Free Me, For My Dream, Possessive Manl

Free Me, For My Dream, Possessive Manl
Indonesian


__ADS_3

" apa itu Sulit, apa sudah ada laki-laki lain dihari mu saat ini,"( tanya Leon kala itu pada ku ).


" maaf sepertinya urusan saya sudah selesai, saya permisi, saya harus kembali pulang, assalamu'alaikum ,"( ucap ku kala itu dengan melangkah ).


" apa se hina itu aku Dimata mu dek,"( tanya Leon kala itu pada ku ).


Aku yang saat itu ingin membuka pintu pun terhenti dan mendengarkan kan ucapan Leon kala itu


" beri aku kesempatan sekali lagi, gak akan pernah aku sia-sia kan lagi kesempatan itu dek percaya ..., dan aku akan mendukung apa yang akan jadi keputusan mu dek, pliss kakak mohon, apa iya kakak harus bersujud dikaki adek,"( tanya Leon kala itu dengan isa-kan tangis kala itu ).

__ADS_1


aku yang saat itu masih menunduk tanpa memutar tubuh ku untuk melihat Leon pun hanya bisa terdiam .


" Pliss dek beri kakak kesempatan ,"( ucap Leon kala itu memohon ).


Lina yang saat itu melihat situasi diruang itu semakin keruh pun hanya bisa terdiam dan berusaha meyakinkan ku kala itu.


" Feb coba dulu lah, gue tau itu susah tapi apa salah nya sekali aja Feb,"( ucap Lina kala itu pada ku ).


aku yang saat itu terdiam sejenak dan mengambil nafas panjang untuk berucap.

__ADS_1


" sejak kapan saya tidak beri kesempatan ke kamu, berulang kali bahkan berkali-kali saya sudah beri kesempatan itu tapi apa nyatanya kesalahan yang sama kau ulangi lagi dan lagi, namun satu pun Feby tak membalas bukan, bahkan saat kekasih mu mem bully saya apa anda menghentikan nya atau setidaknya tidak ikut -ikutan lah tapi apa nyatanya justru kamu mendukung pacar kamu dan bahkan kamu juga ikut terlibat dalam pembullyan itu, Apa kamu masih ingat atau Jang-jangan kamu sudah lupa, seperti iya kamu lupa, ah sudah lah terserah kamu niat baik saya kemari sudah saya laksanakan jadi saya permisi ayah dan bunda saya sedang menunggu saya di rumah, assalamu'alaikum ,"( ucap ku kala itu dengan amarah ).


namun aku terhenti ketika aku ingin membuka pintu kare teringat ucapan Lina kala itu.


" dan sorry Lina mungkin kamu belum tau semuanya karena itu kamu masih membela dia, tapi yasudah lah bukan urusan saya juga, terimakasih buat semuanya, saya permisi Assalamu'alaikum ,"( ucap ku kala itu meninggalkan rumah sakit itu dan langsung ambil penerbangan ke Jakarta kala itu ).


" Feb sorry ,"( ucap Lina kala itu yang berusaha menghentikan langkah ku namun tak bisa ).


dan saat aku berada di bandara kala itu aku pun menunggu jam penerbangan ku yang mungkin Masi menunggu 2 jam lagi.

__ADS_1


...Maaf kawan jika cerita membosankan saya Masi harus banyak belajar karena saya masih pemula dan ingin mencoba, terimakasih telah membaca novel saya, saya butuh sekali masukkan dari kalian, terimakasih sekali lagi telah membaca novel ini, baca episode selanjutnya ya🙏🙏...


__ADS_2