
....selamat membaca.....
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
mentari hari ini begitu cerah dengan suara kicauan burung burung dan harum semerbak setiap bunga yang bermekaran di pagi hari menyambut setiap insan yang beraktivitas.... hingga sinar mentari itu mencuri curi pandang dari balik gorden dan hal itu membangunkan sosok gadis manis yang masih terlelap dengan tidurnya.. namun apalah dayanya jika sinar itu sudah menyorot pada nya
" hurt" desah gadis itu sambil duduk dan menggeliat " huh udah jam setengah tujuh lagi mandi ah" ucap gadis itu serak suara khas orang bangun tidur ....tidak butuh waktu lama sosok gadis itu sudah rapi dengan baju santay nya ....lalu ia keluar dari kamar dan mengunci kamarnya lalu turun untuk makan bersama
" morning baby" ucap seorang dua pria tampan kepada gadis berhijab ini sedang kan gadis ini agak terkejut akan kedatangan kedua kakak lelakinya
" loh kak amar kak Dirga kapan pulang perasaan tadi malem ay enggak liat kalian berdua deh" ucap gadis ini yang tak lain adalah sherena sambil duduk di samping kakak perempuannya yaitu zerin
" iya dek tadi kita baru sampe indonesia jam tiga pagi loh..kamu kan tau perjalanan dari Paris kesinikan memakn waktu kurang lebih enam belas jam" ucap amar kepada sheren
" emang kamu lupa ya nanti malem kan. hari ulang tahun perusahaan papa ..." ucap Dirga lembut kepada adiknya
" yaampun iya ay lupa " ucapnya terkekeh pelan
" dek nanti kita suruh ambil baju di butiknya Tante Lina" ucap ze lembut
" oke" ucap ay tersenyum
" yaudah Ayuk pada makan nanti dingin loh" ucap Zihan ..mereka hanya mengangguk
selama keluarga itu makan tidak ada obrolan hanya sesekali terdengar suara dentingan sendok dan garpu...setelah beberapa menit mereka makan akhirnyaa selesai
" ma biar ay sama kak ze aja yang beresin ya" ucap sheren sembari mengumpulkan piring piring kotor dan dibantu oleh ze
" iya sayang" ucap Zihan tersenyum kepada kedua putrinya ini....
sedangkan yang lain sudah berkumpul diruang keluarga hanya untuk berbincang bincang
" ay ze kalian gimana kuliah nya Hem? " tanya Alex kepada dua putrinya
" ih pa tau gak sih waktu kita turun dari mobil ya banyak banget yang ngeliatin kita terus huh apalagi sama gadis es ini" ucap ze heboh sembari melirik sheren sedangkan yang dilirik hanya acuh saja
" ya kan anak papa cantik dan tampan semua hehe" ucap nya sembari mengusap kepala mereka berdua " ditambah kalian cerdas semua jadi paket lengkap deh" ucap Alex sembari terkekeh
" tapi ada yang buat gak nyaman sih" lanjut ze lagi
" maksudnya gimana. sih sayang" ucap Zihan lembut ...yang lain hanya menyimak
sherena itu orangnya pendiam ya guys dia itu jarang bicara kalo bukan hal penting jadialh ia hanya menyimak saja hhah
" jadi disana itu ada orang ynag iri Sam kita katanya sih dia itu primadona kampus nah terus kedatangan kita itu kayak ngegeser dia gitu loh jadilah dia marah waktu kita dikantin dan aku tuh dijambak sama dia dan ay marah dong ditamparlah itu orang supaya gak gangguin kita" ucap ze agak kesal ketika mengingat hal itu
" yaampun kenapa gak bilang sama kkk sih dek biar kakak hajar" ucap amar geram pasalnya ia tidak suka dengan orang yang berani mengusik ketenangan keluarganya
__ADS_1
" yaelah kak kak ..kakak aja ada diparis kok mau nyamperin kekampus" ucap sheren sewot dan hal itu mampu membuat yang lain tergelak kencang pasalnya sheren mengucapkan nya dengan muka polos tanpa dosa nya haha
" HM lupa kakak dekk haha" ucapnya tak kalah tergelak juga
" yaudah besok Hans sama Rere ikut kuliah aja biar jagain kalian ya" ucap Alex
" iya pa" ucap keduanya
hingga sekarang menunjukkan pukul sepuluh pagi sheren dan zerin pergi kebutik untuk menggambil gaun mereka
setelah beberapa menit perjalanan mereka sampai dan langsung masuk kedalam butik..Karana mereka telah mendapatkan apa yang mereka tuju akhirnyaa mereka pamit untuk pergi kepada Lina
" Hans kita ke mal dulu ya" ucap zerin kepada Hans
" baik nona muda" ucap Hans sembari melajukan mobilnya
" re saya titip nona muda ya " ucap Hans dingin kepada Rere
" Hem" ucap Rere dingin juga
" mari nona" ucap Rere kepada keduanya
" kak kita mau kemana sih" ucap sheren cuek
" mau beli sepatu dong baby" ucap zerin gemas
" udah ah kamu diem aja " ucap ze kesal
setelah sampai di toko sepatu zerine dengan sigap memilih sepatu hak tinggi dan itu membuat sheren memutar bola mata malas
" dik ayo coba yang ini pasti bagus" ucap zerin sembari menyodorkan hak tinggi berwarna putih mengkilap
" kak aku gak bisa pakek yang kek gini gamau ah" ucap sheren datar " juga kan ay gak bisa suruh jalan pakek yang kek gini " ucap sheren menggerutu
" yaudah deh langsung bungkus aja" ucap zerin samnil berlari menuju kasir
" mbak langsung bungkus ya saya buru buru " ucap zerin sembari memberikan black kart nya setelah selesai zerin langsung masuk kedalam mobil sedangkan sherena berjalan santai sambil membuang nafas kasar hingga sampai masuk didalam mobil sherena berkata
" dasar pemaksa" ucap sheren dingin
" ya kamu kalo gak diqpaksa gak bakal mau" ucap zerin sembari terkekeh geli saja Rere yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya Karana nona mudanya ini masih seperti anak kecil saja
" Hans mampir ke kafe dulu ya aku laper mau makan" ucap zerin
" baik nona"
" kamu mau pesen apa dik" tanya ze kepada sheren
__ADS_1
" ay cuma mau minum jus alpukat aja kak" jawab sheren
" mbak " panggil zerin kepada seorang pelayan
" oiya nona mau pesan apa" ucap pelayan itu sopan dan ramah
" ayam rica rica satu sama jus alpukat nya dua ya mbak"
" baik nona"
akhirnya Pesanan mereka datang...zerin makan dengan lahap .. beberapa menit kemudian mereka selesai dengan makanannya dan langsung membayar di kasir
" ayo pulang sekarang udah jamm tiga loh" ucap zerin
memakan satu jam perjalanan untuk sampai di kediaman Ricard mereka langsung turun dan langsung disambut oleh para penjaga
" sudah makan belum baby" ucap kedua kakak lelakinya itu bebatenagan
" sudah kak" jawab mereka serempak
" yaudah gih sana pada mandi itu tukang rias nya udah Dateng karna acara bakal di mulai jam delapan malam" ucap amar panjanh
" iya kak siap" ucap zerin
kini keduanya sedang menjalani perawatan mulai dari berendam pemijitan hingga kini mau dirias .. sebenarnya sheren sangat rissuh dengan semua ini tapi semuanya --tetap memaksa dan memohon agar sheren mau hingga akhirnya sheren luluh...
yang membuat sheren terkejut lagi ketika ia ingin mengenakan gaun dan hijabnya ternyata berwarna pink muda bagaimna bisa coba kamarnya saja bernuansa black gold sedangkan ini ia harus mengenakan pakaian berwarna pink oh ia sangat tidak nyaman ditambah lagi ia harus mengenakan hak tinggi yaampun iaa tidak bisberjalan memang keterlaluan zerin ya....sheren itu tipekal cewek yang tidak suka dengan warna yang mencolok ia lebih suka warna warna yang gelap atau Salem ia suka
" sedangkan yang lain menunggu sheren keluar sudah setengah jam mereka menunggu hingga sang ibu yaitu Zihan ingin menghampiri sheren tapi tiba tiba terdengar suara tapakan hak tinggi itu sampai semuanya melihat kearah dimana asal suara itu..seketika keadaan menjadi hening seolah mereka terhipnotis dengan berjuta pesona sosok itu yang tak lain adalah sherena
" yaampun ini baby kita kan "ucap ketiga kakaknya sembari memutar tubuh sherena pelan
" ya iyalah ini aku" ucap sherena malas " ayauk berangkat sekarang udah jam tujuh loj" ucap nya
" oke" ucap mereka tersadar dari pandangan mereka ...karna sheren terlihat sangat cantik ia lebih mirip dengan boneka berbi sangat menggemaskan ditambah lagi dengan pipi nya yang sangat chubby itu mampu membuat siapapun ingin menggigitnya...
suara yang sangat riuh dari banyak orang ketika melihat keluarga yang sempurna ini sepanjang jalan banyak sekali wartawan yang bertanya tentang siapa kah kedua gadis ini..yang lebih mencuri pandang lagi pada gadis berhijab ini
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
* Terkadang semua orang terlalu memandang rendah akan apa yang ia pakai hanya karna seseorang itu jahat terutama kepada hijab .... bukan kah hijab itu adalah kewajiban untuk setiap muslimah ....dan hijab bukan tentang kamu baik atau jahat dan kamu miskin atau kaya tapi hijab adalah penutup aurat kita*
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
terimakasih ....
jangan lupa like..komen dan juga vote novel aku ya💖💖💖
__ADS_1