Free Me, For My Dream, Possessive Manl

Free Me, For My Dream, Possessive Manl
Leon sadar


__ADS_3

" Iya gue udah nyampe rumah, sekarang gue baru Sampek Jakarta Lin, gue akan cari Viona dulu setelah itu gue akan terbang ke Malaysia sebelum gue penempatan tugas, Lo sekarang dimana ????, apa Lo di Indonesia ???,"( tanya ku kala itu pada Lina ).


" Gue di Indonesia, besok gue ke Malaysia buat lihat perkembangan Leon, apa gak sekalian aja kita berangkat bareng ,"( tanya Lina kala itu pada ku ).


" Pingin sih Lin, tapi gue gak tau apa gue bisa ketemu Viona sekarang atau kapan gue gak tau ini, gini aja Lin kalau gue udah ketemu Viona gue kabarin Lo deh, kita berangkat ke Malaysia bareng oke ,"( ucap ku kala itu pada Lina ).


" Sorry Feb sebenernya Lo sama Viona ada apa sih, jujur Feb gue takut aja kalau dia lagi kumat-kumatnya tiba-tiba dia bunuh Lo aja, apa gue antar aja ke Viona nya ,"( tanya Lina kala itu khawatir ).


" Makasih udah ngingetin gue Lina akan penyakit dia, tapi terakhir kali gue bilang sama dia kalau gue gak akan pernah nganguin dia sama Leon, dan gue bertanggung jawab akan hal itu Lin, gue pergi tes terus pendidikan dan gak ikut pengambilan surat kelulusan saat itu mungkin membuat semua orang bertanya-tanya gue kemana dan gue dimana, doa in gue aja kalau gue bakal baik-baik aja sama Viona nantinya, kasihan dia Lin mungkin banyak kisah yang kita gak pernah tau kenapa dia bisa seperti itu dan sebener nya dia juga gak mau kayak gitu Lin ,"( ucap ku kala itu menjelaskan pada Lina ).


" tapi Lo ingat kan siapa penyebab Lo mondar-mandir rumah sakit dulu, siapa yang ngebuat Lo jadi dibully dan siapa yang ngebuat Lo akhirnya meninggal kan Leon ,"( ucap Lina kala itu geram karena takut akan terjadi apa-apa dengan ku kala itu ).


" Gue akan selalu ingat siapa dan kenapa gue dulu langganan rumah sakit, trauma, dibully, tapi gue jelaskan yang satu ini gak ada Viona dari keputusan gue meninggalkan Leon kala itu, saat gue jatuh cinta sama orang gak akan pernah ada yang bisa ngebuat gue benci atau pun gak percaya dengan pasangan gue kecuali gue melihat dari mata kepala gue sendiri, dan hubungan gue sama Leon memang saat itu udah gak sehat, kalau tetep bertahan itu akan membuat semakin sakit nya perasaan kita ,"( ucap ku kala itu pada Lina ).

__ADS_1


" Tapi Lo tau kan Feb, sejauh apapun dia berpaling dengan perempuan dia akan tetap kembali ke Lo setidaknya Lo lihat itu sih ,"( ucap Lina kala itu menyakin kan ku ).


" Gue tau Lin Leon memang bes friend Lo banget tapi gak seharusnya kan seorang teman akan tetap membela keburukan sahabat itu dan gue yakin Lo gak mau melakukan itu, kalau Lo mau tanya gue sayang gak sama Leon, sayang banget Lin Lo harus tau itu, tapi kenapa gue tetep memilih menyerah dengan perasaan gue karena sebuah hubungan akan tidak enak jika udah ada yang namanya ketidak jujur an, oke lah kalau dia hanya nyakitin gue sekali gue mungkin bisa memaklumi itu tapi Lo tau kan dia nyakitin gue berapa kali berulang kali, dan gue gak yakin jika gue beri kesempatan untuk kesekian kalinya dia sangat sulit untuk berubah meskipun gue tau semua orang pasti punya rasa Hilaf itu pasti tapi apa iya Hilaf itu melakukan kesalahan yang sama berulang kali, gak mungkin kan, dan Lo haru tau Lin meskipun gue suatu saat nanti atau bahkan saat ini ingat gue kembali 100% dan gue tau siapa Leon mungkin gue akan tetap seperti ini dengan Leon Lin,"( ucap ku kala itu membuat Liana hanya bisa pasrah ).


" Sorry Feb kalau gue se egois itu sama Lo, sorry kalau Lo gak nyaman Feb gue hanya ingin tau kenapa dan apa yang ngebuat Lo kekeh gak mau lagi dengan Leon apa karena Viona atau karena apa dan sekarang gue tau gue juga gak bisa apa-apa kalau memang kejadian seperti ini dan mungkin gue akan marah dua kali lipat saat pasangan gue kayak gini ke gue ,"( ucap Lina kala itu pada ku ).


" Ah sudah lah, sekarang gue mau beres-beres dulu capek Lin, Lo gak mau ke rumah Lin gue di Jakarta ini,"( ucap ku kala itu mencairkan suasana ).


" Iya entar gue ke sana tapi gak tau jam berapa loh ya ,"( ucap Lina kala itu pada ku ).


" Gue lagi di jalan ini Feb habis Pacar ,"( ucap Lina kala itu pada ku ) .


" Ah lu mah pacaran Mulu kapan nikah nya, ya dah hati-hati kala gitu, gue tunggu di rumah, kalau dah mau jalan cat ya gue takut kala Lo ke rumah gue Masi di luar ,"! ucap ku kala itu pada Lina ).

__ADS_1


" Siap-siap komandan ,"( ucap Lina kala itu pada ku ).


Saat gue udah kabarin Lina gue pun cari tau tentang Viona namun belum juga ada kabar kala itu, entah mengapa saat itu rasa khawatir itu menyelimuti hati ku kala itu tapi berusaha gue tepis perasaan itu lagi dan lagi.


Dan sekian lama gue nungguin Lian ternyata Lian tidak jadi ke rumah karena ada kabar dari rumah sakit kalau Leon sudah siuman dan Lina pun segera ke Malaysia kala itu dia hanya memberikan pesan singkat .


📩 " Sorry Feb gue gak bisa ke rumah karena gue harus cabut ke Malaysia gue baru dapet kabar kalau Leon udah siuman jadi gue harus segera ke sana, sorry ya lain kali gue pasti ke rumah kok, jangan lupa nyusul ke Malaysia ya dia butuh semangat dari Lo Feb ,"( ucap Lina kala itu pada ku ).


Dan saat itu aku pun langsung membalas pesan Lina .


📨 " Alhamdulillah kalau Leon udah siuman gue berharap dia semakin membaik Lin, gue pasti nyamperin Lo dan Leon ke Malaysia kok sebelum gue penempatan tugas, ya gak papa gue tau Lo khawatir banget akan kesehatan sahabat manja Lo itu Lin jadi ya gue paham sih Lin doa in masalah gue sama Viona cepet kelar ya, capek gue Lin, ya udah gue tidur dulu kalau gitu Lin,"( ucap ku kala itu pada Lina ).


Saat Lina tak jadi ke rumah kala itu aku pun langsung bergegas tidur karena ingin mencari keberadaan Viona lagi besok.

__ADS_1


...* Sorry friends, if my story is boring, I still have a lot to learn because I'm still a beginner and want to try, thank you for reading my novel, I really need input from you guys, thank you...


__ADS_2