
" I sorry kak, saya kira Leon kak, maaf ,"( ucap ku kala itu merasa bersalah ).
" Oke gak papa kok Feb, Lo lagi gak bisa di ganggu kah ,"( tanya kak Bayu kala itu pada ku ).
" Enggak kok kak, ada apa kak??, tumben telfon malem-malem kayak gini,"( tanya ku kala itu pada kak Bayu ).
" Sorry ya nganguin malem-malem soalnya saya dapat kabar pendaftaran pun mendadak banget Feb,"( ucap kak Bayu kala itu ).
" Pendaftaran ???, maaf pendaftaran apa kak ,"( tanya ku yang masih bingung kala itu ).
" Ya pendaftar masuk TNI lah Feb mau pendaftaran apa lagi, kalau polwan mungkin 1 bulan lagi deh Feb ,"( ucap kak Bayu kala itu pada ku ).
" Oh ya maaf kak, sumpah say Masi bingung banget kak ini, ini pendaftaran TNI Al, AU, atau AD kak ,"( tanya ku kala itu pada kak Bayu ).
" Al Feb ...., coba login dulu aja...,"( ucap kak. Bayu kala itu ).
" Memang boleh ya, kan saya belum lulus sekolah kak,"( tanya ku kala itu ).
" Bisa dek Jan Masi daftar belum tes coba dulu takut kuota nya penuh lagi dek ,"( ucap kak Bayu kala itu pada ku ).
" Oke kak, makasih banyak udah repot-repot cari tau buat Feby, makasih banyak kak, "( ucap ku kala itu pada kak Bayu ).
" Iya santai aja lah Feb kaya Ama siapa aja kamu, udah istirahat sana besok kamu ujian Nasional kan,"( tanya kak Bayu kala itu pad aku ).
" Loh kok kakak tau Feby besok ujian Nasional, "( tanya Feby ).
" Tau lah ...., udah istirahat besok jangan terlambat sholat subuh terus belajar lagi biar ingat oke, ya udah kakak jaga dulu ya,"( ucap kak Bayu kala itu pada ku ).
" Iya kak sekali lagi Feby terimakasih kak,"( ucap ku kala itu pada kak Bayu ).
" Alah santai lah, ya sudah Kakak jaga dulu, Assalamu'alaikum selama malam,"( ucap kak Bayu kala itu ).
" Wallaikum salam kak, selamat tugas ,"( ucap ku kala itu pada kak Bayu ).
__ADS_1
" Siap komandan tutup lah telfonnya ,"( ucap kak Bayu kala itu ).
" Kenapa macam tuh, kakak yang telfon kenapa saya yang tutup ,"( Tanya ku kala itu pada kak Bayu ).
" Karena kamu perempuan dek, sudah lah tutup ,"( ucap kak Bayu kala itu ).
" Oke baik lah adek tutup, assalamu'alaikum ,"( ucap ku kala itu dengan menutup telfon saat itu ).
" Wallaikum salam ,"( jawab kak Bayu kala itu ).
Aku yang saat itu berusaha login pendaftaran pun akhirnya selesai, setelah semua sudah saya isi dan selesai, hari yang sudah mulai gelap membuat ku tertidur lelap malam itu.
Entah mengapa malam itu adalah malam dimana keputusan sudah ku ambil, saat login entah mengapa tak pernah ada sekitar keraguan dalam hati ku saat itu untuk berfikir ulang untuk pendaftaran ini, dan malam itu akan menjadi awal dimana aku harus mengikhlaskan masa remaja ku untuk mencapai mimpi ku menjadi TNI.
Saat kumandang adzan membangunkan ku saat itu lah aku selalu ingat kata-kata yang di ucapkan kak Bayu, karena itu sama persis dengan kata-kata yang selalu di ucapkan Bunda.
Saat sholat sudah ku laksanakan, belajar sudah ku lakukan dan bersiap-siap untuk ke sekolah pun harus ku laksanakan saat itu, aku tak pernah lupa untuk meminta restu dan doa di setiap jalan dan setiap keputusan ku dari bunda dan ayah.
" Bun Feby berangkat sekolah dulu ya ,"( ucap ku kala itu pada bunda dengan mencium tangan dan pipi bunda saat itu ).
" Iya Bun, doain Feby ya Bun,"( ucap ku kala itu meninggalkan bunda ).
" Pasti sayang ,"( ucap bunda kala itu ).
Aku yang saat itu berjalan menghampiri ayah yang sudah menunggu ku di mobil, dan sesampainya aku disekolah saat itu ayah pun melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan bunda.
" Ayah Feby masuk ya,"( ucap ku kala itu pada ayah ).
" Iya kak ..., kalau jawab soal jangan lupa baca doa ya kak,"( ucap ayah kala itu ).
" Siap yah, assalamu'alaikum yah ,"( ucap ku kala itu pada ayah ).
" Wallaikum salam kak,"( ucap ayah meninggal kan ku saat itu ).
__ADS_1
Aku yang saat itu hanya ingin fokus ke satu tujuan pun tak mempedulikan ada apa hari ini, kenapa hari ini, bagaimana hari ini, atau apapun tentang mereka .
Entah mengapa mood ku saat itu hanya ada satu tujuan aku bisa melaksanakan ujian dengan tenang dan benar.
Lina yang saat itu melihat ku belajar mati-matian pun hanya bisa memandang ku dari jauh karena aku percaya Lina pun akan melakukan hal yang sama jika sat itu mood dia hanya untuk belajar dan ujian, bahkan saat Leon ingin mendekati ku pun di hadang oleh Lina saat itu .
Dan selesai aku dan semua anak melaksanakan ujian Nasional terakhir saat itu entah mengapa pikiran ku saat itu lega namun hati ku justru semakin gelisah dengan hasilnya saat itu.
Lina yang melihat ku menunggu ayah pun menghampiri ku saat itu.
" Hay Feb ..., Gi mana ujian Nasional terakhir hari ini, aman kan,"( tanya Lina kala itu pada ku ).
" Sumpah takut banget gue tadi Lin, "( ucap ku kala itu pada Lina ).
" Kenapa harus takut Lo itu anak paling pinter diantara temen-temen kita, "( ucap Lina kala itu pada ku ).
" Sepintar apapun kita kalau kita gak belajar pun gak akan pernah bisa pintar kali Lin, gue Masi kalah lah sama Lo sama Leon ,"( ucap ku kala itu dengan menyebut nama Leon dan menengok kanan kiri saat itu ).
" Lo cari siapa ,"( tanya Lina kala itu pada ku ).
" Oh ya dimana Leon, tumben gak sama Lo,"( tanya ku kala itu pada Lina ).
" Kenapa kangen ya ,"( tanya Lina kala itu menggoda ).
" Gak lah..., tumben aja ,"( ucap ku kala itu pada Lina ).
" Oh dia setelah ujian ada pertemuan dengan rekan bisnis dia Feb,"( ucap Lina kak itu ).
" Oh Sukur lah kala gitu ,"( ucap ku kala itu pada Lina ).
" Oh ya Lin gue balik dulu ayah udah Sampek,"( aku yang saat itu pergi meninggalkan Lina ).
" Hati-hati Feb ,"( ucap Lina kala itu pada ku ).
__ADS_1
" Siap-siap,"
...*Maaf kawan jika cerita membosankan saya Masi harus banyak belajar karena saya masih pemula dan ingin mencoba, terimakasih telah membaca novel saya, saya butuh sekali masukkan dari kalian, terimakasih sekali lagi telah membaca novel ini, nonton episode selanjutnya ya🙏🙏*...