
Hari Jumat.
Sepulang kerja, aku sudah permisi pada abang dan adek-adekku untuk melanjutkan perjalanan ke Panam. Di sana ada jadwal "Doa Khusus" yang dilakukan oleh anak-anak Persekutuan Doa (PD) kampus yang kebenaran ada beberapa temanku disana. Sebenarnya aku agak sungkan untuk bergabung dengan mereka, karna sebelumnya acara ini dilakukan di daerah Gobah, di salah satu rumah Pelayan PD tersebut. Namun karna kontraknya sudah habis, dan Abang Pelayan sudah punya tempat khusus di Panam, maka kegiatan Doa dilakukan di sana.
Mereka seakan tau keenggananku, tapi selalu mengajakku dengan ramahnya. Akupun tak mampu menolak karna aku juga membutuhkan Me-time yg membuatku kuat menjalani hari-hari ke depan.
Dari tempat kerjaku, aku akan naik Bus Kota untuk sampai ke lingkungan kampus yang berada di pinggir kota.
Saat di bus, sepanjang perjalanan adalah saat awal Me-time yang kusukai. Aku bisa memikirkan banyak hal, mengingat mamak, Abang dan adek-adekku. Sangat terasa waktu cepat berlalu setelah kepergian Bapak kami. Namun kami anak-anaknya harus bisa tetap kuat dengan kegiatan kami masing-masing.
Sebagian besar teman-temanku di PD ini juga hadir dan memberi kata-kata penguatan saat meninggalnya Bapak. Ini juga yang membuatku terharu setiap mengingat mereka. Kami bukan dari gereja yang sama, namun kami bisa berkumpul dan berdoa bersama untuk banyak hal, keluarga, pekerjaan, pendidikan, kota dan bangsa serta pemerintah.
__ADS_1
Kalau mengingat tubuhku yang sebenarnya sudah lelah sepulang bekerja, barangkali paling enak langsung pulang dan membaringkan badan. Namun jika mengingat Me-time ku yang berkualitas nanti, aku tak pikir panjang untuk melangkahkan kaki ke sana.
Akupun sampai di sana dan melihat banyak teman yang sudah berkumpul.
Puji-pujian dinyanyikan dan doa-doa mulai dipanjatkan. Tak jarang air mataku mengalir deras jika mengingat pemeliharaanNya bagiku dan keluargaku. Selalu aku mohonkan doa buat mamak yang berjualan di luar kota agar selalu sehat dan jualannya laris agar banyak jual-beli dan kamipun bisa sedikit lega Minggu lepas Minggu.
Harapanku yang lain adalah,agar aku dan abangku selalu sehat dan giat bekerja agar bisa menabung untuk membangun rumah sederhana namun layak bagi kami nantinya.
Sehabis acara ramah-tamah, akupun pulang bersama Abang Pelayan. Sepanjang perjalanan Abang akan menanyakan perkembangan pekerjaan, keluarga dan pengabulan doa-doa pribadiku.
Aku sangat bersyukur dikelilingi orang-orang baik. Perhatian mereka kepadaku sangat tulus dan itu dapat kurasakan setiap aku berjumpa dengan mereka. Aku termasuk orang yang perasa, dalam artian, gampang rendah diri. Perasaan tidak layak bergabung dengan mereka kerap membuatku ingin memutuskan berhenti saja. Tapi lagi-lagi semangat dan perhatian yang mereka berikan membuatku nyaman dan kembali bergabung, lagi dan lagi 🤩
__ADS_1
Di PD juga aku termasuk yang memiliki suara lumayan merdu. Nah..berkat ini pula aku beberapa kali ikut mengisi acara-acara atau undangan dari Organisasi Kampus ataupun Departemen Pertambangan tempat Abang Pelayan bekerja. Aku juga bersyukur bisa mengenal mereka semua dalam hal komunikasi. Aku yang cuma tamatan SMEA merasa banyak mendapat pelajaran cara berkomunikasi yang baik, teratur dan bermakna. Dan itu amat sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari terlebih dalam bekerja.
Pak Bos akan selalu memintaku untuk berkomunikasi dengan para Suplier kami, dalam pengiriman barang-barang proyek. Katanya bahasa komunikasi ku baik dan selalu sukses membuat deal-deal yang memperlancar proses pengiriman barang proyek dimaksud. Bersyukur selalu atas banyak pelajaran ini.
Tak terasa kami sudah sampai di gang ke arah rumah. Akupun diturunkan di mulut gang. Setelah mengucapkan terimakasih, Abang Pelayan berlalu dan aku melanjutkan jalan kaki ke rumah.
Sepanjang jalan pulang, biasanya aku juga menyempatkan diri bertegur sapa dengan para tetangga yang kebenaran sedang berada di luar rumah mereka. Sekedar menyapa menandakan aku lewat dekat mereka, lalu merekapun membalas sapa dengan ucapan hati-,hati agar sampai di rumah dengan selamat.
Me-time ku hari ini sangat melegakan.
Sesampainya di rumah, akupun segera membersihkan diri dan beranjak tidur.💤
__ADS_1