Free Me, For My Dream, Possessive Manl

Free Me, For My Dream, Possessive Manl
Amarah


__ADS_3

Viona yang entah dari mana datangnya saat itu pun tiba-tiba sudah berada di samping Leon yang sedang marah.


" Bagaimana sayang ...., apa kali ini aku berhasil membuat perempuan murahan itu menangis ,"( ucap Viona kalau itu bertanya pada Leon ).


Leon yang saat itu hanya terdiam dan penasaran apa arah pembicaraan Viona saat itu pun Leon Hanay bisa berusaha menahan emosi nya .


" Siapa yang menangis????, dan kenapa ????,"( tanya Leon kala itu penasaran ).


" Siapa lagi sayang kalau buka Feby si cabe itu ,"( ucap Viona kala itu santai ).


Leon yang saat itu geram dengan apa yang didengar kan nya pun seketika murka dan entah kenapa saat itu Leon menampar Viona .


Plak.....


" Awwww ...., sakit sayang kamu kenapa, kenapa kamu tampar aku, memangnya aku salah apa sayang ,"( tanya Viona kala itu kesakitan ).


" Lo mau tau salah Lo apa ..,"( tanya Leon kala itu mencengkram tangan Viona dengan kasar ).


" Iya sayang, tapi pliss lepasin tangan ku sakit sayang ....,"( ucap Viona yang saat itu kesakitan dan bingung dengan sikap Leon yang tiba-tiba marah saat itu ).


Leon yang saat itu melonggarkan cengkraman nya pun berbisik pada Viona kala itu.


" Jangan usik perempuan gue,"( ucap Leon kala itu dengan nada pelan namun tegas dan tetap mencengkram tangan Viona kala itu ).


" Siapa yang Lo maksud perempuan Lo ,"( tanah Viona kala itu yang Masi bingung dengan yang di ucap kan Leon ).


" Sudah berulang-ulang kali gue bilang sama Lo dan kawan-kawan Lo, jangan usik perempuan gue yang gak tau apa-apa, gue gak tau otak sama hati Lo tarok mana, Lo sama gue memang ada urusan tapi Feby tidak ada kaitannya sama urusan Lo sama gue sama sekali paham Lo, dan yang perlu gue tegaskan juga pernah ancaman apapun atau menyakiti perempuan gue meskipun hanya sedikit paham kalian ,"( ucap Leon kala itu meledak-ledak ).


" Wowwww Lo ingat kan kalau Lo juga ada hubungan sama gue Leon ,"( ucap Viona yang kala itu kesal dengan pernyataan Leon ).


" Gue ingat i sekali lagi, Lo sama gue hanya sebatas teman, dan Feby adalah dan akan selalu jadi perempuan gue paham Lo,'( ucap Leon kala itu tegas ).

__ADS_1


" Dasar laki-laki serakah Lo, Lo udah sama gue tapi Masi mau sama perempuan lain gila ya ,"( ucap Viona kala itu marah ).


" Gue gak pernah anggap Lo perempuan gue, Lo hanya sebatas temen gue, dan akan tetep jadi temen gue, meskipun gue tau kalau Lo yang udah lenyap in semua perempuan yang Deket sama gue dulu termaksud saudara gue, gue Masi mau jadi temen Lo, gila gak gue tapi kenapa kenapa Viona Lo Masi ingin sakiti perempuan gue yang sekarang, kenapa ,"( tanya Leon yang kala itu bingung dan dengan Isak tangis yang tak terbendung kala itu ).


Viona yang saat itu pertama kalinya melihat Leon nangis pun langsung menghampiri Leon dan memeluk Leon, dan semua temen-temen yang saat itu hanya bisa terdiam dengan amarah Leon dan Viona pun tak bisa berbuat apa-apa .


" Gue gak mau berbagi dengan perempuan lain Leon, Lo milik gue dan akan tetep jadi milik gue ,"( ucap Viona yang saat itu memeluk Leon ).


" Gak Viona Lo temen baik gue, Lo sahabat gue Lo akan tetep jadi itu dan gak bisa lebih dari itu Lo tau itu kan ,"( ucap Leon kala itu ).


" Tapi gue mau lebih dari itu ,"( ucap Viona kala itu ).


" Terserah Lo ...., yang harus Lo tau sekarang sampai gue tau Lo nyakitin perempuan gue dengan cara apapun itu atau mengancam keselamatan perempuan gue Lo pasti tau kan gue orang nya sekeras apa Viona,"( ucap Leon kala itu tegas dan meninggalkan Viona dan semua anak-anak dikelas itu ).


" Leon Lo mau kemana, gue gak akan pernah tinggal diam ingat itu ,"( ucap Viona marah saat itu ).


Leon yang saat itu tak peduli dengan ucapan Viona pun pergi meninggalkan kelas itu dan mencari keberadaan ku di semua ruangan sekolah saat itu.


Aku yang saat itu terdiam dikamar mandi pun hanya bisa menghubungi Lina saat itu berharap Lina akan masuk sekolah saat itu.


Panggilan 1📳📴


Panggilan 2📳📴


Panggilan 3📳📳📳


" Halo Lin ,"( ucap ku kala itu berbisik ).


" Halo feb, ada apa gue sekolah Feb tunggu gue dikelas oke ,"( ucap Lina kala itu tiba-tiba memotong telfon ku saat itu ).


Leon yang saat itu mendengar Isak tangis ku diluar kamar mandi pun hanya bisa menunggu ku keluar dari kamar mandi saat itu ).

__ADS_1


Tok tok tok ....


" Sayang keluar ya ....,"( ucap Leon kala itu ).


Aku yang saat itu terdiam dan hanya bisa diam pun tak ingin bersuara kala itu.


" Sayang keluar ya ..., kamar mandinya banyak kecoak sayang,"( ucap Leon kala itu asal ).


Dan ucapan Leon yang saat itu berhasil membuat ku keluar dari kamar mandi dengan teriak-teriak saat itu .


" Mana mana mana kecoak nya ,"( teriak ku kala itu melompat karena ketakutan dengan kecoak saat itu ).


" Ini sayang ini sayang dibawa kamu ,"( ucap Leon yang kala itu membohongi ku ).


" Mana kak, mana kak geli mana buang dulu kak,"( teriak ku kala itu geli ).


" Udah sayang udah hilang jangan takut kan ada kakak ,"( ucap Leon kala itu menenangkan kan ku ).


" Alhamdulillah ...., sukur lah kalau gitu ...,"( ucap ku tenang kala itu dengan tangan yang masih mengengam dipundak Leon saat itu ).


" Iya sayang ayok keluar dari sini saya ,"( Leon yang saat itu mengajak ku dan mengengam erat tangan ku pun pergi ke perpustakaan saat itu ).


" Kak tolong lepasin tangan gue, dan jangan kayak gini entar dilihat orang banyak malu kak, aku takut di bully pacar kamu lagi kak,"( ucap ku kala itu membuat Leon berhenti berjalan seketika ).


" Siapa yang kamu maksud ,"( tanya Leon kala itu geram dengan pertanyaan ku ).


" Ya pacar kamu lah kak ..., udah lah saya mau ke kelas saya gak boleh bolos ,"( ucap ku kala itu pada Leon ).


" Gue gak peduli paham ..., sekarang kita ke perpus oke sayang ,"( ucap Leon kala itu pada ku ).


...**M**aaf kawan jika cerita membosankan saya Masi harus banyak belajar karena saya masih pemula dan ingin mencoba, terimakasih telah membaca novel saya, saya butuh sekali masukkan dari kalian, terimakasih sekali lagi telah membaca novel ini, nonton episode selanjutnya ya🙏🙏**...

__ADS_1


__ADS_2