
Aku sampai di rumah dengan perasaan lelah yang teramat sangat.
Kebenaran ini hari Kamis. Aku tak ada jadwal kegiatan Naposo.
Pikirku, aku akan bisa bermalas-malasan di ranjang ku malam ini.
Tapi rencanaku buyar. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian, aku mendengar pintu diketuk seseorang sambil mengucapkan Shalom. Aku kaget, sebab aku mengenal suara itu. Bang Leo...😲
Akupun segera ke ruang tamu dan membuka pintu. Benar saja, kulihat bang Leo tersenyum di balik pintu. Badannya sudah terlihat sehat, walau agak kurus.
"Boleh Abang masuk?"
"Masuk saja bang." jawabku
"Abang mau ajak adek keluar sebentar boleh?" tanyanya lagi.
"Maaf bang, aku lagi malas keluar!" pungkasku
"Tolonglah dek, sekali ini saja, anggap sebagai ucapan terimakasih dari Abang, sebab Abang sudah sehat!" ujarnya lagi
Aku terdiam dan melihat wajahnya yang sungguh-sungguh memohon.
"Oke lah, sebentar aku ganti baju dulu!" jawabku
Bang Leo langsung tersenyum lega dan menganggukkan kepalanya.
Aku segera ke kamarku berganti pakaian. Lalu kamipun permisi pada abang dan adek-adekku untuk keluar sebentar.
Bang Leo mengarahkan mobilnya ke pusat kota. Kami sama-sama diam di dalam mobil. Tak ada yang memulai pembicaraan. Tak lama kami sampai di Pujasera Food-centre Sudirman. Setelah memarkir mobil, kamipun masuk ke dalam dan memesan makanan seadanya.
Sambil menunggu hidangan sampai, kami saling berpandangan penuh arti.
__ADS_1
"Dek, kenapa tak pernah bezuk Abang setelah di ruangan inap?" bang Leo membuka percakapan
"Tak apa-apa bang. Kan bang Polan menyampaikan padaku kalau Abang dirawat di ruang ICU, maka aku kuatir. Jadi setelah kondisi Abang membaik, ya aku tak perlu lagi kan!" jawabku setenang mungkin, namun aku malah mendengar nada protes di dalam suaraku sendiri🤭
"Dek..Abang sangat berterimakasih pada adek. Terus terang Abang begitu bersemangat dan senang sekali waktu pertama adek datang itu, sampai-sampai Abang kayak sesak nafas saking senangnya!" sambung bang Leo lagi.
Percakapan kami terhenti sebab pelayan datang menghantar makanan kami.
Aku diminta memimpin doa makan sekaligus ucapan syukur atas kesembuhan bang Leo.
Aku sampaikan doa syukur dari hatiku terdalam, sebab sebenarnya aku memang tak sanggup melihat kondisi bang Leo saat sakit waktu itu, tanpa terasa suaraku bergetar dan mataku memanas dalam doa, dan kuakhiri dengan doa makan untuk kami.
Bang Leo melihatku sekilas saat kuucapkan amin. Aku langsung tersenyum tanda baik-baik saja.
"Mari kita makan!" ajak bang Leo.
Kamipun menikmati makan malam dalam diam. Aku bersyukur meski dalam kondisi belum pulih benar tapi bang Leo makan banyak malam ini.
Bang Leo menggenggam tanganku dan aku pasrah dengan pikiran takut dia belum kuat. Yah tak apalah sekali ini.
Kami melangkah pelan-pelan.
"Dek, Abang bahagiaaa banget malam ini. Adek mau temani Abang makan malam. Abang minta maaf pernah menyakiti adek. Abang tau semua kesalahan Abang. Abang menyesal. Abang sadar, sebenarnya sejak dulu sampai sekarang hati Abang cuma sama adek. Bisakah adek memaafkan Abang?" tanya bang Leo panjang lebar.
Alamak..
kok pembahasannya jadi melenceng sih.
Aku benar-benar tak ada persiapan buat bahas yang beginian.
"Bang, aku sudah memaafkan Abang. Tapi aku tak bisa melupakan penghianatan abang. Itu cukup bagiku untuk tak bisa mempercayai Abang lagi. Kita berteman saja." jawabku pasti.
__ADS_1
" Apakah adek tak bisa kasih Abang kesempatan, Abang janji akan setia dan tak main-main lagi!" rayunya mendayu
"Maaf bang. Aku tak bisa. Tolong antar aku pulang. Abang kan sudah sehat. Mulailah hidup baru. Cari pekerjaan lagi. Semoga nanti Abang jumpa dengan cewek yang cocok untuk Abang!" putusku yakin.
Kami pulang dalam diam..
Semua memang sudah berakhir..
Bahkan sejak lama..
Situasi lah yang seakan memainkan kembali perasaan yang perlahan sempat terkubur selama hampir setahun ini..
Langit malam penuh bintang..menghantar kepulangan bang Leo dalam keheningan..
Slamat jalan kekasih..
kaulah cinta dalam hidupku..
aku kehilanganmu..
untuk slama-lamanya
aku cinta padamu
aku masih menyayangimu..
walau hanya di hati saja..
untuk selama-lamanya..
my first love - end💘
__ADS_1