
Kepada para pembaca,
Sebelumnya, aku sebagai author lucknut yang doyan menistakan Boboiboy elemental ingin meminta maaf
Pasti kalian bingung, kenapa aku tiba-tiba meminta maaf kan?
Sejujurnya, aku sedang membutuhkan hari libur
Ditambah lagi, tanganku sedang sakit. Karena, kebanyakan mengetik cerita #Sad
Jadi, aku meminta ijin untuk liburan dulu ya
Wuih, sabar jangan lempar aku dengan sendal kalian
Aku cuman minta libur sehari kok, gak banyak-banyak
Kalau banyak, nanti dilemparin readers pakai pisau :')
Soalnya, kalian didikan 'Big 7 Boss' kan?
Yang ada, aku meninggoy duluan sama kalian :)
Terima kasih, sudah mengijinkan aku untuk libur sehari (besok) ππ
...π» NEXT π»...
Kepada para readers baru,
Welcome! Selamat datang dicerita penuh penistaan author terhadap Boboiboy elemental! ππ
Jangan lupa, tinggalkan jejak setiap mampir keceritaku ya
Karena, sekecil apapun dukungan kalian sangat berarti bagi saya :)
Kalian sudah baca FanFic karya 1-4 ku belum nih? π
Kalau belum, silahkan di baca ya! ^^
Mau baca cerita persaudaraan atau keluarga? Silahkan baca FanFic ku "Shut Up, Please" dan "Perfect Life"
Mau baca cerita action mafia yang menegangkan? Silahkan baca FanFic ku "Big7Boss"
Mau baca cerita komedi orang kaya absurd dalam suatu grup chat? Silahkan baca FanFic ku "Billionaire Families"
Jangan sampai menyesal nantinya, lho! π
(Sempatkan diri untuk mempromosikan karya lain π)
__ADS_1
Di kolom komentar setiap chapter cerita ini, kalian boleh meminta cerita apa saja pada ku ^^
Misalnya, kalian memiliki ide cerita tapi bingung bagaimana membuat cerita utuhnya? Akan aku buatkan! βοΈ
Siapapun tokohnya, apapun genrenya, seperti apa jalur ceritanya bebas!
Karena, ini juga bisa menjadi acuan untuk mengembangkan imajinasi kalian lho~
Lebih bagus lagi, kalau kalian kasih sebagian kecil kurang lebih mau alur yang seperti apa π
Biar, aku lebih mudah juga membuat keutuhan ceritanya kan π
Sekali lagi, selamat datang untuk para pembaca baru ππ
...π» NEXT π»...
Permisi, boleh aku curhat sedikit? T_T
Jadi begini, akhir-akhir ini sepertinya ceritaku semakin sepi dan sedikit yang mendukung
Jangan salah paham ya, aku sangat menghargai apapun bentuk dukungan kalian kok π
Tapi, rasanya agak sedih aja karena banyak yang sepertinya sudah jarang baca cerita disini π₯
Ditambah lagi, aku punya kabar buruk untuk para pembaca
Karena, aku juga harus bekerja keras direalita π
Aku masih ingat, sewaktu membuat cerita pertamaku yang masih banyak kekurangan
Terus, dicerita keduaku yang luar biasa banyak peminatnya π
Awalnya, aku bukan orang yang percaya diri dengan cerita yang kubuat
Karena, sering kali gagal π tapi, akhirnya aku berhasil juga memiliki pembaca setia
Dan, membuat para pembaca yang lainnya merasa senang dengan cerita yang kubuat
Tapi, aku juga belum bisa bilang dengan pasti. Kalau, book ini adalah yang terakhir
Jadi, dimohon dukungannya dari kalian ya. Terima kasih, readers π₯°
...π» NEXT π»...
...Short story with Boboiboy Elemental...
Dipagi yang cerah, ada sebuah rumah yang sudah terdengar semangatnya. Dari pagi ini saja, kebisingan sudah memenuhi rumah mereka bertujuh. Tentu saja, karena ini adalah hari raya. Siapa yang tidak akan bersemangat?
__ADS_1
"Blaze, berhenti memainkan kembang api dengan kak Taufan!" Omel Gempa, tidak bisakah kedua saudaranya itu berhenti bermain kembang api secara diam-diam?
"Eh, bukan aku yang ajak Gem!" Takut dimarahi, Taufan melarikan diri dari Blaze.
"Jangan pergi, kak Taufan. Kan, kita mainnya barengan!" Blaze mengejar Taufan, setelah membereskan kekacauan yang dibuatnya.
"Kak Thorn, tolong bantu aku memasang lampu-lampunya" Panggil Solar, menunjukkan sekardus lampu hiasan pada Thorn.
"Okie, mau Thorn bantu pakai akar berduri?" Dengan tatapan polosnya, Thorn bertanya pada Solar.
"Jangan, kak Thorn. Tolong, pakai cara manual saja ya" Memikirkan kemungkinan besar kekacauan jika menggunakan kuasa Thorn, membuat Solar merinding.
"Kak Gem, ini tepungnya kurang?" Sementara yang lain menyiapkan dekorasi, Ice membantu Gempa membuat kue.
"Cukup, tolong masukkan loyang ini kedalam oven ya Ice" Bagian membuat kue adalah kesukaan Gempa, dia memang suka sekali memasak.
Kalau kalian mencari dimana Halilintar, maka mari kita lihat dimana remaja bermanik merah ruby itu. Rupanya, Halilintar sedang sibuk membereskan rumah. Sebelum, sebuah bingkai foto menarik perhatiannya. Difoto itu, tentu saja ada dirinya dan adik-adiknya. Tapi, ada juga ayah dan ibunya yang sudah beberapa tahun ini tidak pulang merayakan hari raya bersama mereka.
"Kapan ya, ayah dan bunda bisa pulang beraya?" Gumam Halilintar, kemudian kembali meletakkan bingkai foto tersebut.
"Kak Hali, semuanya sudah siap nih!" Teriak Taufan, padahal dia ada didepan pintu kamar Halilintar.
"Aku tidak tuli, jadi bisa pelankan suaramu Taufan?" Sindir Halilintar, yang dibalas tawa kecil oleh Taufan.
Selesai sudah, rumah sudah rapi dan bersih. Dekorasi sudah tertata, jangan lupakan aroma harum kue-kue yang baru selesai dipanggang. Ditambah lagi, baju hari raya mereka yang bermacam-macam warna serta coraknya. Memang, tidak ada yang mengalahkan perasaan dihari raya.
'Benar, dihari raya aku tidak perlu bersedih. Karena, yang jauhpun juga pasti merindukan suasana kampung halamannya. Cukup syukuri saja, apa yang ada dihari raya' Batin Halilintar.
Ketujuh elemental terlihat merapikan baju mereka, masing-masing mengambil posisi sejajar sesuai usia. Kemudian, dengan wajah senang mereka menghadap kearah para pembaca.
"Kami para elemental mengucapkan, selamat hari raya idul fitri! Mohon maaf lahir dan batin!" Seru ketujuhnya dengan serempak.
Janganlah merasa sedih, jika kalian belum bisa bertemu dengan para kerabat. Atau mungkin, terhalang pulang menuju kampung halaman. Karena, apapun yang terjadi kita harus tetap bersyukur. Tetap bisa merayakan idul fitri, dengan orang-orang disekitar kita. Sendiri pun tidak apa-apa, selama kita masih bisa merayakannya. Bukankah begitu?
THE END.
...π» NEXT π»...
Saya selaku author juga mengucapkan (bagi yang merayakan) :
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN π
Sampai jumpa, ditanggal 04/05/2022. Seperti biasa, cerita akan update jam 13.00 WIB π
Bye~ bye~
Salam,
__ADS_1
JustMe