Games Of Hell By Mr. Psychopat

Games Of Hell By Mr. Psychopat
Chapter 24


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Setelah seharian di luar, kini mereka semua terlihat baru saja sampai di rumah. Dan kini Erlad membawa tubuh Chloe masuk ke dalam kamar karena tiba - tiba saja dia mendapatkan demam yang sangat tinggi.


“Bisakah kamu merawatnya?” Tanya Erald, ketika Shopia juga ikut masuk ke dalam


Kamar Chloe.


“Tentu saja.” Jawab Shopia, langsung mengambil alih untuk mengecek suhu tubuh Chloe.


“Dia panas banget, -39, ini -“ Shopia ingin bertanya, namun kalimatnya terhenti ketika melihat bekas cambukan di perut Chloe.


Dia bisa melihatnya, karena baju Chloe sedikit terangkat. “Saya akan merawatnya, Anda bisa keluar dulu Tuan.” Shopia meminta Erald untuk keluar lebih dulu, karena dia akan membuka baju Chloe dan mengobati semua luka Chloe.


Erald menganggukan kepalanya pelan, lalu dia melangkah keluar dan tak lupa menutup pintu kamar itu.


Shopia menghela nafasnya panjang, lalu dia mulai membantu Chloe untuk membuka bajunya, Namun, tiba - tiba saja Chloe membuka matanya dan melihat Shopia yang ada di depannya.


“Aku bisa mengurus diriku sendiri.” Chloe menolak bantuan Shopia yang ingin merawatnya.


“Nyonya, tetapi demam Anda cukup tinggi, dan luka - luka ini juga harus mendapatkan pengobatan dengan tepat, jika tidak akan infeksi.” Shopia mencoba membujuk Chloe agar mau di obati dengannya.


Chloe mencoba untuk bangkit dari tidurnya, dia mencoba untuk duduk dan menatap wajah Shopia dengan lekat. “Aku bisa sendiri! Dan aku ingin sendiri saat ini! Kamu tolong keluar!” Tegasnya, tidak ingin di bantah untuk kali ini.


Shopia masih terdiam cukup lama, dia merasa khawatir dengan keadaan Chloe, Namun jika Chloe menolak, apa yang bisa dia lakukkan.


“Nyonya, kalau Tuan tahu saya tidak mengurus Anda dengan baik, maka dia akan menghukum saya, cobalah mengerti dengan keadaan saya juga.” Shopia memohon agar Chloe tidak menyulitkannya.


“Shopia, aku memang tidak bersekolah tinggi sepertimu, tetapi aku tahu jika di rumah ini kita memiliki masalah dan pembelaan kita masing - masing.”


“Dari awal aku memiliki sebuah keganjalan, kamu berulang kali mengatakan padaku untuk mengikuti semua yang di perintahkan bahkan di maui oleh Tuanmu itu, dan kamu mengatakan padaku jika aku tidak menurutinya maka aku akan di bunuh

__ADS_1


Seperti apa yang dia lakukkan terhadap


Mantan - mantannya yang lain.”


“Tetapi kenapa kamu tidak? Dan bahkan kamu masih di berikan kesempatan untuk menjadi seorang pelayan dan melayani istrinya dari mantanmu, lalu kamu selalu mengatakan padaku untuk harus mengikuti kemauannya maka aku akan bahagia.”


“Lalu ini apa?” Chloe bangkit dan membuka pakainnya, memperlihatkan semua bekas luka yang ada di tubuhnya.


Bekas luka hasil cambukan tadi, dan bahkan luka goresan karena semoprotan air yang nyaris membekukkannya tadi.


“Terus! Kalau kamu mantannya, kenapa bukan kamu yang menikah dengan dia?! Kenapa kamu tidak menikah dengannya agar tidak ada wanita lain yang menjadi korbannya?!” Chloe muak dengan semua omong kosong yang di berikan Shopia.


Wanita ini seperti menghasutnya untuk menuruti semua apa yang di mau oleh Gazel, padahal niat awalnya juga sudah ingin membangkang dengan pria itu, tetapi karena mendengarkan semua kalimat Shopia, dia harus menurut dan bahkan terjadilah hal seperti demikian.


“Nyonya, saya tidak ada niat buruk dengan Anda Nyonya, hubungan saya dengan tuan Gazel memang sudah berakhir sejak lama, dan kami -“


“Ada apa ini?!” Suara bariton milik Gazel terdengar, dan sepertinya dia mendengar makian Chloe pada Shopia.


“Tuan, saya ingin membantu dan merawat Nyonya seperti apa yang di minta oleh Tuan Erald tadi, tetapi Nyonya menolaknya dan tidak mau di bantu oleh saya.” Shopia memberitahukan Gazel apa yang sedang terjadi.


Gazel langsung menoleh pada Chloe. “Kenapa kamu memaki Shopia? Dia datang karena perintahku! Dan dia juga dengan baik mau membantumu? Kenapa kamu memakinya?!” Tanya Gazel membentak Chloe yang sudah bersikap kurang ajar serta sombong.


“Saya bisa merawat diri saya sendiri, saya juga sudah biasa mengobati luka saya sendiri, aku tidak butuh pelayan karena aku bisa melakukkan semuanya sendiri.” Jawab Chloe tak kalah tegas.


Dia sudah tidak akan segan jika Gazel mau menyiksanya lagi.


Gazel tersenyum mendengar jawaban Chloe yang begitu menantangnya. “Kamu pikir kamu siapa? Bisa menentukan apa yang kamu mau dan apa yang tidak kamu mau di sini? Ha?!” Pekik Gazel, berjalan mendekat ke arahnya.


Tetapi dia malah mendapatkan tatapan Chloe yang sangat tajam dan penuh dengan kegelapan.


Chloe menatapnya dengan dingin, padahal di sini dialah yang seorang Psychopat. “Chloe, aku ingatkan sama kamu! Jika di sini aku adalah Tuannya! Aku bisa melakukkan apa saja untuk membuatmu sedikit mengetahui batasanmu!” Tungkasnya yang malah mendapatkan senyuman dari wanita itu.


“Maka lakukkanlah! Aku akan menahan setiap rasa sakit yang akan kamu ciptkan untuk kehidupanku.” Balas Chole terlihat begitu santai.

__ADS_1


Entah apa yang terjadi dengan wanita itu, tidak seperti kemarin wanita ini penuh dengan kasih sayang serta kelembutan.


Bahkan tadi pagi dia masih mau tersenyum padanya, apakah karena siksaan tadi yang membuat wanita ini menjadikannya musuh.


Gazel kembali tersenyum, dia merasa tertantang dan dia merasa lebih tertarik dengan istrinya. “Baiklah, kalau begitu bagaimana dengan menyiksa dan membunuh orang tuamu? Adik - adikmu, bahkan -“


Chloe menoleh kembali pada Gazel, “Aku tidak akan menahanmu atau memohon kepadamu untuk menghentikan niatmu! Karena dari awal mereka yang tidak membangun ikatan denganku, maka aku tidak memiliki ikatan dengan mereka yang membuatku harus sedih karena kehilangan mereka.” Seru Chloe, lebih dulu menyahut mempersilahkan Gazel melakukkan apapun yang dia mau.


Membuat Gazel kini menggertakan rahangnya, merasa marah dengan Chloe yang sudah begitu berani menjawab semua pertanyaanya.


“Aku bukanlah seorang Psychopat, tetapi kamu salah memiliki seorang istri yang sudah mati rasa karena kepahitannya selama ini. Jadi sakit manapun akan aku terima tanpa penolakan, anggap saja penyiksaan terhadapku adalah bayaran 20M yang sudah kamu berikan pada orang tuaku.” Tambahnya, ketika Gazel merasa bingung dengan situasinya dan menatap ke arah Shopia.


Dia yakin jika pasti ada pancingan yang membuat Chloe semarah itu dengannya, apa lagi dia menolak bantuan Shopia yang padahal sebelum pergi mereka terlihat baik - baik saja.


“Shopia! Ikut denganku!” Perintahnya dengan amarah. Membuat Shopia langsung menelan salivanya kasar.


“Tidak, apakah tadi Gazel mendengar apa yang Chloe katakan tentang mantan? Apakah dia sudah tahu jika aku sudah memberitahu Chloe tentang status hubungan kita di masa lalu?” Shopia bergetar, dia merasa khawatir dan takut bersatu padu kini di tubuhnya.


Dia takut jika amarah Gazel pada Chloe akan di lampiaskan padanya.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

__ADS_1


__ADS_2