
namun tatapannya jatuh pada dua orang yang sedang duduk ditaman samping rumahnya..
terukir senyum tipis di bibir sherena..
" dasar orang jatuh cinta kok di tutupin...
kalo ketemu aja ngomong nya sama sama dingin kalo ada waktu senggang malah bucin bucinan" ujarnya sambil menatap kearah dua sosok itu yang sangat ia kenali yaitu Rere dan juga Hans. membuat dirinya masih menetap dibalkon menatap dengan baik sepasang kekasih itu. namun tiba tiba keduanya ingin berciuman membuat rasa ingin mengganggu sudah bergejolak membuat dirinya berteriak " woy bukan mahrom gak boleh asal nyosor" ujar dari sherena sembari berteriak. sontak dong keduanya sangat terkejut menatap siapa sang pemilik suara dan menatap keatas ternyata ada nona muda mereka yang sedang menyaksikan cinta keduanya. membuat Hans dan juga Rere saling tatap dan menundukkan pandangan nya mereka sangat malu wey bagaimana bisa ada nona mudanya padahal mereka sudah mencari tempat yang sepi agar tidak ada yang tahu hubungan mereka. sherena malah terbahak bahak dengan tingkah keduanya namun tidak berselang lama sherena berhenti tertawa.
" hey kalian cepatlah istirahat karna besok klaian harus ikut gue ke Paris" ujar sherena sembari menatap keduanya.
" baik nona, begitupun dengan nona yang harus istirahat" ujar keduanya kompak. sherena hanya mengangguk dan masuk kedalam kamar. menidurkan badannya yang lelah. terdengar suara hp bergetar membuat dirinya mengambil hp nya ternyata panggilan vc dari kakaknya membuat ia mengangkat panggilan itu
" halo baby girl apa kabar HM" tanya gilang kepada sherena. sudah menjadi kebiasaan untuk dua pria kembar itu memanggil dirinya baby girl
"I'm good brother, how about you" ujar sherena sembari tersenyum simpul
" aku baik" ujar Gilang tersenyum
" udah siap siap belum?, besok pagi kamu harus langsung berangkat" tanya amar yang tiba tiba muncul
" udah dong " ujar sherena terkekeh
" mana kakak ku yang bawel hem?" tanya sherena balik
" eh enak ae aku bawel" ujar zerin berteriak kesal. Gilang dan Amar Langsung tutup kuping teriakan dari zerin membuat kuping mereka berdengung gays
" yah tu kan mulai lagi teriak nya" ujar dari Gilang mengelus kupingnya, sherena hanya terkekeh geli menyaksikan kakaknya
" udah dulu ya kak, aku mau bobok dulu" ujar dari sherena dan langsung di angguki semuanya...
setelah sambungan telepon terputus sherena hendak tidur namun tiba tiba ia merasakan sakit kembali dibagian perutnya...
ia menggigit bibir bawahnya dengan kuat menahan sakit itu...
semakin lama sakitnya semakin membumbung ia hanya diam tak berkutik...
lalu menelfon seseorang..
" Alexa cepat kembali" ujar sherena langsung mematikan sambungan telepon nya
tok tok..
suara pintu diketuk membuat sherena menekan tombol berwarna hitam dan langsung terbuka pintu kamarnya..
Alexa masuk dan membungkuk hormat..
" adakah yang bisa saya bantu nona" tukas Alexa sopan. Yap ia dokter pribadi milik keluarga angkasa
sherena mengangguk lalu berkata " coba kau periksa perutku ada apa " ujar sherena datar
Alexa membuka tas lipatnya yang berisi dengan lengkap alat medis...
dengan sangat sopan ia memeriksa sherena sambil menatap dengan serius kearah monitor..
ada yang mengganjal, membuat dokter Alexa semakin serius ada sesuatu yang tumbuh didalam perut nona mudanya...
__ADS_1
semakin ia serius semakin pula terlihat membuat ia sangat terkejut sambil menutup mulutnya, menatap nanar kearah sherena..
sama halnya dengan sherena menatap nanar juga layar monitor itu..
" maaf nona anda terkena tumor yang agak ganas" ujar Alexa nanar bahkan suaranya terdengar parau
sherena diam dan mengangguk, tidak ada jawaban yang keluar dari bibir mungilnya..
ia tahu perasaan sherena hanya saja sherena berusaha kuat untuk tidak terisak membuat
Alexa langsung memeluk tubuh sherena dengan erat, seolah memberikan sandaran yang kokoh. baginya sherena adalah orang baik yang dulu memungutnya ketika ia tinggal dijalanan, merawat nya tanpa sepengetahuan keluarganya, mendengarkan curahan hati miliknya bahkan mewujudkan mimpinya yang ingin menjadi seorang dokter..
Alexa merasakan hatinya jatuh saat ini..
merasakan dunianya runtuh dalam satu kerjapan.. terdengar suara isakan dari Alexa membuat sherena menggigit bibir bawahnya agar tidak ikut menangis juga. ia sudah begitu menyayangi Alexa membuat ia tak bisa melihat seseorang yang ia sayangi menangis
" menangis lah kak aku tahu perasaan mu, hiks aku tahu kak hiks" ujar Alexa disela sela tangisnya, menatap sosok itu dengan mata sembab tanpa mau melepaskan pelukannya
tidak ada orang yang sanggup menerima kenyataan sepahit ini. penyakit sherena bukanlah penyakit yang ringan, membuat siapapun tidak akan sanggup menerima kenyataan ini
sherena hanya diam masih kekeh dengan pendiriannya agar tidak menangis. menatap lurus pada rintihan air hujan yang mulai turun secara perlahan seolah mengetahui perasaan gadis cantik yang sedang bersedih..
jujur hatinya saat ini sangat hancur...
"apakah penyakit ku bisa disembuhkan Alexa?" tanya sherena lirih
Alexa semakin terisak lalu berucap " aku tidak tahu kak, penyakit kakak sudah stadium 2 untuk menyembuhkan penyakit kakak pun sangat kecil kak. karna lexa hanyalah seorang manusia yang tidak bisa berbuat banyak tapi lexa akan berusaha" ujar Alexa yakin tidak yakin
" Alexa harus menelfon Merry untuk mengirimkan obat agar kakak tidak kesakitan lagi yah" ujar Alexa lembut. lalu langsung menelfon Merry
inilah yang membuat Alexa sangat jatuh dan juga runtuh. ia tahu jalan kehidupan sherena tidak mudah..
Takdirnya selalu mempermainkan sherena sejak kecil..
namun sekarang sherena harus menerima takdir yang pahit lagi..
lantas dimana letak kebahagiaan untuk seorang gadis tangguh dan hebat ini??
" kenapa kakak tidak pernah bahagia kak, kenapa dunia melarang kakak untuk bahagia kak kenapa?" ujar Alexa nanar
sherena menatap Alexa lalu berucap "aku udah lelah lexa jika harus terus menerus berharap pada dunia untuk aku bahagia, dan yah kamu salah jika kita harus selalu mengejar duniawi untuk bahagia hingga kita lupa akan sang pencipta.
kita terlalu bodoh mencemaskan kebahagiaan yang belum terwujud kan. kakak tidak cemas dengan kebahagiaan kakak namun kakak cemas akan kematian yang jika tiba tiba merenggut nyawa kakak" ujarnya perlahan
" kakak gak boleh pergi tinggalin Alexa kak?" ujarnya parau
" Alexa kamu tahu kematian adalah sesuatu yang tidak dapat kita tunda kamu harus tau itu, kakak tidak tahu hari ini mungkin kakak masih mengenakan baju bagus tapi esok kakak sudah mengenakan kain kafan, mungkin hari ini kakak masih bisa tidur diatas kasur yang nyaman tapi esok kakak harus tidur diatas tanah, mungkin hari ini kakak masih bisa mengendarai kendaraan tapi hari esok kakak harus dinaikkan kedalam keranda.
dan kakak tahu Allah itu adil kenapa kakak yang dikasih penyakit, karna dosa kakak udah terlalu banyak. makanya Allah kasih kakak penyakit agar kakak kembali kepadanya dan juga Allah mengingatkan kakak agar taubat." ujar sherena
tok tok suara pintu diketuk kembali yang diyakini adalah Merry asisten pribadi milik Alexa..
Alexa menghampiri Merry dan mengambil obat yang ia pesan. setelah itu ia memberikan obat kepada sherena dan langsung pamit untuk pergi agar sherena beristirahat...
sherena hanya mengangguk..
__ADS_1
dan langsung memejamkan mata nya yang mulai berat dan langsung menjelajah kealam mimpi
Pagi ini begitu cerah...
sama halnya dengan sosok gadis yang sedang berada didalam mobil sport untuk menuju bandara ..
dengan style yang ih sangat keren..
mangenakan celana jeans berwarna putih, long kardigan berwarna hitam, hijab pashmina berwarna putih dan sneaker berwarna hitam ditambah kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancung nya membuat gadis itu terkesan dewasa
tidak butuh waktu lama untuk menuju bandara....
setelah sampai gadis itu turun dengan sangat cool nya membuat gadis itu terlihat semakin cantik, berjalan menuju pintu pesawat bersama dengan Rere dan juga Hans dan langsung disambut oleh pramugari, setelah dirasa nona muda mereka telah duduk dengan nyaman sang pilot pun mulai lepas landas. selama perjalanan gadis itu hanya manatap kearah jendela namun enggan memalingkan wajahnya entah lah apa yang sedang dipikiran gadis itu..
karna perjalanan yang membutuhkan waktu lama akhirnya mata gadis itu terpejam dengan sangat cantik nya, membuat para pramugari itu semakin nyaman memandang gadis berparas cantik nan ayu. gadis itu terlihat seperti sangat polos dan hidup tanpa beban..
17 jam sudah berlalu gadis itupun sudah terbangun sejak lama...
sudah banyak yang menunggu sosoknya membuat gadis itu menyunggingkan bibir nya ,lalu matanya menatap kearah jalanan itu terdapat gadis kecil yang sedang berjalan dengan langkah kecilnya tanpa menyadari ada mobil yang sedang berjalan kearahnya membuat gadis itu dengan sangat kencang nya, membuat semua orang disana berteriak
" nona, sherena mau kemana?" ujar semua orang bersamaan
gadis itu tidak menghiraukan ucapan mereka ia masih berlari lalu memeluk tubuh gadis kecil itu lalu menggulingkan tubuh mereka ketepian. ia bukanlah gadis bodoh yang akan dengan mudah mendorong tubuh sang gadis kecil sehingga akan melukai dirinya..
Tidak ada masalah tanpa kebenaran dan ada nya kebenaran itu karena ada banyak cara mendapatkan nya. nikmati rasa sakit dan penyesalan mu dan jadikan rasa itu menjadi diri kamu untuk jadi manusia lebih kuat lagi dimasa yang akan mendatang..
karena pada dasarnya manusia diturunkan karena hukuman dan masalah atas nabi Adam. dan bukankah itu sudah menunjukkan jika manusia diawali dengan masalah dan godaan?..
Bintang tidak akan bersinar tanpa adanya malam, andai saja bintang itu ada saat matahari bersinar,, maka langit tak akan jadi indah dan bintang tak akan jadi bersinar bukan?
Sama dengan kehidupan, kadang gelapnya masalah dan masa kelamnya kita membuat kebaikan yang kita rakit dengan jumlah yang kecil kecil seperti bintang itu terlihat..
cobalah kita tempelkan di lembaran hidup kita yang gelap gulita seperti langit malam yang menghitam...
Tanpa disadari itu semua merubah diri kita menjadi sejuta pesona yang mampu menembus semua makhluk ..
Terkadang yang nampak kelam akan nampak buruk jika kita menganggap nya buruk..
jangan terlalu larut dalam masa kelam mu karna didepan mu sudah ada lembaran baru dan juga masa masa bangkit yang sedang menunggu mu...
lantas bagaimana jika kita hidup tanpa masalalu ??
Akankah kita bisa menjadi lembaran baru yang kokoh ini??
terkadang kita memang harus mengintip masalalu agar kita menjadi lembaran baru yang lebih baik lagi..
kamu hebat karna sudah membuka lembaran baru dan bangkit dari masalalu..
Jagan menyerah dengan masalah berdoa dan berusaha akan menjadi pintu utama untuk masalah itu keluar dengan semangat juang mu..
jangan ketuk pintu yang sudah tidak mau membuka dan menerima mu..
tapi,, carilah pintu lain yang terbuka lebar untuk mu..
biarkan pintu itu tertutup untuk menghalangi mu masuk tapi ingatlah masih ada pintu lain untuk menyukseskan mu...
__ADS_1