
Dan Daniel pun akhirnya memutuskan untuk segera pulang ke kota karena ada urusan pekerjaan.
Sesampainya di kota ternyata Jessica tidak berada dirumah, Daniel pun bingung kemana ia pergi, karena sebelumnya Jessica tidak ada pamit ke Daniel, dan Daniel pun menelfon Jessica untuk menanyakan dimana keberadaanya.
" Halo. " Ujar Daniel.
" Halo, iya Mas, kenapa? " Jawab Jessica.
" Kamu dimana kok tidak ada di rumah? " Tanya Daniel.
" Hah? memangnya kamu sudah pulang Mas? " Jawab Jessica yang terkejut ternyata Daniel sudah berada di rumah.
" Iya sudah, makannya saya tanya kamu dimana. "
Jessica tercengang dan semakin bingung apa yang ia katakan sama Daniel, karena saat ini Jessica sedang berada di sebuah Vila bersama pacar gelapnya, namun Daniel tidak mengetahui akan hal itu.
" Halo? Jess?, Kamu masih mendengar saya kan? " Tanya Daniel karena Jessica tak kunjung menjawab pertanyaannya.
" E, iya Mas, ini a aku lagi pemotretan di puncak. " Jawab Jessica dengan gugup.
" Sama siapa? " Tanya Daniel mulai merasa curiga dengan jawaban Jessica yang terdengar sangat gugup.
" Ini sama, sama Pak Erwin. " Jawab Jessica.
Erwin ini adalah Manager dari Jessica, yang tak lain adalah kekasih gelap Jessica.
Daniel tidak menaruh rasa curiga sama sekali selama ini, Daniel hanya berfikir bahwa Jessica dan Erwin hanyalah Partner kerja dan tidak ada hubungan apa apa, namun siapa sangka kalau mereka justru akan menghianati kepercayaan Daniel.
" Oh, Ya sudah kalau begitu, hari ini saya mau ke kantor karena ada meeting, nanti kamu cepat pulang ya, dan sekalian beli makanan untuk makan malam kita nanti. " Ujar Daniel yang kembali percaya kepada Jessica.
" Oh, Baik Mas, nanti aku cepet pulang kok. "
Daniel pun tidak ambil pusing dengan jawaban Jessica yang aneh tadi, dan langsung menutup telfonnya, Daniel berusaha positif thinking, mungkin Jessica sedang lelah atau sedang banyak kerjaan, jadi ia menjawab dengan se gugup itu.
Erwin dan Jessica mulai resah, dan takut kalau Daniel akan curiga dengan mereka, karena tadi Jessica menjawab bahwa ia sedang bersama Erwin, Jessica yang saat itu terkejut mendengar kabar kalau suaminya sudah pulang jadi tak sengaja Jessica menjawab seperri itu, dan Daniel pun tidak memberi kabar kepada Jessica kalau ia akan pulang hari ini.
" Mas gimana dong? , Mas Daniel udah pulang ini. " Ujar Jessica kepada Erwin.
__ADS_1
" Sudah sayang kamu tenang saja, suami kamu kan lagi mau ke kantor pasti pulangnya nanti malam, jadi kita lanjutin saja dulu, nikmati dulu waktu kita berdua. " Jawab Erwin sambil mengusap rambut Jessica dengan lembut.
" Tapi Mas, aku takut kalau Mas Daniel curiga dengan kita. " Ucap Jessica yang mulai gelisah.
" Sayang, kamu percaya deh sama aku, semuanya akan aman. " Ujar Erwin sambil mencium kening Jessica.
" Beneran ya Mas? " Tanya Jessica untuk meyakinkan.
" Iya sayang, sudah enjoy saja. "
Mereka yang masih di mabuk asmara pun tak menghiraukan Daniel yang berada di rumah, mereka pun tetap melanjutkan kemesraan mereka.
Dirumah Daniel sangat berantakan sekali, karena mereka tidak mempunyai asisten rumah tangga, karena asisten rumah tangga sebelumnya sudah berpamitan untuk pulang ke desa untuk mengurus ibunya yang sakit, jadi sekarang dirumah Daniel tidak mempunyai pembantu, dan Jessica pun tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah sama sekali, Daniel pun tidak mempermasalahkan kalau Jessica tidak mau melakukan hal itu, karena Daniel tidak mau meributkan hal kecil seperti itu, lagian Daniel juga tidak ingin kalau istrinya itu kecapean.
Daniel hanya beristirahat sebentar dirumah dan langsung berangkat ke kantor karena hari ini Daniel ada jadwal meeting.
singkat cerita hari sudah menjelang malam, Daniel segera menyelesaikan pekerjaannya dan ingin segera pulang.
Sesampainya dirumah ternyata Jessica belum pulang juga, Daniel yang belum makan dari tadi siang sudah merasa sangat lapar sekali, karena ia berfikir kalau nanti ia sudah sampai dirumah ia akan disambut Jessica dan makan malam bersama dengan istrinya tercinta.
Namun ternyata Jessica belum pulang, Daniel merasa sangat kesal sekali dengan kelakuan Jessica, ia lantas menelfon Jessica.
" Iya Mas, ini aku lagi dijalan kok, bentar lagi sampai. " Jawab Jessica.
" Kamu tau tidak kalau saya dari tadi siang belum makan, saya cepat cepat menyelesaikan pekerjaan saya, dan berharap sampai rumah bisa makan berdua, tapi apa nyatanya?, kamu juga belum pulang kan? "
" Iya Mas, aku minta maaf, soalnya jalannya macet banget Mas. " Ucap Jessica yang sudah sangat gelisah.
" Ya sudah, terserah! "
Daniel yang marah pun segera menutup telponnya.
" Mas ayo ngebut dong, aku takut kalau Mas Daniel nanti marah. " Ujar Jessica yang menyuruh Erwin untuk melaju lebih kencang lagi.
" Iya sayang, ini udah ngebut loh. " Jawab Erwin.
Jessica menitipkan mobilnya dirumah Erwin, karena Erwin ini masih lajang, jadi Jessica dan Erwin masih bebas berada disana tanpa ada yang curiga kalau ternyata kekasih Erwin ini adalah istri orang, apalagi Erwin berada dirumah itu sendirian karena Erwin sudah memiliki rumah sendiri, jadi. mereka semakin bebas dengan hubungan gelap mereka tanpa ada gangguan.
__ADS_1
Sesampainya dirumah Erwin, Jessica langsung berpamitan dengan Erwin untuk segera pulang menemui suaminya.
Tak lupa Jessica membelikan makanan untuk Daniel, dan sebuah hadiah jam tangan untuk membujuk Daniel supaya nanti tidak marah kepada Jessica.
Daniel sudah mulai kesal menunggu Jessica yang tak kunjung pulang, hingga membuat rasa laparnya hilang, tak lama kemudian terdengar suara mobil Jessica di luar, Daniel pun tidak menyambut kepulangan Jessica, ia lebih memilih pura pura sibuk dengan ponselnya.
Jessica masuk rumah dengan tergesa gesa, dan segera menghampiri suaminya di ruang TV, Jessica yang sudah paham kalau suaminya marah itu segera merayu suaminya dengan manja.
" Mas, maaf ya aku pulang terlambat, tadi itu jalannya macet sekali, dan.. "
Belum selesai Jessica berbicara, Daniel lebih dulu meninggalkan Jessica ke kamar.
" Mas, makan dulu yuk, ini aku udah beli makanan kok buat kamu. " Ujar Jessica sambil mengejar langkah Daniel.
Daniel pun tidak menghiraukan Jessica dan terus berjalan.
" Mas, kamu marah ya sama aku? "
" Mas Jawab dong. "
Lagi lagi daniel sama sekali tidak menghiraukan Jessica.
" Mas, makan dulu kamu kan belum makan dari tadi siang. " Ujar Jessica sambil menarik tangan Daniel.
" Saya sudah kenyang! " Jawab Daniel dengan ketus.
" Tapi Mas, ini makanannya gimana. "
" Kamu makan saja sendiri! "
" Mas jangan gitu dong, aku tau aku salah, tapi kan memang jalanannya macet Mas. "
" Mas makan dulu ya? "
" Saya capek, saya mau tidur. " Ujar Daniel sambil berbaring di Kasur.
Jessica pun mengeluarkan jam tangan yang ia beli tadi.
__ADS_1
" Mas ini tadi aku beliin kamu jam tangan bagus banget, nih coba liat. " Ujar Jessica yang mencoba membujuk Daniel.