
Feby :"Feby gak nyaman kak di rumah, Feby mau ke rumah sakit aja ya mungkin di dekat ayah dan bunda feby bisa tidur feby hanya memastikan bagaimana kondisi ayah, apa boleh kita ke rumah sakit sekarang feby nggak suka di dekat tante tante Melia sekarang seperti bukan tante meli,"(ucapkan jelaskan tentang ketidaknyamananku saat ini).
kak Bayu :"apa kamu yakin kita langsung ke rumah sakit bukannya kamu lelah apa nggak seharusnya kita tidur di rumah dulu nanti takut bikin bunda khawatir lagi,"( ucapku kala itu menanyakan sekali lagi).
Feby :"Febi yakin kok kak dan di sana berbeda makan sama bunda cerita sama bunda apa yang terjadi di rumah bukan maksud Feby untuk membebankan tapi hanya bunda yang bisa menjawab itu semua kakak tahu itu kan,"(ucapku kala itu meyakinkan kak Bayu).
kak Bayu :"baiklah kalau seperti itu kita siap-siap untuk ke rumah sakit Dan tolong jangan tambah pikiran bunda ya sayang,"(ucapku mengingatkan tentang situasi yang saat ini terjadi ).
__ADS_1
Feby :"iya insya Allah tapi nggak akan membebani bunda lagi tapi juga tahu bagaimana lelahnya bunda,"(ucapku lesu kala itu pada kak Bayu).
aku yang saat itubersiap-siap untuk kembali ke rumah sakit dan menghampiri ayah dan bunda kala itu pun hanya terfokus dengan apa yang aku bawa untuk Bunda makan Bunda dan ganti baju Bunda selama perjalanan hanya diam dan melihat jalan aku takut akan sesuatu yang terjadi pada Ayah namun di sisi lain aku takut jika masa laluku akan kembali lagi entah kapan sampai kapan ini semua akan berjalan aku terkadang berpikir Kenapa Tuhan memberiku cobaan yang begitu berat seperti ini.
dalam lamunan ku melihat jalan Kak Bayu menegurku dan mengusap bundaku begitu halus.
Feby :"Iya KakIya Kak Febi akan terlihat baik-baik saja di depan ayah dan bunda karena Feby juga takut jika ayah selalu memikirkan wi-fi terus-menerus kita nggak tahu apa yang ayah alami aku takut Kak jika bunda dan ayah menyembunyikan sakit Ayah aku takut itu terjadi,"(ucapku kalau itu merasa bunda sedang menyembunyikan sesuatu ).
__ADS_1
kak Bayu :"Ayah dan Bunda bukan menyembunyikan Mungkin beliau mencari waktu yang tepat untuk bicara dengan anaknya kamu tahu itu kan Ayah dan Bunda takut kamu merasa terbebani karena sakit Ayah tapi percaya insya Allah ayah akan baik-baik saja,"(ucapku kala itu menenangkan istriku yang entah mengapa aku pun merasakan apa yang dirasakan istriku ).
Feby :"Kak Apa semuanya akan baik-baik saja aku takut kehadiran tante meli ada kaitannya dengan Alex Aku takut itu Kak,"(ucapku khawatir kalau itu adakah bayu ).
kak Bayu :"sayang kamu percaya akan takdir Allah kan dan kamu percaya Jika kamu di samping kakak semuanya akan baik-baik saja kakak tidak menjaminkan apapun tapi doa kamu pada pencipta akan menjadi jawaban untuk langkah kita selanjutnya,"(ucapku kalau itu meyakinkan istriku ).
Feby :" insya Allah kak semuanya akan baik-baik saja aku percaya takdir Tuhan takkan pernah salah,"(ucapku kalau itu meyakinkan Kak Bayu ).
__ADS_1
...Maaf jika cerita membosankan saya Masi harus banyak belajar karena saya masih pemula dan ingin mencoba, terima kasih telah membaca novel saya, saya butuh sekali kesukaan dan keritik dari kalian, terimakasih 🙏🙏...