Free Me, For My Dream, Possessive Manl

Free Me, For My Dream, Possessive Manl
1


__ADS_3

Memang berhasil aku menghindar dari Leon namun aku tak berhasil menghindar dari perempuan psikopat ini, siapa lagi kala bukan Viona .


" Hay cabe ...., mau kemana sayang ,"( ucap Viona kala itu pada ku).


Aku yang saat itu tak peduli dengan ucapan Viona pun berusaha pergi dari situ saat itu namun alhasil tetap saja gagal .


" Mau kemana ..., sini main-main sama gue dulu, gue lagi pengen melukis di wajah mulus lo nih ,"( ucap Viona saat itu dengan memegang pisau kecil saat itu ).


" Lo mau ngapain ...,"( tanya ku kala itu pada Viona ).


" Ayo lah ..., gue gak mau main-main sama Lo sebenarnya, mau Lo coret sendiri apa gue coret,"( tanya Viona kala itu pada ku ).


" Gue gak kan melakukan keduanya, plisss gue gak punya masalah sama Lo, jangan sakiti orang lain, Lo cantik Vio dan gue percaya hati Lo baik, banyak orang yang sayang sama Lo, "( ucap ku kala itu pada Viona ).


Viona yang saat itu menunduk dan berfikir pun tiba-tiba bertanya dengan ku dengan nada tinggi namun dengan air mata yang tak henti-hentinya mengalir saat itu.


" Tapi kenapa Leon gak pernah liat gue, banyak orang yang terobsesi sama gue tapi Leon enggak, kenapa Leon justru ngejar Lo yang baru di sekolah di sini,"( tanya Viona saat itu ).


" Gue gak tau harus jawab apa Vio, karena yang punya hati dan pikiran Leon itu ya hanya Leon bukan gue, Vio perlu Lo tau setelah kelulusan ini gue gak akan disini, dan satu lagi gue gak bisa Nerima laki-laki yang tidak cukup dengan satu perempuan seperti kakak,"( ucap ku kala itu pada Viona ).


" Gi mana gue bisa percaya sama Lo, dan apa harus gue percaya sama Lo,"( tanya Viona saat itu pada ku ).


" Jangan percaya sama gue, gue sama Lo sama-sama manusia, dan satu lagi coba berusaha ngatur emosi, deketin diri sama pencipta Lo, agar sakit Lo bisa sembuh, ini bukan hanya nyakitin orang sekitar Lo gue yakin Lo sebenarnya juga gak suka kayak gini, gue gak bisa ngelarang atau atur-atur Lo Vio tapi gue tau Lo butuh orang yang bisa nasehati Lo tapi gak ada karena Lo merasa semua orang takut sama Lo,"( ucap ku kala itu pada Viona ).

__ADS_1


Entah Viona saat itu penuh dengan amarah pun tiba-tiba bisa berfikir jernih saat aku mengajak bicara dia dengan nada lembut saat itu dan entah mengapa dia pun bisa mengontrol emosi nya saat itu.


" Gue mau balik, gue mau ketemu bunda sama ayah gue, hari ini adalah awal pertemanan kita, gue berusaha ngebuat Lo sembuh tapi Lo juga harus berusaha ngatur emosi Lo,"( ucap ku kala itu pada Viona ).


" Gue gak suka penghianatan, jadi kalau gue tau Lo sama Leon gue gak akan segen-segen bunuh Lo ,"( ucap Viona kala itu mengancam ).


" Kapan-kapan gue bakalan kenalin Lo sama laki-laki yang lagi Deket sama gue ,"( ucap ku kala itu menenangkan Viona. ).


Jujur saat itu hati ku seperti sudah pasrah, gue gak tau apa yang ada dalam pikiran dia tapi gue yakin dia juga gak mau kayak gini, sumpah rasanya hari itu bakalan jadi hari terakhir gue hidup, gue kira dia gak bakalan dengerin gue tapi ternyata gue salah dia Masi bisa dengarkan orang saat lagi marah .


Aku yang saat itu pergi meninggalkan Viona pun hanya terdiam dan berfikir .


* Ya Allah semoga saja dia bisa sembuh, kasihan jika dia harus seperti ini terus tuhan*


Tak lama setelah aku memikirkan bagaimana caranya tiba-tiba ada bunyi pesan masuk dari hp ku saat itu .


Dan tak lama pun aku membuka isi pesan itu dari Leon .


" Dek kakak minyak maaf ..,"( ucap Leon dalam pesan itu ).


" Kenapa harus minta maaf, Memang nya apa salah kakak ,"( ucap ku kala itu ).


" Baya dek kita besok bisa jumpah kan "( ucap Leon ).

__ADS_1


" Maaf kak Feby besok jalan sama kawan Feby "( ucap ku singkat ).


" Siapa apa laki-laki itu lagi ????,"( tanya Leon kala itu ).


Aku yang saat itu membuka pesan itu pun tak melanjutkan cat ku dengan Leon karena aku tau endingnya pasti bertengkar .


Entah mengapa aku yang saat itu tak menjawab cat Leon pun membuat Leon menelfon ku berulang kali .


📳 Leon


📳 Leon


📳 Leon


Mungkin hampir 20 kali telfon Leon saat itu tak ku angkat sampai-sampai aku geram saat itu dan mengangkat telfon dengan nada marah saat itu .


" Apa-apan si Lo kak..., telfon sampai 20 lebih, Lo kurang kerjaan apa, apa bisnis Lo Masi kurang sibuk sampai-samapi nganguin orang ,"( ucap ku tanpa henti saat itu ).


" Assalamualaikum dek,hey dek ...., dek ....,"( tegur seseorang dalam telfon saat itu ).


Aku yang saat itu bingung dengan suaranya pun akhirnya ku lihat nama layar dalam ponsel ku saat itu, betapa kagetnya aku saat ku tau kalau yang telfon saat itu adalah kak Bayu si laki-laki TNI itu.


...*Maaf kawan jika cerita membosankan saya Masi harus banyak belajar karena saya masih pemula dan ingin mencoba, terimakasih telah membaca novel saya, saya butuh sekali masukkan dari kalian, terimakasih sekali lagi telah membaca novel ini, nonton episode selanjutnya ya🙏🙏*...

__ADS_1


__ADS_2