Games Of Hell By Mr. Psychopat

Games Of Hell By Mr. Psychopat
Chapter 15


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Setelah makan malam selesai, kini mereka bergegas menunu ruang bioskop yang ada di lantai 4 rumah mereka.


Di sana sudah terlihat ada Erald dan Isekai, menunggu ke datangan Gazel, Chloe dan tak lupa pelayan sang nyonya yaitu Shopia.


Di sana terlihat ada sebuah tempat tidur yang sudah mereka siapkan untuk Gazel dan Chloe, sedangkan yang lainnya hanya di sediakan sofa saja.


“Sayang, kamu bisa berbaring di sini,” ucap Gazel lalu menggendong istrinya yang masih duduk di kursi roda, dan memindahkannya ke tempat tidur.


Lalu Gazel juga ikut duduk di sana, dengan memberikan dadanya sebagai batal untuk istrinya. “Ini mau nonton atau mau pertunjukan sayang?” Tanya Chloe, melihat jika ruangan itu terasa sangat seram sekali.


“Ini games sayang, semua orang membayarku untuk memperlihatkan games ini.” Jawabnya, sembari tangannya mengusap kepala istrinya dengan sangat lembut.


Chloe akhirnya memilih untuk diam, ketika film itu terlihat sudah mulai.


Di dalam layar itu terlihat seorang pria yanh sedang tenggelam di dalam bathup daj terbangun dengan nafas yang tersenggal.


“Tolongg!! Apakah ada seseorang di sini? Tolong!” Teriaknya meminta bantuan, ketika dia mendapatkan salah satu kakinya di rantai.


“Percuma saja kamu berteriak, tidak akan ada seorangpun yang akan menolongmu.” Suara seorang lagi terdengar, membuat pria yang baru saja terbangun itu ketakutan.


“Siapa di sana? Bisakah kamu menghidupkan lampunya?” Tanya pria itu.


“Seandainya bisa, sudah aku nyalakan dari tadi.” Balas pria yang satunya lagi.


Lalu Gazel memberikan kode pada Erald, untuk menyalakan lampu yang ada di sana.


Erald menganggukan kepalanya, dan mulai berkordinasi, seseorang yang ada di sana untuk menyalakan lampunya.


Dan seketika terlihat dua orang yang kini terlihat saling pandang. “Siapa kamu?” Tanya pria yang satunya.

__ADS_1


“Aku adalah Geor, kamu?” Tanyanya balik.


“Aku adam,” jawabnya, lalu pandangan mereka kini sama - sama turun dan mendapatkan seorang pria yang sudah menjadi mayat dan membusuk dengan kepalanya yang hancur.


“Huekkk,huekkk.” Geor langsung muntah - muntah ketika melihat mayat itu, begitupun dengan Adam.


“Apakah kamu tahu tempat apa ini? Kenapa kita berada di sini?” Tanya Adam, dengan perasaa kesalnya, berusaha untuk lepas dari jeratan rantai itu.


Geor menggelengkan kepalanya pelan. “Aku tidak tahu, tetapi yang jelas jika di lihat dari bentuk rantainya, ada seseorang yang tidak mau kita keluar dari sini.” Jawab Geor, membuat Adam menoleh ke arahnya.


“Seingatku, tadi aku sedang berbaring di tempat tidur, lalu kenapa aku ada di sini?” Tanya, menjelaskan apa yang dia ingat sebelum akhirnya dia terbangun di sana.


“Aku juga, tidak banyak yang bisa aku katakan, tadi aku sedang pulang dari kantor, lalu aku sudah terbangun di sini.”


Balasnya, membuat ke duanya kini sama - sama berpikir, bagaimana caranya agar mereka bisa keluar dari sana.


Gazel menoleh pada Erald, “berikan mereka waktu 2 jam untuk keluar dari tempat itu! Jika tidak orang tua dan anak istri mereka akan mati.” Perintahnya pada Erald, yang lagi - lagi membuat Erald langsung berkordinasi dengan seseorang yang ada di sana.


Chloe menoleh ke arah suaminya, “2 jam? Mereka keluar dalam waktu dua jam dengan rantai besi sekuat itu, apa yang bisa mereka lakukkan?” Tanya Chloe dalam hatinya.


Sedangkan ke dua pria itu, mendengat jika waktu mereka hanya dua jam, mereka langsung bergegas mencari cara untuk segera keluar.


Geor menemukan sebuah batu besar di sebelahnya, begitupun dengan Adam yang menemukan sebuah gergaji besi kecil. “Apa? Alat - alat ini bahkan tidak bisa di gunakan? Bagaimana caranya memotong besi setebal ini?” Tanya Adam, ketika dia tidak mendapatkan ide apapun.


Berbeda dengan Geor, yang terlihat diam sejenak, memikirkan apakah dia lebih baik bergerak dan menyalamtkan anak istri serta orang tuanya. Atau dia hanya diam saja dan membiarkan semua keluarganya mati.


Geor menangis, pria yang biasanya terlihat kuat itu malah menangis karena pilihannya adalah dia harus menyelamatkan keluarganya.


“Aaaaaaaaarrrrggghhhh.” Teriak Geor, mengangkat batu itu.


Adam mengira jika Geor akan memukul besi itu. Tetapi dia berpikir jika batu itu tidak akan bisa menghancurkan besi setebal itu.


Brukkkkkk, kreekkkk. “Arerrggghhh.” Teriaknya, membuat Adam terkejut melihatnya, ketika Geor malah memukulkan batu itu pada kakinya.

__ADS_1


Geor tidak kuat menahan sakitnya, Dia melepaskan bajunya untuk menjadi penutup mulutnya.


Adam menutup matanya, ketika Geor kembali mengangkat batu itu. Braaakkkkk, “arregghh.”


Brakkkk


Brakkkk


Brakkkk


Brakkkk


Brakkk


“Arregghhhh.” Kakinya sudah mengeluarkan darah tidak karuan, bahkan terlihat sekali jika di bagian mata kakinya tulang di sana sudah hancur melihat kakinya yang sudah lemas.


Tinggal dalam proses terakhir, Geor harus kembali menahan sakitnya ketika kakinya yang hancur harus dia gerakan keluar dari besi itu. “Aaaaaarreggghhhh.” Teriaknya dengan keras, ketika akhirnya kakinya bisa keluar dari rantai itu.


Hanya karena dia ingin menyelamatkan keluarganya, dia harus merasakan sakit yang luar biasa menghancurkan tulang kakinya agar bisa keluar dari besi yang berbentuk bulat itu.


Sedangkan Adam hanya tertegun melihat aksi Geor, dia berpikir apakah dia juga harus melakukkan hal yang sama seperti apa yang geor lakukkan?


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2