
Entah mengapa saat itu aku sangat semangat sekali buat joging keliling komplek, dan keliling tampan mungkin sampai 2 jam saat itu dan saat aku berhenti di taman dan entah siap yang menyapa ku saat itu karena aku saat itu tak mengenal siapapun hingga pada akhirnya nya laki-laki itu mendekati ku dan memperkenalkan diri dia.
👦" Hey Feby bukan kamu???,"( tanyakan laki-laki itu dengan penasaran).
👧 " Eh iya, maaf kamu siapa ya ..., maaf saya lupa ,"( ucap ku kala itu yang awalnya duduk karena capek pun akhirnya berdiri ).
👦 " Masak Lo lupa sama gue sih, gue Nino feb Nino temen Leon,"( ucap laki-laki itu ).
👧" Maaf gue mungkin lupa, sorry ada apa ya ???,"( tanyakan ku kala itu).
👦" Iya mungkin kan emang gue bukan temen satu kelas Leon gue temen basket Leon tapi beda kelas, oh ya kebetulan Lo disini gue mau kasih ini buat Lo ,"( aku yang mendapatkan sebuah amplop coklat saat itu pun hanya bisa menerima ).
👧" Oh ini apa ya ???, dan sorry kenapa Lo kasi ke gue, kan kita baru kenal ,"( ucap ku kala itu kebingungan ).
👦 " Udah lah ini memang buat Lo, buka aja tapi buka di rumah aja ya,"( jadwal laki-laki itu dengan menyakinkan ku kala itu).
👧" Oh oke ,"( ucap ku singkat kala itu ).
Dan laki-laki itu pun pergi meninggalkan ku sendiri saat itu namun dari kejauhan ada dua pasang mata memperhatikan ku dari tadi saat aku berbicara dengan laki-laki itu, entah siapa sepasang mata itu yang dari tadi, memperhatikan ku.
Saat itu yang ku pikirkan hanya ingin pulang dan istirahat karena saat itu 2 jam lumayan lama buat aku yang udah lama tak bertemu lari kala itu pun, iPhone yang selalu menyalah dengan lagu Senduk yang selalu terdengar mengiringi ku untuk sampul ke rumah kala itu.
sesampainya aku didepan rumah pun aku berlari saat melihat mobil yang bias dipakai ayah sudah terparkir di gerbang rumah ku kala itu.
👧" Ayah....,"( triak ku kala itu tanpa melihat siapa yang ada di rumah kala itu).
👩" Is ..."( ucap bunda menegur ku dengan wajah tegang kala itu pun langsung terdiam ).
__ADS_1
👨" Iya sayang kenapa,"( jawab ayah kala itu tersenyum melihat tingkah ku didepan prajurit-prajurit lain ).
👧" UPS sorry..., assalamualaikum ...,"( ucap ku kala itu dengan menunduk karena malu ).
👨👩 " Wallaikum salam sayang ," ( jawab ayah bunda kala itu singkat).
👧" Ayah bunda Feby masuk dulu ya ,"( ucap ku kala itu dengan mencium tangan ayah dan bunda dan juga teman-teman ayah kala itu ).
👨 'Iya sayang, tadi joging dimana aja, sama siapa ???,"( tanya ayah menghentikan langkah ku kala itu).
👧" Feby joging keliling komplek, terus keliling taman, capek terus pulang,"( jawab ku pada ayah kala itu).
👨" Tumben jauh banget kalau joging,"( jawab ayah kala itu).
👧" Iya Feby lagi kangen ayah tadi ,"( ucap ku kala itu ).
👨 " Memang siapa yang sakit,"( tanya ayah pada bunda).
Dan berlari aku mendekati bunda kala itu hanya ingin membisikan pada bunda.
" Bunda jangan bilang ayah kalau Feby baru sakit" ( ucap ku membisiki bunda).
" Iya maaf bunda lupa sayang ,"( jawab bunda saat itu ).
👩" Itu ku, anu kucing kakak kemarin sakit mangkanya saya bunda suruh buat istirahat "( ucap bunda kala itu sangat berfikir untuk menjawab pertanyaan nya 10).
👨"Oh ayah kira kakak sakit,"( jawab ayah lega saat itu).
__ADS_1
👧 " Feby baik-baik saja yah, ya sudah yah Feby ke kamar dulu ya, badan Feby bauk,"(ucap ku kala itu meninggalkan bunda, ayah dan semua teman-teman ayah).
Saat dikamar aku beberes dengan cepat karena aku tak mau jika melewatkan sedikit saja waktu ku hanya untuk sendiri an di kamar kala itu.
Saat aku turun ke ruang makan kala itu pun aku berlari dan kupikir saat itu semua teman ayah sudah pergi ternyata semua teman ayah Masi ada disini, aku yang turun kala, itu dan duduk disamping ayah kala itu pun di ceritakan tentang bagaimana tugas ayah kemarin, kawan ayah bukan hanya seorang laki-laki yang sudah berkeluarga namun juga banyak sekali perajurid yang kala itu berusia 20 tahun dan 21 tahun mungkin tak jauh beda dengan ku kala itu.
👮 "Kalau boleh tau Feby usia berapa," (tanyakan salah satu anak buah ayah kala itu namanya kalau gak salah Bayu).
👧" Feby berusia 17 tahun pak, Feby masih kelas 1 SMA,"( ucap ku kala itu).
👮" Usia kita tak jauh beda dek, kami panggil saya kakak saja,"( ucap Bayu kala itu dengan senyuman tipis itu).
👧" Siap kak, kalau boleh tau kenapa dan apa yang membuat kakak di usia mudah saat ini ingin mengabdi pada negara ,"( tanyakan ku kala itu pada salah satu perajurid).
👮" Menjadi seorang perajurid adalah sebuah kenangan tersendiri dalam hidup kita, dari kecil kita didik dengan benar oleh bapak dan ibu agar kita bisa mencapai semua cita-cita ini, jika kamu bertanya kenapa dan apa alasan nya kakak pun tak tau kenapa karena ini sudah jadi jalan tuhan untuk kami menjalani ini semua, memang Feby gak mau jadi seorang perajurid,"( tanya Bayu kala itu).
👧" Jujur kak saya ingin jadi seorang prajurit dengan kondisi ku saat ini yang mungkin sudah untuk menjadi seorang perajurid ya membuat nyali saya sudah ciut sendiri kak,"( ucap ku kala itu dengan melihat bunda).
👮 " Jadi polwan juga tidak terlalu berat, dicoba dulu siapa tau memang jalan kamu disitu, yang penting renang, joging, sama olahraga nya jangan dilupain karena itu semu berpengaruh, dan pasti komandan Banga punyak putri seperti kamu dek,"( ucap Bayu kala itu membuat ku tersipu malu).
👧" Tidak juga kak, ya semoga saja bisa kak ,"( jawab ku kala itu dengan menunduk).
Saat aku dan kawan-kawan ayah kala itu berbincang-bincancang Leon yang datang dan melihat banyak sekali perajurid kala itu itu kembali mengurungkan niatnya untuk kerumah ku kala itu, karena mungkin waktunya belum tepat saat itu .
Dan saat semua teman ayah kembali ke mes atau markas yang ada di Jakarta saat itu ayah bertanya pada ku saat semua teman-teman nya sudah pergi .
...*M**aaf kawan jika cerita membosankan saya Masi harus banyak belajar karena saya masih pemula dan ingin mencoba, terimakasih telah membaca novel saya, saya butuh sekali masukkan dari kalian, terimakasih sekali lagi telah membaca novel ini, nonton episode selanjutnya ya🙏🙏🙏*...
__ADS_1