GADIS BERJIWA PSIKOPAT YANG MENJADI SEORANG MUSLIMAH TERHORMAT

GADIS BERJIWA PSIKOPAT YANG MENJADI SEORANG MUSLIMAH TERHORMAT
Kampus


__ADS_3

17 tahun sudah berlalu semanjak tragedi itu kini sherena menjadi gadis yang dingin ia memiliki kakak angkat perempuan bernama Laila zerina Ricard dua gadis cantik yang cerdas


" pagi ma pa " ucap sheren tersenyum manis kepada kedua orang tua angkatnya yang begitu menyayangi dirinya ... walaupun sheren am nak angkat tapi mereka menganggap sheren ank kandung mereka sendiri


" pagi sayang" ucap mereka serempak


" dimana zerin sayang" ucap Zihan lembut kepada gadis berhijab ini


" pagi semua" ucap zerin heboh


" yaudh ma pa sheren sama kak ze berangkat dulu ya bay" ucap sheren langsung menarik tangan kakaknya


" ih dek lepasin dong sakit tau " ucap zerin kesal


"...."


" huh dasaar gadis es" ucap zerin kesal karna dia dicuekin oleh adiknya ini


kampus


hari ini adalah hari pertama mereka masuk kampus sepanjang lorong mereka berjalan banyak sekali yang memujinya apalagi pada gadis berhijab ini yang memiliki mata indah berwarna hijau, bulu mata panjang nan lentik, alis yang tidak terlalu tebal dan bibir tipis yang ranum jangan lupakan pesona lesung pipinya mungkin jika orang yang baru mengenalnya akan menyebutnya bidadari yang berparas cantik nan manis tapi jika orang yang mengenalnya akan menyebutnya ratu iblis sebenarnya dia memiliki hati yang begitu lembut namun jika sudah bertemu penghianat maka tidak akan ada pengampunan baginya


" hai cantik boleh kenalan? " ucap pria yang suka memainkan wanita tidak ada sahutan dari kedua gadis itu membuatnya bertanya lagi tapi kali dijawab oleh sheren


" gak penting buat Lo siapa gue bukan nya Lo udah puas ya main sama jalangnya sorry gue gak murahan" ucapnya dingin


sedangkan pria itu sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya yang memuncak hingga ia ingin melemparkan pukulan kepada sheren tapi sayang sheren menyadari itu ia berbalik langsung meremas tangan pria itu kuat


krak suara patah tulang yang sangat keras membuat pria itu meringis menahan sakitnya


" argh..hajar dia " ucap pria itu kepada temannya ..dengan pukulan pukulan mematikan dapat membuat mereka tersungkur tak berdaya


" cih lemah" ucap zerin dan sheren langsung pergi


skip kelas


" anak anak hari ini kita kedatangan dua murid baru" ucap salah seorang dosen


"semoga cogan" ucap mahasiswi


" moga cecan" ucap mahasiswa lain


" ayo nak silahkan masuk" ucap dosen itu lembut mereka berdua pun masuk seketika mereka tersihir oleh kecantikan sherena


" cecan ***" ucap mahasiswa dengan hebohnya


" iya gila cantik bener " ucap yang lain tak kalah heboh


" yasudah perkenalkan nama kalian" ucap dosen itu lembut


" hai kenalin nama saya Laila zerina" ucapnya dengan tersenyum ramah

__ADS_1


" hai zerin " ucap mereka ramah juga


" kenalin nama gue Airinun Sherena putri kalian bisa panggil gue ai" ucapnya sambil tersenyum tipis tapi tetep saja lesung nya mampu membuat yang lain heboh


" wah Airin cantik banget kayak berbi" ucap seorang siswa


" zerin gak kalah cantik kok" ucap mahasiswa lain


" yah percuma cantik kalo goblok haha" ucap siswa Perempuan dengan sinisnya.


sedangkan sheren hanya acuh


" gak tau aja kalo ai punya IQ diatas rata rata haha" ucap ze dalam hati


" yasudah kalian duduk disana" ucap dosen itu


" baik pak" ucap mereka serempak


mereka pun duduk dan mengikuti pelajaran dengan hikmat sesekali sheren menjawab pertanyaan sulit dari sang dosen bahkan dosennya kagum akan sheren setelah 2 jam mata kuliah akhirnya istirahat siswa siswi pun berhamburan keluar kelas


" ai" panggil zerin


" kenapa ze" ucap sheren datar


" kekantin aku laper nih" ucap zerin .belum sempat sheren menjawab zerin sudah menarik tangan sheren dulu


mereka berjalan beriringan semua siswa memandang mereka kagum


" cantik" satu kata lolos dari bibir Arga


" yang mana yang cantik perasaan mereka berdua cantik semua " ucap Rasya


" yang pake hijab warna navi bahu item" ucap Arga masih tidak memalingkan pandangannya ke sheren


" oh yang berhijab itu namanya Airin kalo dikelas sih dipanggilnya ai" ucap Reza


" nah kalo yang make dres warna nabi itu kakaknya namanya Zerin" sambungnya lagi


" jangan jangan Lo suka ya sama ai" ucap Rasya menggoda Arga pasalnya Arga adalah cogan dikampus ini dia tampan col dingin kaya dan cerdas dia menjadi incaran gadis dikampus


" kok Lo tau namanya za" tanya Arga kepada Reza


" gue sekelas sama mereka Lo tau gak sih kalo ai itu dingin banget beda bangett sama ze ramah banget " ucap Reza heboh


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


" mau pesen apa ai" tanya ze kepada sheren


" samain aja kaya punya Lo ze"ucap sheren masih fokus terhadap handphone nya


" baiklah" ucap ze beranjak pergi setelah beberapa menit akhirnya pesanan mereka datang

__ADS_1


" ai bisa gak kalo mau makan handphone nya ditaro dulu" ucap ze kesal


" iya kak" ucap nya singkat


" tadi kamu panggil aku apa " ucap ze memastikan siapa tau dia salah pendengaran kan


" kakak boleh kan aku memanggil mu kakak mulai sekarang" ucap sheren sembari tersenyum


" tentu saja Boleh ai" ucap ze sambil memeluk adiknya ini


" aku akan melindungi mu kak walau aku harus mengorbankan perasaan ku" batin sheren


" kenapa kau menjadi semanis ini sih ai" ucap ze sembari melepas pelukannya


sedangkan sheren hanya tersenyum


tiba lilak in the geng datang dan


brakkk lila menggebrak meja mereka berdua hingga membuat sang empu terkejut


" oh ini dua cewek baru yang nyaingin gue"


" denger ya Lo itu gak ada apa apa nya sama gue" ucapnya sinis


" oh itu gak ada urusannya sama gue " ucap sheren dingin


" denger baik baik ya cuma gue primadona disini " ucapnya sombong


" Lo itu kampungan tau gak " ucap teman lilak yang bernama Rere


" apa Lo bilang adek gue cewek kampungan" ucap ze yang sedari tadi diam


" iya Lo itu kampungan " ujau Lila dengan nada sombong nya


" kayak nya Lo cuma besar dad* doang deh"


" tinggi Lo aja gak ada apa-apanya sama gue" ucap sheren dengan nada mengejek nyaa


" ayo kak kita pergi nafsu makan ku sudah hilang Karana wanita bermuka dua ini haha" ujarnya sembari melangkah pergi


namun tiba tiba lilak menarik rambut milik ze keras dengan amarah yang meledak sheren mencekram erat tangan lilak membuat sang empu kesakitan


" sekali lagi kau mengusik ketenangan ku maka akan kupastikan kau tidak akan bisa berdiri lagi nona" bisik sheren dengan senyum evilnya membuat siapa pun takut


bahkan teman lilak tidak ada yang berani mendekat


" ayo kak "


banyak yang kagum dengan sheren karena selama ini tidak ada yang berani dengan lilak karna lilak anak rekto dikampus ini


💞💞💞💞💞💞

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ♥️💖


__ADS_2