GAIRAH LIAR

GAIRAH LIAR
KABAR UNTUK LISA


__ADS_3

APARTEMEN LISA


BRETT...


ponsel Lisa berdering.


TUT..


Lisa mengangkat ponselnya.


"Halo, ini siapa ya?" tanya Lisa.


"Apakah benar ini nona Lisa?" tanya petugas penjara.


"Iya." jawab Lisa.


"Begini nona Lisa, kami dari penjara ingin menyampaikan kepada nona Lisa Kalau tuan Ahsan sudah berada di penjara selama beberapa hari ini." jawab sipir penjara.


"Apa!!" Lisa yang terkejut.


"Benar, kami dari penjara pusat ingin mengatakan kalau tuan Ahsan dihukum selama 5 tahun atas pelecehan yang dia lakukan pada beberapa gadis muda." jawab sipir penjara.


Entah mimpi apa kemarin Lisa harus menerima kenyataan kalau sekarang saudaranya itu sudah berada di kantor polisi.


"Anda tidak sedang berbohong kan pak polisi?" tanya Lisa.


"Tentu saja kami tidak berbohong, tuan Ahsan sudah berada di sini hampir dua minggu ini." jawab sipir penjara.


pantas saja sudah dua minggu ini Ahsan tidak menghubungi Lisa sama sekali, biasanya pria itu akan meminta uang atau meminta Lisa melakukan sesuatu untuknya.


"Gila, apa yang harus aku lakukan jika pria itu masuk penjara." guman Lisa dalam hati ketika dia berbicara dengan sipir polisi. biasanya orang yang selalu menuntaskan semua permasalahannya adalah Ahsan, namun sayangnya sekarang dia harus menerima berita Kalau kakaknya itu sekarang sudah berada di kantor polisi lebih tepatnya di penjara.

__ADS_1


"Hila apa yang dilakukan oleh pria itu sampai dia berada di penjara menakutkan itu, bahkan apa yang harus aku lakukan jika aku mempunyai masalah biasanya dia yang akan menyelesaikan masalahku. namun sekarang Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan." ucap Lisa ketika dia baru mendapatkan informasi kalau Ahsan sekarang sudah mendekam di balik jeruji penjara.


Sekitar beberapa menit kemudian akhirnya Lisa memutuskan untuk mendatangi saudaranya itu di salah satu penjara yang ada di kawasan kota Jakarta. di tempat lain Nara juga sudah mengetahui mengenai Lisa.


*PENJARA*


RUANG TUNGGU


"Kak." Lisa yang melihat Ahsan.


"Apakah kamu ke sini ingin mengeluarkan aku dari penjara?" tanya Ahsan ketika melihat adiknya sudah berada di ruang tunggu.


"Bagaimana bisa kamu di sini? Apa yang kamu lakukan hingga kamu masuk ke penjara?" Lisa yang benar-benar kesal.


"Sudah, tidak usah banyak bicara. cepat katakan apa yang kamu lakukan di sini, Bagaimana kamu tahu kalau aku di sini?" tanya Ahsan.


"Tentu saja pihak penjara yang sudah menelponku. katanya kamu dihukum selama 5 tahun Karena melakukan tindak pelecehan kepada beberapa gadis. Apa benar?" kesal Lisa.


"Lalu apa yang akan kamu lakukan di sini?" tanya Lisa.


"Tentu saja aku hidup santai di sini, Oh ya berikan aku uang untuk hidup di sini. di tempat ini butuh uang untuk melakukan apapun." ucap Ahsan.


"Gila ya kamu, di luar selalu minta duit masuk ke penjara pun sekarang minta duit. Kamu ini punya otak nggak sih." kesal Lisa.


"Kamu mau ngasih aku duit apa nggak? Kalau nggak mau ngasih duit cepat pergi, kamu ini benar-benar membuat aku kesal." jawab Ahsan.


"Seharusnya aku yang mengatakan hal itu padamu, kamu selalu membuat aku kesal. kamu selalu membuat aku seperti sapi perah!!" bentak Lisa.


"Kamu ini jadi saudara tidak berguna sama sekali sih." cibir Ahsan.


"Apa kamu bilang, coba ulangi kata-katamu itu!!" bentak Lisa.

__ADS_1


"Kamu itu saudara tidak berguna sama sekali, kakakmu ini minta duit nggak dikasih. lalu apa gunanya kamu bekerja dan Apa gunanya aku membantumu terus menerus seperti itu?" tanya Ahsan.


"Kamu ini benar-benar saudara brengsek, kamu kan yang menjual aku sama pria-pria brengsek itu. kamu yang menikmati uang dari hasil jerih payahku!!" bentak Lisa.


"Kamu juga mau kan, kalau kamu nggak mau kenapa juga kamu harus mau melayani para pria hidung belang itu untuk menjadi artis?" tanya Ahsan.


"Aku tidak pernah menyangka kalau aku harus mempunyai saudara brengsek seperti dirimu, kamu ini benar-benar manusia durjanah." Lisa yang sudah mulai kesal.


"Cepat kamu beri aku uang, jika kamu tidak memberi aku uang aku tidak akan membantumu." ucap Ahsan.


"Kalau kamu mau membantuku Lalu bagaimana caranya kamu keluar dari sini? Bukankah kamu itu masih membusuk di sini?" tanya Lisa.


"Untuk keluar itu sangat mudah, tinggal aku tanya padamu kamu mau membantuku atau tidak?" tanya Ahsan.


"Lebih baik kamu membusuk di sini daripada aku harus membanting tulang untuk menghidupi pria sepertimu. kamu ini seorang kakak Seharusnya kamu bisa melindungiku!!" bentak Lisa.


"Ya sudah kalau begitu, lebih baik kamu pergi dari sini dan jangan berusaha untuk mencariku. Aku tidak mau membantumu ataupun Aku tidak mau terus menerus berusaha untuk menyingkirkan para sainganmu itu." jawab Ahsan yang kemudian meninggalkan Lisa.


Lisa benar-benar sangat kesal dengan jawaban yang diberikan oleh Ahsan. "Dasar saudara brengsek, Kamu adalah pria brengsek!!" teriak Lisa yang kemudian pergi dari ruang tunggu penjara.


Terlihat wanita itu menjambak rambutnya dengan sangat keras, dia tidak akan pernah mengira hari-harinya akan seperti ini. setelah pertemuannya dengan Nara kehidupannya langsung berubah drastis, bahkan sekarang dia harus memutar otak untuk mencari seseorang agar mau melakukan tugas yang biasa dilakukan oleh Ahsan.


* Bersambung *


Mohon dukungannya pada novelku yang lainnya 😊😊😊


- Mawar berduri


- Terlempar ke dunia sang kaisar


- karena cinta

__ADS_1


- Gairah liar


__ADS_2