dia tidak suka momen emosional perpisahan begini, itu akan membuat matanya terasa panas dan membuatnya terasa lemah.


Xiao Chen menghela nafasnya ketika melihat tubuh Si Feixiang yang dengan cepat menghilang, padahal dia ingin menikmati memandanginya, tapi Si Feixiang tidak memberinya kesempatan.


Xiao Chen maupun Si Feixiang begitu terlarut dalam keadaan emosional sehingga keduanya tidak menyadari seseorang melihatnya dari kejauhan.


Dia adalah Jie Si Chang, dengan kuat meremas dadanya sendiri, untuk kesekian kalinya dia merasakan getaran menyakitkan menusuk -nusuk hatinya, dia menutup matanya dan mengatur nafasnya yang tidak beraturan.

__ADS_1


"Harusnya aku tidak usah melakukan hal nekat seperti meledakkan mobil seperti waktu itu.. " dia berucap dengan senyum miris tercetak di wajahnya. Hey, dia adalah Gu She Si kawan.


Saat itu, ketika mobil meledak dan ketika dia merasa bahwa ia akan pergi ke neraka dua justru terbangun di tempat asing, dia yakin dia sudah mati tapi sungguh dia terbangun di atas ranjang besar dan dinding -dinding yang terlihat sederhana terniat dari bambu.


Hingga sebuah ingatan menggantui dirinya, dia tidak bodoh, dia tahu kini dia menempati tubuh seseorang. Di ingatannya tubuh yang ia tempati bernama Jie Si Chang, anak tertua pertama dan cucu patriak sekte 1001 malam.


Dia, Jie Si Chang adalah maniak beladiri, menghabisi hampir setiap waktunya untuk berkultivasi, tidak memiliki teman dan bersikap dingin serta sombong, dia memiliki kebanggaan dan harga diri yang tinggi.


Gu She Si melewati hari -hari sebagai Jie Si Chang dan semakin lama dia sudah mulai terbiasa menggunakan identitas barunya, suatu ketika dia mengambil misi yang mengharuskan dirinya ke kerajaan api.


Saat itu dia melihat Si Feixiang dan Xiao Chen pertama kali bertemu, entah karena perasaannya atau instingnya yang kuat dia memiliki perasaan familiar pada Si Feixiang, dia kemudian mengikuti Si Feixiang selama beberapa saat.


Semakin banyak hari berlalu ketika dia mengikuti Si Feixiang, dia sadar bahwa itu dia adalah Si Yisheng, ketika dia menyadarinya, sungguh dia tidak tahan untuk tidak tertawa dan memukul mukul kepalanya sendiri.


Saat itu, ketika melihat Si Feixiang bergumam tidak jelas, Jie Si Chang memutuskan untuk menunjukkan diri, dia memainkan serulingnya dan menciptakan alunan nada, dia terbawa suasana sendiri dan tidak menyadari bahwa itu Si Feixiang jatuh pingsan.


Ketika dia mulai sadar dia terlalu panik, dia segera mengangkat tubuh Si Feixiang dan membawanya ke tempat yang ia ketahui sebagai kamar Si Feixiang, dia langsung pergi ketika melihat Xiao Chen memasuki kediaman Si Feixiang.


Tidak ingin merasa sakit hati Jie Si Chang memutuskan melanjutkan misinya dan kembali ke kerajaan api, saat itu dia baru sadar bahwa dia mengikuti Si Feixiang hingga ke kerajaan petir.


Dan disinilah dia, ketika misi yang ia jalani selesai dia memutuskan untuk berdamai dan kemudian menemui Si Feixiang, tapi ketika dia sampai dia melihat bahwa itu Si Feixiang akan pergi berkelana.

__ADS_1


Dia merasa tidak nyaman saat Si Feixiang memeluk Xiao Chen tapi dia tidak peduli, baginya dikehidupan saat ini atau kehidupan sebelumnya ia tidak pernah ditakdirkan bersama Si Feixiang.


Dia tidak ingin perasaannya pada Si Feixiang bertambah sehingga dia menekannya sebisa mungkin, Jie Si Chang menenangkan dirinya dan dia berjalan santai menjauh dari istana kerajaan petir.


Jie Si Chang memutuskan untuk menikmati suasana damai sebelum kembali ke sekte 1001 malam, karena dia sadar bahwa gejolak besar, cepat atau lambat akan menyerang benua ini.


.


"Long gege, bangunan ini sekte 1001 malam?!" seorang gadis dengan rambut ikat kuda bertanya antusias, "Seharusnya iya, mari kita masuk setelah itu kita sampaikan surat saudara Bai pada patriak. "


Mereka terdiri dari tiga orang, gadis yang bertanya tadi adalah Shen Rin sedangkan yang menjawab adalah Shen Long sedangkan yang diam dari tadi adalah Shen Ki merekalah yang dikenal sebagai Shen bersaudara.


Ketiganya memasuki sekte dan pergi menuju salah satu penjaga, penjaga itu dengan ramah membawa ketiganya ketempat administrasi dan meninggalkan ketiganya bersama seorang perempuan yang berpenampilan seksi.


"Ah, biar kutebak! Kalian pasti Shen bersaudara, aku pengurus administrasi hari ini, perkenalkan namaku adalah Mei Er, karena kalian diundang secara khusus kalian akan langsung menjadi murid dalam, ini token kalian dan baju seragam kalian. "


"Li Hong!kemari, antarkan ketiganya ke kamar mereka, juga ajaklah mereka berkeliling. " ucapnya dengan semangat, Shen bersaudara yang kebingungan hanya mengikuti pemuda bernama Li Hong tersebut.


"Jangan diambil hati sikap tetua Mei, dia emang tetua dengan sikap yang unik. " nasehat Li Hong pada ketiganya.


Tbc~

__ADS_1


Yosh! Saya senang sekali melihat tugas saya perlahan menghilang ╮(╯▽╰)╭


Jangan lupa di like ya teman - teman, saya menghargai setiap dukungan kalian!


__ADS_2